Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Sebelumnya beredar kabar bahwa Shell mau tutup seluruh unit SPBU di Indonesia, Menteri ESDM buka suara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Shell, salah satu perusahaan migas di RI telah membantah isu bahwa mereka bakal menutup seluruh cabang SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di seluruh Indonesia.
Ketika dikonfirmasi, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengungkapkan sama sekali belum mendengar kabar terkait hal tersebut.
“Belum saya dengar, belum ada,” ucap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM seperti dikutip dari Antara, Senin (25/11).
Lebih lanjut dia menegaskan hingga saat ini kabar tersebut belum terbukti kebenarannya. Ditambah lagi Shell tidak membenarkan isu itu.
“Jangan kabar burung lah, insya Allah baik-baik saja,” tegas dia.
Sebelumnya diberitakan ada kabar Shell akan hengkang dan menutup seluruh unit SPBU mereka. Namun mereka membantah dan masih fokus beroperasi untuk para pelanggan di Indonesia.
Hingga saat ini diketahui Shell memiliki lebih dari 170 jaringan SPBU di tanah air, tersebar di berbagai kota besar dan daerah.
Meskipun membantah soal kabar penutupan unit, mereka enggan berkomentar soal spekulasi atau keadaan pasar.
“Kami tidak dapat berkomentar atas spekulasi yang terjadi di pasar. Shell Indonesia tetap berfokus pada kegiatan operasi SPBU untuk para pelanggan kami,” ucap Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations Shell belum lama ini.
Di tengah gencarnya sosialisasi untuk adopsi kendaraan listrik, Shell sebagai perusahaan migas masih percaya diri, SPBU masih akan eksis dan dibutuhkan konsumen.
“Kami melihat era itu (elektrifikasi) akan hadir. Perusahaan Shell juga sudah punya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), ada yang di SPBU maupun Destination Area di mal,” ucap Agung Saputra, Head of Dealer Owned Network PT Shell Indonesia beberapa waktu lalu.
Sepanjang 2023, Shell telah memiliki sembilan titik SPKLU. Tiga di antaranya ditempatkan di SPBU sedangkan enam lainnya berada di pusat perbelanjaan sehingga mudah dijangkau oleh konsumen.
Hal itu merupakan bagian dari strategi Shell secara global dalam mendukung era elektrifikasi dan operasional kendaraan listrik. Hanya saja memang mayoritasnya fokus di kawasan Amerika Serikat dan Eropa.
“Kalau dari pihak mitra ada ketertarikan (mendirikan SPKLU) tidak menutup kemungkinan. Dicari formatnya seperti apa yang cocok,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
31 Januari 2026, 13:00 WIB
13 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 19:00 WIB
Baru-baru ini tersebar penampakan interior BYD Racco yang siap untuk dipasarkan kepada konsumen di Jepang
18 Februari 2026, 18:00 WIB
Supermotor Suzuki DR-Z4SM tampil memukau di hadapan para pengunjung pameran IIMS 2026 beberapa waktu lalu
18 Februari 2026, 17:00 WIB
Seiring berjalannya waktu, harga LCGC semakin bersaing dengan mobil listrik murah dengan fitur lebih mumpuni
18 Februari 2026, 16:01 WIB
Desainer Ferrari menyebut fitur touchscreen hanya cocok untuk ponsel
18 Februari 2026, 15:00 WIB
GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025
18 Februari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru
18 Februari 2026, 13:00 WIB
Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026
18 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik