Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Kemudahan serta keringanan pembelian secara kredit menjadi kunci utama penjualan kendaraan dari Daihatsu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT ADM (Astra Daihatsu Motor) menawarkan sejumlah lini produk dengan banderol di kisaran Rp 100 jutaan sampai Rp 300 jutaan. Hingga saat ini konsumennya masih didominasi first car buyer atau pembeli mobil pertama.
Kemudahan cara membeli dinilai menjadi salah satu cara mendorong penjualan khususnya bagi mereka yang baru pertama kali membeli kendaraan.
Sepanjang 2024, pihak Daihatsu menilai bahwa proses transaksi secara kredit sempat jadi tantangan di semester kedua tahun lalu.
“Begitu mau beli mobil, kita punya tantangan masalah leasing company, kredit. Terutama bagi mereka yang membeli mobil pertama prosesnya kan lebih luar biasa lagi ya, sekarang diminta DP (Down Payment) besar,” kata Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communications PT ADM di Jakarta Selatan, Kamis (16/1).
Untuk itu Daihatsu bakal berfokus memberikan program guna mendukung kemudahan pembelian bagi para konsumen. Apalagi pembeli yang melakukan transaksi secara mencicil.
Ini mencakup penyesuaian uang muka, interest rate sampai tenor lebih panjang, sehingga bisa diadaptasikan dengan kemampuan calon pembeli mobil Daihatsu.
Agung menegaskan strategi menyediakan kemudahan pembelian bakal tetap diterapkan di 2025. Mengingat ada banyak tantangan menanti tahun ini, salah satunya PPN 12 persen.
“Kemungkinan besar karena kita kredit bisa diserap, harusnya tidak ada masalah,” tegas Agung.
Sekarang harga LCGC yang menjadi kontributor utama Daihatsu mengalami kenaikan harga. Namun ADM percaya produk mereka masih diminati berkat program khusus yang ditawarkan.
“LCGC ini segmen sehat. Sigra dengan (Toyota) Calya itu menjadi pilihan di LCGC MPV (Multi Purpose Vehicle) yang naik signifikan,” tegas dia.
Untuk diketahui, angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) mobil di 2024 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Tepatnya 865.723 unit dari perolehan 2023 sebanyak 1.005.802 unit.
Tahun ini Gaikindo menetapkan target 850 ribu. Namun imbas kebijakan PPN 12 persen serta opsen di sejumlah daerah, angkanya dinilai bisa turun sampai 750 ribu di akhir 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 12:00 WIB
22 Januari 2026, 15:00 WIB
18 Januari 2026, 11:00 WIB
13 Januari 2026, 10:00 WIB
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027
31 Januari 2026, 09:00 WIB
Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional
31 Januari 2026, 07:00 WIB
Lepas Indonesia menanggapi insiden yang menimpa salah satu unit kendaraan pada sesi test drive di Serpong
30 Januari 2026, 19:00 WIB
Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026
30 Januari 2026, 18:00 WIB
Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan