Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Secara keseluruhan wholesales mobil nasional di Januari 2025 adalah 61 ribu, alami penurunan 11 persen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif Indonesia masih berusaha buat kembali pulih. Mengawali 2025, wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil nasional tercatat 61.849 unit, turun 11,3 persen dari capaian Januari 2024 yang tembus 69.758 unit.
Mengacu pada data yang diperoleh KatadataOTO, angka wholesales sepanjang Januari masih didominasi oleh Toyota dan Lexus sebanyak 22.132 unit. Lalu disusul Daihatsu 9.983 unit dan Honda 7.276 unit.
Menyusul setelah itu Mitsubishi menyalurkan 7.133 unit dari pabrik ke diler. Kemudian ada Suzuki 4.982 unit dan Hyundai 2.308 unit.
Menariknya pendatang baru yakni BYD (Build Your Dreams) perlahan membalap merek China lain dengan capaian wholesales 1.114 unit.
Sementara Chery di angka 1.102 unit dan disusul Wuling 1.010 unit. Lalu sisanya adalah gabungan antara merek-merek lain sebesar 2.393 unit, truk Isuzu 2.206 unit serta UD Trucks 210 unit.
Terlepas dari penurunan tersebut, wholesales kendaraan roda empat berpeluang mencatatkan hasil positif di Februari 2025 dibantu pameran otomotif.
Kemudian sudah ada kejelasan kebijakan dari pemerintah khususnya soal insentif mobil hybrid. Di dalam regulasi tersebut diatur bahwa model-model yang telah memenuhi persyaratan berhak mendapatkan subsidi pajak sebesar tiga persen.
Ditambah lagi, bulan puasa dan libur lebaran dalam waktu dekat juga disebut sebagai salah satu waktu favorit masyarakat buat melakukan pembelian kendaraan.
Sebagai informasi, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) melakukan revisi target penjualan di 2024 karena melemahnya daya beli masyarakat.
Angka wholesales kemudian ditutup di 865.723 unit pada periode Januari-Desember 2024. Di 2023, angkanya justru tembus 1.005.802 unit.
Sedangkan penjualan ritel atau penyaluran dari diler ke konsumen adalah 889.680 unit, lebih rendah 10,9 persen dari periode sebelumnya yakni 998.059 unit.
“Tantangan paling sulit bagi pabrikan mobil dan konsumen adalah pajak yang diatur oleh Pemda, namanya opsen. Itu membuat sektor otomotif akan berat,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan