Penjualan Daihatsu Tumbuh 27 Persen di Semester I 2026
04 Juli 2026, 19:15 WIB
Kemudahan serta keringanan pembelian secara kredit menjadi kunci utama penjualan kendaraan dari Daihatsu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) menawarkan sejumlah lini produk dengan banderol di kisaran Rp 100 jutaan sampai Rp 300 jutaan. Hingga saat ini konsumennya masih didominasi first car buyer atau pembeli mobil pertama.
Kemudahan cara membeli dinilai menjadi salah satu cara mendorong penjualan khususnya bagi mereka yang baru pertama kali membeli kendaraan.
Sepanjang 2024, pihak Daihatsu menilai bahwa proses transaksi secara kredit sempat jadi tantangan di semester kedua tahun lalu.
“Begitu mau beli mobil, kita punya tantangan masalah leasing company, kredit. Terutama bagi mereka yang membeli mobil pertama prosesnya kan lebih luar biasa lagi ya, sekarang diminta DP (Down Payment) besar,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communications PT ADM di Jakarta Selatan, Kamis (16/1).
Untuk itu Daihatsu bakal berfokus memberikan program guna mendukung kemudahan pembelian bagi para konsumen. Apalagi pembeli yang melakukan transaksi secara mencicil.
Ini mencakup penyesuaian uang muka, interest rate sampai tenor lebih panjang, sehingga bisa diadaptasikan dengan kemampuan calon pembeli mobil Daihatsu.
Agung menegaskan strategi menyediakan kemudahan pembelian bakal tetap diterapkan di 2025. Mengingat ada banyak tantangan menanti tahun ini, salah satunya PPN 12 persen.
“Kemungkinan besar karena kita kredit bisa diserap, harusnya tidak ada masalah,” tegas Agung.
Sekarang harga LCGC yang menjadi kontributor utama Daihatsu mengalami kenaikan harga. Namun ADM percaya produk mereka masih diminati berkat program khusus yang ditawarkan.
“LCGC ini segmen sehat. Sigra dengan (Toyota) Calya itu menjadi pilihan di LCGC MPV (Multi Purpose Vehicle) yang naik signifikan,” tegas dia.
Untuk diketahui, angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil di 2024 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tepatnya 865.723 unit dari perolehan 2023 sebanyak 1.005.802 unit.
Tahun ini Gaikindo menetapkan target 850 ribu. Namun imbas kebijakan PPN 12 persen serta opsen di sejumlah daerah, angkanya dinilai bisa turun sampai 750 ribu di akhir 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Juli 2026, 19:15 WIB
02 Juli 2026, 07:01 WIB
24 Juni 2026, 07:00 WIB
23 Juni 2026, 22:53 WIB
22 Juni 2026, 20:45 WIB
Terkini
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan
16 Juli 2026, 19:27 WIB
BMW masih memimpin penjualan merek mobil mewah di Indonesia pada Juni 2026, namun angkanya alami penurunan
16 Juli 2026, 12:41 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid resmi dipasarkan untuk konsumen hari ini dengan banderol Rp 400 jutaan di Jakarta
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem pengaturan lalu lintas di Ibu Kota hingga saat ini masih mengandalkan ganjil genap Jakarta salah satunya
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perpanjangan SIM di SIM keliling Jakarta
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Motor Manufacturing Indonesia bertekad untuk terus melahirkan siswa-siswa SMK yang berkualitas