Tanggapan Daimler soal Maraknya Kehadiran Truk China di Indonesia

Daimler tanggapi maraknya kehadiran truk China di pasar Indonesia, sebut persaingain tidak terhindarkan

Tanggapan Daimler soal Maraknya Kehadiran Truk China di Indonesia

KatadataOTO – Kehadiran manufaktur asal China nampaknya tidak hanya mendisrupsi pasar kendaraan penumpang tetapi juga niaga dan pertambangan. Hal ini turut dirasakan oleh PT DCVI (Daimler Commercial Vehicle Indonesia) lewat kehadiran banyak truk China.

Pihak Daimler sendiri menegaskan bahwa adanya persaingan terkhusus dengan pabrikan China tidak terhindarkan. Namun hal tersebut jadi salah satu pendorong Daimler buat terus berkembang.

“Ada perjanjian bilateral antara China dan Indoensia, (jadi) akan selalu ada kompetisi. Saya tidak bisa benar-benar komplain soal kehadiran merek China,” ucap Naeem Hassan, Presiden Direktur PT DCVI di sela IEE Series 2024 belum lama ini.

Memang sekarang sudah ada beberapa truk China dipasarkan di Tanah Air. Seperti Shacman yang didistribusikan oleh MSI (Motor Sights International).

Pameran IEE 2023 Resmi Dibuka
Photo : TrenOto

Model tersebut diklaim populer digunakan sejak 2016. Penjualannya banyak terjadi di daerah Morowali dan Halmahera. 

“Mau dengan Uni Eropa atau Jepang, kompetisi tetaplah kompetisi. Kita harus memastikan bisa menangkap pasarnya,” tegas Naeem.

Guna menghadapi persaingan dengan truk China, DCVI memiliki strategi sendiri salah satunya adalah layanan purnajual. Naeem mengatakan hal itu jadi pertimbangan penting banyak konsumen sebelum membeli truk.

“Kita mau memastikan konsumen percaya sama kita, itu jadi poin kritis di Indonesia,” ungkap dia.

Selain itu pihak Daimler juga meyakinkan konsumen lewat komitmen bisnis dan investasi di Tanah Air. Seperti diketahui mereka tengah melakukan pembangunan fasilitas lebih besar di kawasan Cikarang.

Truk Daimler yang dirakit lokal bakal memiliki komponen spare parts lebih mudah dijangkau dan berpeluang membuat banderolnya semakin kompetitif.

Daimler Ramaikan IEE Series 2024
Photo : Dok. Janlika

“Daimler satu-satunya merek truk Eropa studi mendirikan pabrik di Indonesia. Tidak hanya (produksi) truk tetapi juga bus, kita sangat komitmen di negara ini,” kata Naeem.

Sebagai informasi Daimler memasarkan tujuh model di Indonesia. Ada empat jadi andalan yakni Mercedes-Benz Axor 2528 CH, Axor 2528 RMC, Arocs 4042 K serta Arocs 4845 K.

Buat seri Axor yang meluncur di 2017, saat ini ada tujuh tipe atau varian ditawarkan dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebesar lebih dari 25 persen.


Terkini

news
Ganjil genap Jakarta

Dishub Siapkan 36 Kantong Pakir Car Free Night Jakarta

Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan

news
Rekayasa lalu lintas

Dishub Rekayasa Lalu Lintas di TMII dan Ragunan di Malam Tahun Baru

Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru

motor
Koleksi Motor

Penampakan Koleksi Motor MotoGP Ryan Wedding yang Disita FBI

Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Akhir 2025, Rabu 31 Desember

Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 31 Desember 2025, Terakhir di Tahun Ini

Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas

news
SIM keliling Bandung

Ubertos Jadi Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Libur Tahun Baru

Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit