Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Bank Indonesia turunkan suku bunga acuan di pertengahan Januari, diklaim memberi dampak ke kredit mobil baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan atau BI rate pada pertengahan Januari 2025. Hal tersebut dilakukan guna menjaga nilai tukar rupiah serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Turunnya suku bunga acuan berdampak pada sejumlah hal salah satunya adalah kredit mobil baru, berpeluang membawa dampak baik buat penjualan di awal tahun.
Apalagi ada banyak tantangan di industri otomotif di 2025, seperti pemberlakuan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen sampai pungutan opsen di beberapa daerah.
“Akan ada potensi (penjualan) semakin meningkat. Kan penjualan mobil kreditnya akan lebih ringan ya bagi masyarakat,” kata Ferry, Chief Operating Officer Hyundai Gowa di Cikarang beberapa waktu lalu.
Dia mengungkapkan daya beli masyarakat memang cenderung melemah karena berbagai isu, salah satunya PPN 12 persen.
Penurunan suku bunga menurutnya dapat disebut sebagai salah satu stimulus untuk membantu menggairahkan penjualan mobil baru di awal tahun.
“Apalagi kalau mobil, di data kita itu rata-rata tiga sampai lima tahun (tenor). Yang satu sampai tiga tahun itu relatif kecil,” ucap Ferry.
Karena jangka waktu cicilan yang terbilang panjang Ferry tidak memungkiri ada calon pembeli menunggu kepastian, mengantisipasi apabila angka suku bunga berubah lagi khususnya dalam waktu dekat.
Hyundai sendiri gencar memperkenalkan beragam produk baru untuk memberikan banyak pilihan kepada para konsumen, mengingat daya belinya dinilai melemah tahun ini.
Sepanjang akhir 2024 ada sejumlah model baru diboyong PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) ke pasar Tanah Air. Misalnya mobil listrik Kona EV, Santa Fe Hybrid, Tucson Hybrid, Kona EV N Line serta New Creta di awal 2025.
Banyak di antaranya sudah merupakan rakitan lokal di fasilitas milik PT HMMI (Hyundai Motor Manufacturing Indonesia). Jadi harganya bisa bersaing jika dibandingkan model serupa di segmen sama.
Buat tahun ini, merek asal Korea Selatan itu berkomitmen menghadirkan lebih banyak opsi kepada masyarakat. Sejauh ini dikonfirmasi bakal ada tujuh model baru, seluruhnya kombinasi antara mobil listrik murni dan mobil hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 20:18 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta