iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Bersaing dengan BYD dan Tesla, Toyota kejar produksi mobil listrik bersama Lexus sampai 3.5 juta unit di 2030
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pabrik otomotif ternama asal Jepang, Toyota kejar produksi mobil listrik untuk bersaing dengan raksasa lain yakni BYD dan Tesla. Perlu diketahui kedua merek tersebut sudah memiliki lini elektrifikasi kompetitif.
Berdasarkan laporan dari Nikkei Asia dikutip Selasa (26/9), Toyota kejar produksi mobil listrik dengan target awal 600.000 unit per akhir 2025. Ini jadi tantangan mengingat penjualan BEV global Toyota pada 2022 masih di kisaran 24.000 unit.
Belum lagi banyak pesaing asal China menawarkan model dan jangkauan harga beragam, memberikan variasi pilihan buat konsumen khususnya mereka yang baru mau beralih dari kendaraan konvensional.
Di bawah pimpinan Koji Sato, CEO Toyota pengganti Akio Toyoda roadmap pengembangan EV dibuat agar produksi bisa lebih terstruktur. Meski begitu Toyota memang prioritaskan beragam jenis kendaraan listrik di luar BEV seperti hybrid.
Kampanye yang digencarkan saat ini adalah ‘Electrified Diversified’, menegaskan pentingnya pilihan lini elektrifikasi termasuk hybrid dan hidrogen.
Bicara kolaborasi Toyota dikabarkan bekerja sama dengan Daihatsu dan Suzuki. Kendaraan yang dikembangkan adalah mobil komersial berukuran kecil.
Sementara untuk baterai Toyota gandeng pabrik China CATL (Contemporary Amperex Technology) dan BYD yang sekarang merupakan pemimpin penjualan mobil listrik di negara asalnya.
Demi mendukung produksi Toyota belum lama mengungkapkan rencana mengadopsi teknologi gigacasting seperti dipakai Tesla agar lebih efisien waktu dan tenaga.
Ada unit tersendiri disiapkan khusus produksi kendaraan listrik Toyota di masa depan. Hal ini merupakan bagian dari rencana Hiroki Nakajima selaku Executive Vice President Toyota.
Ia juga menegaskan mobil listrik Toyota nanti menggunakan baterai lebih efisien, sehingga bisa menawarkan jarak tempuh mumpuni sesuai kebutuhan konsumen.
Selain itu Toyota juga berkomitmen untuk memperkenalkan lebih banyak mobil hybrid efisien dengan harga semakin terjangkau. Teknologi PHEV di masa mendatang diklaim bakal punya baterai yang bisa jadi sumber tenaga mobil untuk menjelajah sampai 200 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda