Penjualan Mobil Agustus 2026 Sentuh Angka Tertinggi Tahun Ini
11 September 2026, 16:01 WIB
Dibantu program insentif dari pihak pemerintah, Toyota meyakini penjualan mobil di Indonesia bisa 1 juta unit
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Industri otomotif masih berusaha bangkit pasca melemahnya daya beli konsumen yang terjadi khususnya sepanjang akhir 2024.
Jika melihat raihan wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil baru di Januari 2025 angkanya 61.843 unit, turun 11,3 persen dari Januari 2024 69.758 unit.
PT TAM (Toyota Astra Motor) sebagai salah satu produsen kendaraan roda empat masih percaya diri penjualan mobil nasional tahun ini bisa membaik bahkan tembus angka satu juta unit.
“Kalau melihat dengan ada opsen dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) naiknya tidak terlalu besar. Opsen tidak semua provinsi ikut, bahkan di area seperti Jawa Timur persentasenya bisa turun dari 15 persen jadi 12,5 persen,” kata Philardi Sobari, Head of PR PT TAM di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Menurut Toyota, di tengah kenaikan pajak dan implementasi opsen tersedia beberapa insentif diberikan oleh pemerintah buat mengimbangi. Sehingga harga jual mobil diharapkan tetap dalam jangkauan masyarakat.
Sebagai contoh dia mengungkapkan kenaikan harga produk andalan Toyota seperti Agya dan Rush bisa mencapai Rp 1 juta-Rp 2 jutaan di awal tahun.
“Dulu biasanya kita harga awal tahun naik. (Sekarang) kita turunkan bisa untuk mensubsidi itu sebenarnya,” tegas dia.
Sehingga dia optimistis Toyota bisa menorehkan hasil positif tahun ini dan penjualan mobil nasional dapat menembus satu juta unit, dibantu insentif serta rangkaian program yang meringankan dari pemerintah.
Sekadar informasi, di tahun ini pemerintah tidak hanya mengucurkan subsidi untuk mobil listrik tetapi juga hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle). Hanya saja bentuknya berbeda, yaitu diskon pajak tiga persen.
Penjualan mobil nasional diharapkan bisa perlahan naik dengan adanya bantuan pemerintah. Bicara target, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) telah menetapkan angka di 850 ribu unit, sama seperti 2024.
Tetapi ada beberapa catatan. Masih ada peluang angkanya terkoreksi sampai 750 ribu unit, atau tertingginya bisa membaik ke 900 ribu unit.
“Kita sebenarnya optimistis dengan market. Harus dilihat lagi dari (sisi) masyarakat, tetapi melihat program pemerintah harusnya masih bisa satu juta unit (penjualan mobil di RI),” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027