10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Hyundai genjot ekspor guna memaksimalkan kapasitas produksi di tengah melemahnya pasar sepanjang 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang 2024 pasar otomotif tanah air lesu karena sejumlah faktor. Di antaranya adalah adanya pemilihan umum ditambah wacana implementasi opsen serta simpang-siur insentif mobil hybrid yang diklaim membuat konsumen menunda pembelian.
PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) sebagai manufaktur kendaraan turut merasakan dampaknya. Mengacu pada data Gaikindo, penjualan ritel Hyundai ada di angka 22.097 unit atau turun dari capaian di 2023 sebanyak 35.736 unit.
Agar tetap dapat memaksimalkan kapasitas pabrik, pihak Hyundai menyebutkan bahwa mereka juga fokus pada ekspor.
“Jadi kalau domestic demand turun dan kapasitas produksi tinggi, pasti akan cari market di luar tempat produksinya,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Lampung beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia menegaskan, angka wholesales mobil di dalam negeri turun dari kisaran satu juta unit menjadi hanya 800 ribuan unit.
Sehingga kapasitas produksi yang mereka miliki kemudian dimaksimalkan buat pasar lain, seperti Timur Tengah dan Amerika Selatan.
“Ekspor itu menjadi salah satu tujuan kita untuk bisa meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia, karena investasinya kan sudah ada,” kata dia.
Bicara proyeksi penjualan di 2025, Frans yakin bahwa angkanya bisa kembali ke 65 ribu sampai 70 ribuan unit per bulan.
Mengingat beberapa kebijakan pemerintah saat ini sudah ditetapkan seperti kenaikan PPN jadi 12 persen serta pemberian insentif hybrid sebesar 3 persen buat model-model yang memenuhi persyaratan.
Sehingga harapannya, konsumen tidak lagi melakukan penundaan pembelian kendaraan karena ada kejelasan dari pemangku kepentingan.
Guna mendongkrak minat konsumen, strategi Hyundai masih tetap sama seperti tahun sebelumnya yaitu memperkenalkan beragam model baru.
Ini tidak terbatas pada kendaraan listrik saja tetapi mencakup mobil bermesin bensin serta hybrid. Kabar terbarunya, PT HMID akan segera bermain di segmen yang sama seperti Honda WR-V dengan memboyong Venue.
“Kita janji minimum ada tujuh model baru. Tadi sudah disampaikan, pasti ekosistem dan prasarana lain juga akan kita dorong, mudah-mudahan Hyundai akan recovery lebih baik,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia