TAF Optimis Momen Lebaran Bisa Gairahkan Penjualan Mobil
26 Februari 2026, 13:00 WIB
Secara keseluruhan wholesales mobil nasional di Januari 2025 adalah 61 ribu, alami penurunan 11 persen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif Indonesia masih berusaha buat kembali pulih. Mengawali 2025, wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil nasional tercatat 61.849 unit, turun 11,3 persen dari capaian Januari 2024 yang tembus 69.758 unit.
Mengacu pada data yang diperoleh KatadataOTO, angka wholesales sepanjang Januari masih didominasi oleh Toyota dan Lexus sebanyak 22.132 unit. Lalu disusul Daihatsu 9.983 unit dan Honda 7.276 unit.
Menyusul setelah itu Mitsubishi menyalurkan 7.133 unit dari pabrik ke diler. Kemudian ada Suzuki 4.982 unit dan Hyundai 2.308 unit.
Menariknya pendatang baru yakni BYD (Build Your Dreams) perlahan membalap merek China lain dengan capaian wholesales 1.114 unit.
Sementara Chery di angka 1.102 unit dan disusul Wuling 1.010 unit. Lalu sisanya adalah gabungan antara merek-merek lain sebesar 2.393 unit, truk Isuzu 2.206 unit serta UD Trucks 210 unit.
Terlepas dari penurunan tersebut, wholesales kendaraan roda empat berpeluang mencatatkan hasil positif di Februari 2025 dibantu pameran otomotif.
Kemudian sudah ada kejelasan kebijakan dari pemerintah khususnya soal insentif mobil hybrid. Di dalam regulasi tersebut diatur bahwa model-model yang telah memenuhi persyaratan berhak mendapatkan subsidi pajak sebesar tiga persen.
Ditambah lagi, bulan puasa dan libur lebaran dalam waktu dekat juga disebut sebagai salah satu waktu favorit masyarakat buat melakukan pembelian kendaraan.
Sebagai informasi, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) melakukan revisi target penjualan di 2024 karena melemahnya daya beli masyarakat.
Angka wholesales kemudian ditutup di 865.723 unit pada periode Januari-Desember 2024. Di 2023, angkanya justru tembus 1.005.802 unit.
Sedangkan penjualan ritel atau penyaluran dari diler ke konsumen adalah 889.680 unit, lebih rendah 10,9 persen dari periode sebelumnya yakni 998.059 unit.
“Tantangan paling sulit bagi pabrikan mobil dan konsumen adalah pajak yang diatur oleh Pemda, namanya opsen. Itu membuat sektor otomotif akan berat,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
25 Februari 2026, 10:00 WIB
25 Februari 2026, 09:00 WIB
24 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
26 Februari 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Xpander memiliki banyak keunggulan yang membuat kendaraan ini diterima oleh keluarga modern RI
26 Februari 2026, 13:00 WIB
Lebaran jadi momentum tepat untuk konsumen melakukan pembelian mobil baru, TAF tawarkan sejumlah kemudahan
26 Februari 2026, 12:59 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
26 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo terus meningkatkan kapasitas produksi kendaraan agar pemesanan di 2025 bisa selesai sebelum libur Lebaran
26 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo resmikan diler terbaru mereka yang ke 25 dengan beragam fasilitas menarik termasuk layanan home service
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Bagnaia bertekad membuktikan kalau dia masih bisa kompetitif dalam menjelani seri MotoGP Thailand 2026
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Rangkaian program cicilan dari TAF siap mudahkan konsumen untuk beli mobil baru sebelum musim mudik lebaran
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Memulai bisnis di Indonesia sejak 1971, AHM memasuki usia ke-55 tahun ini dan bakal menorehkan rekor baru