GAW 2026 Digelar Serentak di 10 Kota Demi Dongkrak Penjualan
22 September 2026, 20:01 WIB
Hyundai genjot ekspor guna memaksimalkan kapasitas produksi di tengah melemahnya pasar sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang 2024 pasar otomotif tanah air lesu karena sejumlah faktor. Di antaranya adalah adanya pemilihan umum ditambah wacana implementasi opsen serta simpang-siur insentif mobil hybrid yang diklaim membuat konsumen menunda pembelian.
PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) sebagai manufaktur kendaraan turut merasakan dampaknya. Mengacu pada data Gaikindo, penjualan ritel Hyundai ada di angka 22.097 unit atau turun dari capaian di 2023 sebanyak 35.736 unit.
Agar tetap dapat memaksimalkan kapasitas pabrik, pihak Hyundai menyebutkan bahwa mereka juga fokus pada ekspor.
“Jadi kalau domestic demand turun dan kapasitas produksi tinggi, pasti akan cari market di luar tempat produksinya,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Lampung beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia menegaskan, angka wholesales mobil di dalam negeri turun dari kisaran satu juta unit menjadi hanya 800 ribuan unit.
Sehingga kapasitas produksi yang mereka miliki kemudian dimaksimalkan buat pasar lain, seperti Timur Tengah dan Amerika Selatan.
“Ekspor itu menjadi salah satu tujuan kita untuk bisa meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia, karena investasinya kan sudah ada,” kata dia.
Bicara proyeksi penjualan di 2025, Frans yakin bahwa angkanya bisa kembali ke 65 ribu sampai 70 ribuan unit per bulan.
Mengingat beberapa kebijakan pemerintah saat ini sudah ditetapkan seperti kenaikan PPN jadi 12 persen serta pemberian insentif hybrid sebesar 3 persen buat model-model yang memenuhi persyaratan.
Sehingga harapannya, konsumen tidak lagi melakukan penundaan pembelian kendaraan karena ada kejelasan dari pemangku kepentingan.
Guna mendongkrak minat konsumen, strategi Hyundai masih tetap sama seperti tahun sebelumnya yaitu memperkenalkan beragam model baru.
Ini tidak terbatas pada kendaraan listrik saja tetapi mencakup mobil bermesin bensin serta hybrid. Kabar terbarunya, PT HMID akan segera bermain di segmen yang sama seperti Honda WR-V dengan memboyong Venue.
“Kita janji minimum ada tujuh model baru. Tadi sudah disampaikan, pasti ekosistem dan prasarana lain juga akan kita dorong, mudah-mudahan Hyundai akan recovery lebih baik,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 20:01 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 September 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang belum kedaluwarsa
23 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik dalam mengurus dokumen berkendara berbentuk kartu
22 September 2026, 21:27 WIB
Pameran IMHAX berhasil mencatatkan rekor baru dalam hal penjualan maupun pengunjung yang datang langsung
22 September 2026, 20:01 WIB
Salah satu pameran otomotif, yakni Gaikindo Auto Week (GAW 2026) akan berlangsung pada akhir November
22 September 2026, 13:00 WIB
Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah
22 September 2026, 11:35 WIB
Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang