Daihatsu Gran Max Torehkan Penjualan Positif Sepanjang Maret 2026
24 April 2026, 07:00 WIB
Kemudahan serta keringanan pembelian secara kredit menjadi kunci utama penjualan kendaraan dari Daihatsu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) menawarkan sejumlah lini produk dengan banderol di kisaran Rp 100 jutaan sampai Rp 300 jutaan. Hingga saat ini konsumennya masih didominasi first car buyer atau pembeli mobil pertama.
Kemudahan cara membeli dinilai menjadi salah satu cara mendorong penjualan khususnya bagi mereka yang baru pertama kali membeli kendaraan.
Sepanjang 2024, pihak Daihatsu menilai bahwa proses transaksi secara kredit sempat jadi tantangan di semester kedua tahun lalu.
“Begitu mau beli mobil, kita punya tantangan masalah leasing company, kredit. Terutama bagi mereka yang membeli mobil pertama prosesnya kan lebih luar biasa lagi ya, sekarang diminta DP (Down Payment) besar,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communications PT ADM di Jakarta Selatan, Kamis (16/1).
Untuk itu Daihatsu bakal berfokus memberikan program guna mendukung kemudahan pembelian bagi para konsumen. Apalagi pembeli yang melakukan transaksi secara mencicil.
Ini mencakup penyesuaian uang muka, interest rate sampai tenor lebih panjang, sehingga bisa diadaptasikan dengan kemampuan calon pembeli mobil Daihatsu.
Agung menegaskan strategi menyediakan kemudahan pembelian bakal tetap diterapkan di 2025. Mengingat ada banyak tantangan menanti tahun ini, salah satunya PPN 12 persen.
“Kemungkinan besar karena kita kredit bisa diserap, harusnya tidak ada masalah,” tegas Agung.
Sekarang harga LCGC yang menjadi kontributor utama Daihatsu mengalami kenaikan harga. Namun ADM percaya produk mereka masih diminati berkat program khusus yang ditawarkan.
“LCGC ini segmen sehat. Sigra dengan (Toyota) Calya itu menjadi pilihan di LCGC MPV (Multi Purpose Vehicle) yang naik signifikan,” tegas dia.
Untuk diketahui, angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil di 2024 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tepatnya 865.723 unit dari perolehan 2023 sebanyak 1.005.802 unit.
Tahun ini Gaikindo menetapkan target 850 ribu. Namun imbas kebijakan PPN 12 persen serta opsen di sejumlah daerah, angkanya dinilai bisa turun sampai 750 ribu di akhir 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 April 2026, 07:00 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
11 April 2026, 13:00 WIB
10 April 2026, 13:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta