Cek Harga BBM SPBU Swasta Juni 2026, Shell Sudah Ada
01 Juni 2026, 19:22 WIB
Sebelumnya beredar kabar bahwa Shell mau tutup seluruh unit SPBU di Indonesia, Menteri ESDM buka suara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Shell, salah satu perusahaan migas di RI telah membantah isu bahwa mereka bakal menutup seluruh cabang SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di seluruh Indonesia.
Ketika dikonfirmasi, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengungkapkan sama sekali belum mendengar kabar terkait hal tersebut.
“Belum saya dengar, belum ada,” ucap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM seperti dikutip dari Antara, Senin (25/11).
Lebih lanjut dia menegaskan hingga saat ini kabar tersebut belum terbukti kebenarannya. Ditambah lagi Shell tidak membenarkan isu itu.
“Jangan kabar burung lah, insya Allah baik-baik saja,” tegas dia.
Sebelumnya diberitakan ada kabar Shell akan hengkang dan menutup seluruh unit SPBU mereka. Namun mereka membantah dan masih fokus beroperasi untuk para pelanggan di Indonesia.
Hingga saat ini diketahui Shell memiliki lebih dari 170 jaringan SPBU di tanah air, tersebar di berbagai kota besar dan daerah.
Meskipun membantah soal kabar penutupan unit, mereka enggan berkomentar soal spekulasi atau keadaan pasar.
“Kami tidak dapat berkomentar atas spekulasi yang terjadi di pasar. Shell Indonesia tetap berfokus pada kegiatan operasi SPBU untuk para pelanggan kami,” ucap Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations Shell belum lama ini.
Di tengah gencarnya sosialisasi untuk adopsi kendaraan listrik, Shell sebagai perusahaan migas masih percaya diri, SPBU masih akan eksis dan dibutuhkan konsumen.
“Kami melihat era itu (elektrifikasi) akan hadir. Perusahaan Shell juga sudah punya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), ada yang di SPBU maupun Destination Area di mal,” ucap Agung Saputra, Head of Dealer Owned Network PT Shell Indonesia beberapa waktu lalu.
Sepanjang 2023, Shell telah memiliki sembilan titik SPKLU. Tiga di antaranya ditempatkan di SPBU sedangkan enam lainnya berada di pusat perbelanjaan sehingga mudah dijangkau oleh konsumen.
Hal itu merupakan bagian dari strategi Shell secara global dalam mendukung era elektrifikasi dan operasional kendaraan listrik. Hanya saja memang mayoritasnya fokus di kawasan Amerika Serikat dan Eropa.
“Kalau dari pihak mitra ada ketertarikan (mendirikan SPKLU) tidak menutup kemungkinan. Dicari formatnya seperti apa yang cocok,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juni 2026, 19:22 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
04 Maret 2026, 15:00 WIB
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Terkini
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku kartu, berikut informasinya
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)