Stok BBM Masih Kosong, Shell Belum Bisa Pastikan Ketersediaannya

Shell menegaskan terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk memastikan ketersediaan BBM di Indonesia

Stok BBM Masih Kosong, Shell Belum Bisa Pastikan Ketersediaannya
Serafina Ophelia

KatadataOTO – SPBU Shell di Indonesia kembali mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di berbagai lokasi.

Menurut keterangan sejumlah petugas di Shell, hal tersebut sudah terjadi menjelang akhir Agustus.

Di sejumlah SPBU Shell, terlihat hanya ada satu jenis BBM tersedia yakni V-Power Diesel. Sementara Super, V-Power sampai V-Power Nitro+ tidak ditawarkan.

“Sudah satu minggu (kosong). Paling kalau umpamanya ada, itu tinggal sisa-sisa saja,” kata seorang petugas Shell ketika ditemui KatadataOTO di Cawang, Jakarta belum lama ini.

Stok BBM Shell Kembali Langka, Sudah Terjadi Beberapa Hari
Photo : KatadataOTO

Dirinya mengaku tidak mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak Shell terkait pengiriman stok selain V-Power Diesel.

Padahal Super dan V-Power disebut banyak penggunanya. Beberapa kali terlihat beberapa konsumen memasuki area SPBU dan menanyakan ketersediaan produk itu.

Beberapa cabang di wilayah lain seperti Bekasi juga tidak memiliki stok Shell Super sampai V-Power Nitro+.

Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, masih ada satu SPBU yakni Shell Wibawa Mukti-1 yang menyediakan rangkaian produk lengkap.

Ketika dikonfirmasi, perwakilan Shell mengiyakan bahwa ketiga jenis BBM itu memang tidak tersedia dalam waktu yang belum bisa dipastikan.

Namun Shell V-Power Diesel serta layanan lain yakni Shell Select, Shell Recharge, bengkel sampai pelumas tetap bisa didapatkan di SPBU terdekat.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk memastikan ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell,” kata Ingrid Siburian, President Director dan Managing Director Mobility Shell Indonesia dalam keterangan yang diterima KatadataOTO, Selasa (02/09).

Bukan kali pertama, kelangkaan BBM Shell pernah terjadi di awal 2025 selama beberapa pekan.

Stok BBM Shell Kembali Langka, Sudah Terjadi Beberapa Hari
Photo : KatadataOTO

Namun kondisi berangsur membaik di awal Februari 2025. Shell Super, V-Power dan V-Power Nitro+ kembali disuplai bertahap di berbagai lokasi.

Bagi para pelanggan yang ingin mengetahui ketersediaan BBM Shell Super, V-Power dan V-Power Nitro+, dapat mengunjungi laman resmi https://www.shell.co.id/in_id/pengendara-bermotor/bahan-bakar-shell/ketersediaan.html.

Tersedia informasi stok produk secara real-time di berbagai wilayah mulai dari Jakarta sampai Jawa Timur.


Terkini

news
Pertamina

Pertamina Lubricants Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Pemudik

Pertamina Lubricants kembali menggelar program menarik yang bisa memanjakan para pemudik selama perjalanan

mobil
Leapmotor T03

Penampakan Leapmotor T03, Calon Mobil Listrik Mungil Baru di RI

Leapmotor T03 kembali terlihat di jalan raya tanpa dibalut kamuflase, belum resmi dijual di Indonesia

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 5 Maret 2026, Ada di Pasar Modern

Kehadiran SIM keliling Bandung dinilai dapat memudahkan para pengendara di Kota Kembang mengurus dokumen

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini 5 Maret 2026

Ada di lima tempat, namun patut diingat SIM keliling Jakarta tidak melayani perpanjangan SIM kedaluwarsa

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 5 Maret 2026, Masih Jadi Andalan Atasi Macet

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah dalam atasi kemacetan di Ibu Kota khususnya di jam sibuk

news
Pertamina

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Selama Libur Lebaran 2026 Terjaga

Pertamina memastikan pasokan BBM di Tanah Air saat libur mudik Lebaran 2026 tetap aman untuk masyarakat

motor
Motor Matic Murah

Harga Motor Matic Murah Maret 2026, Ada Fazzio Special Edition

Kehadiran Yamaha Fazzio Special Edition membuat opsi motor matic murah di Tanah Air kian beragam di bulan ini

mobil
BYD Haka Auto

Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV

Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air