Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Hyundai genjot ekspor guna memaksimalkan kapasitas produksi di tengah melemahnya pasar sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang 2024 pasar otomotif tanah air lesu karena sejumlah faktor. Di antaranya adalah adanya pemilihan umum ditambah wacana implementasi opsen serta simpang-siur insentif mobil hybrid yang diklaim membuat konsumen menunda pembelian.
PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) sebagai manufaktur kendaraan turut merasakan dampaknya. Mengacu pada data Gaikindo, penjualan ritel Hyundai ada di angka 22.097 unit atau turun dari capaian di 2023 sebanyak 35.736 unit.
Agar tetap dapat memaksimalkan kapasitas pabrik, pihak Hyundai menyebutkan bahwa mereka juga fokus pada ekspor.
“Jadi kalau domestic demand turun dan kapasitas produksi tinggi, pasti akan cari market di luar tempat produksinya,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Lampung beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia menegaskan, angka wholesales mobil di dalam negeri turun dari kisaran satu juta unit menjadi hanya 800 ribuan unit.
Sehingga kapasitas produksi yang mereka miliki kemudian dimaksimalkan buat pasar lain, seperti Timur Tengah dan Amerika Selatan.
“Ekspor itu menjadi salah satu tujuan kita untuk bisa meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia, karena investasinya kan sudah ada,” kata dia.
Bicara proyeksi penjualan di 2025, Frans yakin bahwa angkanya bisa kembali ke 65 ribu sampai 70 ribuan unit per bulan.
Mengingat beberapa kebijakan pemerintah saat ini sudah ditetapkan seperti kenaikan PPN jadi 12 persen serta pemberian insentif hybrid sebesar 3 persen buat model-model yang memenuhi persyaratan.
Sehingga harapannya, konsumen tidak lagi melakukan penundaan pembelian kendaraan karena ada kejelasan dari pemangku kepentingan.
Guna mendongkrak minat konsumen, strategi Hyundai masih tetap sama seperti tahun sebelumnya yaitu memperkenalkan beragam model baru.
Ini tidak terbatas pada kendaraan listrik saja tetapi mencakup mobil bermesin bensin serta hybrid. Kabar terbarunya, PT HMID akan segera bermain di segmen yang sama seperti Honda WR-V dengan memboyong Venue.
“Kita janji minimum ada tujuh model baru. Tadi sudah disampaikan, pasti ekosistem dan prasarana lain juga akan kita dorong, mudah-mudahan Hyundai akan recovery lebih baik,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia