Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Kemudahan serta keringanan pembelian secara kredit menjadi kunci utama penjualan kendaraan dari Daihatsu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) menawarkan sejumlah lini produk dengan banderol di kisaran Rp 100 jutaan sampai Rp 300 jutaan. Hingga saat ini konsumennya masih didominasi first car buyer atau pembeli mobil pertama.
Kemudahan cara membeli dinilai menjadi salah satu cara mendorong penjualan khususnya bagi mereka yang baru pertama kali membeli kendaraan.
Sepanjang 2024, pihak Daihatsu menilai bahwa proses transaksi secara kredit sempat jadi tantangan di semester kedua tahun lalu.
“Begitu mau beli mobil, kita punya tantangan masalah leasing company, kredit. Terutama bagi mereka yang membeli mobil pertama prosesnya kan lebih luar biasa lagi ya, sekarang diminta DP (Down Payment) besar,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communications PT ADM di Jakarta Selatan, Kamis (16/1).
Untuk itu Daihatsu bakal berfokus memberikan program guna mendukung kemudahan pembelian bagi para konsumen. Apalagi pembeli yang melakukan transaksi secara mencicil.
Ini mencakup penyesuaian uang muka, interest rate sampai tenor lebih panjang, sehingga bisa diadaptasikan dengan kemampuan calon pembeli mobil Daihatsu.
Agung menegaskan strategi menyediakan kemudahan pembelian bakal tetap diterapkan di 2025. Mengingat ada banyak tantangan menanti tahun ini, salah satunya PPN 12 persen.
“Kemungkinan besar karena kita kredit bisa diserap, harusnya tidak ada masalah,” tegas Agung.
Sekarang harga LCGC yang menjadi kontributor utama Daihatsu mengalami kenaikan harga. Namun ADM percaya produk mereka masih diminati berkat program khusus yang ditawarkan.
“LCGC ini segmen sehat. Sigra dengan (Toyota) Calya itu menjadi pilihan di LCGC MPV (Multi Purpose Vehicle) yang naik signifikan,” tegas dia.
Untuk diketahui, angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil di 2024 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tepatnya 865.723 unit dari perolehan 2023 sebanyak 1.005.802 unit.
Tahun ini Gaikindo menetapkan target 850 ribu. Namun imbas kebijakan PPN 12 persen serta opsen di sejumlah daerah, angkanya dinilai bisa turun sampai 750 ribu di akhir 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
17 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 13:12 WIB
10 Maret 2026, 17:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini