Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Daimler tanggapi maraknya kehadiran truk China di pasar Indonesia, sebut persaingain tidak terhindarkan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran manufaktur asal China nampaknya tidak hanya mendisrupsi pasar kendaraan penumpang tetapi juga niaga dan pertambangan. Hal ini turut dirasakan oleh PT DCVI (Daimler Commercial Vehicle Indonesia) lewat kehadiran banyak truk China.
Pihak Daimler sendiri menegaskan bahwa adanya persaingan terkhusus dengan pabrikan China tidak terhindarkan. Namun hal tersebut jadi salah satu pendorong Daimler buat terus berkembang.
“Ada perjanjian bilateral antara China dan Indoensia, (jadi) akan selalu ada kompetisi. Saya tidak bisa benar-benar komplain soal kehadiran merek China,” ucap Naeem Hassan, Presiden Direktur PT DCVI di sela IEE Series 2024 belum lama ini.
Memang sekarang sudah ada beberapa truk China dipasarkan di Tanah Air. Seperti Shacman yang didistribusikan oleh MSI (Motor Sights International).
Model tersebut diklaim populer digunakan sejak 2016. Penjualannya banyak terjadi di daerah Morowali dan Halmahera.
“Mau dengan Uni Eropa atau Jepang, kompetisi tetaplah kompetisi. Kita harus memastikan bisa menangkap pasarnya,” tegas Naeem.
Guna menghadapi persaingan dengan truk China, DCVI memiliki strategi sendiri salah satunya adalah layanan purnajual. Naeem mengatakan hal itu jadi pertimbangan penting banyak konsumen sebelum membeli truk.
“Kita mau memastikan konsumen percaya sama kita, itu jadi poin kritis di Indonesia,” ungkap dia.
Selain itu pihak Daimler juga meyakinkan konsumen lewat komitmen bisnis dan investasi di Tanah Air. Seperti diketahui mereka tengah melakukan pembangunan fasilitas lebih besar di kawasan Cikarang.
Truk Daimler yang dirakit lokal bakal memiliki komponen spare parts lebih mudah dijangkau dan berpeluang membuat banderolnya semakin kompetitif.
“Daimler satu-satunya merek truk Eropa studi mendirikan pabrik di Indonesia. Tidak hanya (produksi) truk tetapi juga bus, kita sangat komitmen di negara ini,” kata Naeem.
Sebagai informasi Daimler memasarkan tujuh model di Indonesia. Ada empat jadi andalan yakni Mercedes-Benz Axor 2528 CH, Axor 2528 RMC, Arocs 4042 K serta Arocs 4845 K.
Buat seri Axor yang meluncur di 2017, saat ini ada tujuh tipe atau varian ditawarkan dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebesar lebih dari 25 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta