One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132
27 Maret 2026, 11:00 WIB
Kepolisian hentikan sistem One Way di tol Trans Jawa dan perpendek jalur contraflow setelah penurunan kepadatan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kepolisian akhirnya menghentikan sistem One Way di tol Trans Jawa pagi hari ini. Keputusan tersebut diumumkan di akun Instagram @Korlantaspolri.NTMC.
Dalam keterangan disampaikan bahwa pembersihan jalur dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai KM 72 Cikopo tol Cipali sedang dilakukan. Proses akan memakan waktu sekitar dua jam mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB setelah itu jalan dibuka normal untuk kedua arah.
Kemudian untuk rekayasa lalu lintas berupa Contraflow masih terus dilakukan tapi dengan jarak lebih pendek. Sebelumnya skenario tersebut dilakukan mulai Km 72 sampai Km 36 tol Jakarta Cikampek kini jadi hanya dari Km 70 hingga Km 47.
Tak hanya itu, jumlah lajur yang digunakan pun dikurangi dari tiga menjadi hanya dua.
Langkah ini diambil setelah petugas melihat adanya penurunan jumlah kendaraan yang signifikan baik dan berada di bawah ambang batas. Sehingga kepolisian memutuskan rekayasa lalu lintas sudah bisa dikurangi.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Irjen. Pol. Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si, Kakorlantas Polri (16/04) dini hari tadi. Menurutnya jumlah lalu lintas sudah cenderung menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Bila melihat trennya akan cenderung lebih landai,” ungkapnya pada media dini hari tadi.
Situasi tersebut semakin membaik setelah adanya keputusan Work From Home untuk para Aparatur Sipil Negara. Pasalnya mereka bisa menyesuaikan waktu perjalanannya dengan lebih mudah.
Baca Juga : Sistem One Way dan Contraflow Diperpanjang Hingga Tengah Malam
Dalam beberapa kesempatan, kepolisian sempat mengalihkan kendaraan dari tol ke jalur arteri untuk menuju Jakarta. Bahkan merela sempat memberi pengawalan agar perjalanan bisa ditempuh lebih cepat.
Namun langkah itu tidak lagi dilakukan karena di jalur tersebut juga mengalami kepadatan. Oleh sebab itu mereka akan fokus untuk mengoptimalkan rekayasa lalu lintas di jalan tol.
“Jalur arteri sendiri cukup padat karena arus kendaraan di Klari cukup berat. Kita selalu melihat semua jalur, jangan sampai diarahakan ke non tol tetapi tenyata macet juga,” pungkas Kakorlantas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 11:00 WIB
25 Maret 2026, 17:40 WIB
24 Maret 2026, 11:50 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta