Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini
01 April 2026, 09:00 WIB
Sebelumnya beredar kabar bahwa Shell mau tutup seluruh unit SPBU di Indonesia, Menteri ESDM buka suara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Shell, salah satu perusahaan migas di RI telah membantah isu bahwa mereka bakal menutup seluruh cabang SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di seluruh Indonesia.
Ketika dikonfirmasi, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengungkapkan sama sekali belum mendengar kabar terkait hal tersebut.
“Belum saya dengar, belum ada,” ucap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM seperti dikutip dari Antara, Senin (25/11).
Lebih lanjut dia menegaskan hingga saat ini kabar tersebut belum terbukti kebenarannya. Ditambah lagi Shell tidak membenarkan isu itu.
“Jangan kabar burung lah, insya Allah baik-baik saja,” tegas dia.
Sebelumnya diberitakan ada kabar Shell akan hengkang dan menutup seluruh unit SPBU mereka. Namun mereka membantah dan masih fokus beroperasi untuk para pelanggan di Indonesia.
Hingga saat ini diketahui Shell memiliki lebih dari 170 jaringan SPBU di tanah air, tersebar di berbagai kota besar dan daerah.
Meskipun membantah soal kabar penutupan unit, mereka enggan berkomentar soal spekulasi atau keadaan pasar.
“Kami tidak dapat berkomentar atas spekulasi yang terjadi di pasar. Shell Indonesia tetap berfokus pada kegiatan operasi SPBU untuk para pelanggan kami,” ucap Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations Shell belum lama ini.
Di tengah gencarnya sosialisasi untuk adopsi kendaraan listrik, Shell sebagai perusahaan migas masih percaya diri, SPBU masih akan eksis dan dibutuhkan konsumen.
“Kami melihat era itu (elektrifikasi) akan hadir. Perusahaan Shell juga sudah punya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), ada yang di SPBU maupun Destination Area di mal,” ucap Agung Saputra, Head of Dealer Owned Network PT Shell Indonesia beberapa waktu lalu.
Sepanjang 2023, Shell telah memiliki sembilan titik SPKLU. Tiga di antaranya ditempatkan di SPBU sedangkan enam lainnya berada di pusat perbelanjaan sehingga mudah dijangkau oleh konsumen.
Hal itu merupakan bagian dari strategi Shell secara global dalam mendukung era elektrifikasi dan operasional kendaraan listrik. Hanya saja memang mayoritasnya fokus di kawasan Amerika Serikat dan Eropa.
“Kalau dari pihak mitra ada ketertarikan (mendirikan SPKLU) tidak menutup kemungkinan. Dicari formatnya seperti apa yang cocok,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 09:00 WIB
04 Maret 2026, 15:00 WIB
01 Maret 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 16:00 WIB
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang