Mazda Luncurkan Oli Baru di GIIAS 2026, Catat Keunggulannya
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terdapat beberapa produk oli Pertamina yang sering dipalsukan, ambil contoh Mesran series sampai Enduro
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Peredaran oli palsu memang sangat meresahkan para pengendara. Sebab bisa membuat motor dan mobil rusak.
Pasalnya proses pelumasan tidak berjalan maksimal atau optimal. Sehingga sirkulasi mesin menjadi terhambat, otomatis menyebabkan Overheat.
Kemudian penggunaan oli palsu dalam jangka waktu lama dapat membuat motor harus turun mesin. Dengan begitu Anda terpaksa mengeluarkan uang yang banyak.
Berangkat dari hal di atas Pertamina Lubricants berupaya menekan peredaran oli palsu di masyarakat. Hal tersebut agar tidak merugikan lagi para pemilik kendaraan.
Masyarakat pun diimbau buat lebih berhati-hati dalam membeli pelumas. Sebab ada beberapa produk oli Pertamina yang dipalsukan.
“Biasanya dengan harga murah-murah. Seperti Mesran Series, Meditran juga ada beberapa serta Enduro,” ungkap Hardiyanto Tato, Corporate Secretary Pertamina Lubricants kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan kalau para pelaku memanfaatkan segala peluang. Salah satunya membajak produk paling diminati masyarakat.
“Kebanyakan pelaku mau memasukan yang permintaannya tinggi. Oknum-oknum ini biasanya nyelipin,” tegas dia.
Sementara untuk Pertamina Fastron diklaim tidak terdampak peredaran oli palsu. Sebab perusahaan pelat merah satu ini cukup menjaga produk unggulan tersebut.
“Kalau produk Top dari segi distribusi dan sebagainya semua Clear. Jadi mereka agak sulit buat menyelipkan oli Pertamina palsu,” pungkas Hardiyanto.
Lebih jauh dia menuturkan jika masyarakat menemukan produk yang diragukan keasliannya, maka bisa langsung melaporkan ke mereka.
Sehingga dapat segera ditindak agar tidak meresahkan konsumen. Selain itu juga tidak merugikan mereka selaku produsen.
Hardiyanto pun menyarankan kepada pengguna kendaraan untuk membeli pelumas di bengkel resmi. Seperti SPBU Pertamina, Fastron Auto Service sampai ke Enduro Motor Service.
Jadi produk yang didapatkan benar-benar terjaga kualitasnya. Tidak lagi memakai oli palsu pada motor dan mobil Anda.
“Kita juga mengimbau bengkel-bengkel membeli pelumas Pertamina melalui distributor resmi. Diharapkan dapat mengurangi kerugian masyarakat akibat penggunaan oli palsu,” kata dia.
Selain itu Pertamina Lubricants sudah melakukan beberapa cara untuk menekan peredaran barang tersebut. Salah satunya dengan menerapkan berbagai fitur pada kemasan mereka.
Ambil contoh penyematan hologram pada bagian tutup botol. Kemudian ada QR Code yang bisa dipindai guna mendapatkan berbagai informasi.
Dengan begitu masyarakat diharapkan lebih mewaspadai peredaran oli palsu. Serta menggunakan pelumas berkualitas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
06 Juni 2026, 18:08 WIB
15 Maret 2026, 13:00 WIB
05 Maret 2026, 10:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat