Ganjil Genap Puncak Pertama di Bulan Ramadan 2026
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat selama libur Nataru
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 sebentar lagi tiba. Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat menjadi salah satu destinasi utama warga Jakarta serta sekitarnya.
Untuk itu pihak kepolisian terus mematangkan persiapan. Seperti contoh rekayasa lalu lintas di sana.
“Kami terus mematangkan skema rekayasa lalu lintas. Rapat-rapat sektoral terus dilakukan agar arus lalu lintas di Kota Bogor selama Nataru dapat berjalan lancar,” kata Iptu Lukito, KBO Satlantas Polresta Bogor di laman resmi Korlantas Polri, Senin (15/12).
Ia menjelaskan, peningkatan kepadatan lalu lintas saat musim liburan merupakan kondisi yang hampir selalu terjadi.
Mengingat Kota Bogor sebagai daerah lintasan menuju Puncak. Selain itu, banyak daerah wisata di sana.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kota Bogor memang menjadi wilayah lintasan. Sehingga kepadatan pasti terjadi saat musim liburan,” lanjut Lukito.
Di sisi lain, pengguna kendaraan motor di kawasan Puncak Bogor bakal tinggi. Berpotensi terjadi kemacetan saat libur Nataru.
Oleh sebab itu, Polres Bogor menyiapkan skema khusus untuk para pengguna kendaraan roda dua selama periode libur nanti.
“Pengendara sepeda motor yang mengarah ke Puncak akan diarahkan melalui Jalan Batutulis,” tegas Lukito.
Nantinya rekayasa lalu lintas di Puncak Bogor bakal difokuskan di beberapa titik. Sehingga diharapkan tidak terjadi kemacetan panjang.
Sebagai informasi, Polda Jawa Barat memberi perhatian khusus pada kawasan Puncak Bogor dalam menghadapi libur 2025–2026.
“Terdapat empat hal yang menjadi fokus saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026, seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, serta bencana alam,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan, Kapolda Jawa Barat dalam kesempatan berbeda.
Situasi tersebut dinilai sudah dipahami seluruh stakeholder sehingga berbagai langkah antisipasi bakal disiapkan. Termasuk rekayasa arus dengan sistem buka tutup jalur.
Polda Jawa Barat bakal menyiagakan seluruh personelnya guna menerapkan rekayasa lalu lintas, ketika antrean kendaraan mulai terlihat.
“Kepolisian terus melakukan berbagai langkah antisipasi, dengan mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati dan waspada saat melintas di jalur rawan kecelakaan serta rawan bencana,” pungkas Rudi.
Ia pun berharap perjalan liburan masyarakat selama periode Nataru 2025-2026, bisa berlangsung dengan lancar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 14:00 WIB
30 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 14:00 WIB
16 Januari 2026, 14:00 WIB
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Salah satu hal yang harus diperhatikan ketika meninggalkan motor listrik saat mudik adalah tidak mematikan MCB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi Xforce dibekali sejumlah fitur keselamatan aktif untuk menjamin keamanan selama di perjalanan
16 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD mengungkap bahwa mudik menggunakan mobil listrik bakal lebih hemat ketimbang ICE hingga 40 persen
16 Maret 2026, 09:00 WIB
Persaingan bakal memanas di 2026, BMW sorot pentingnya layanan purna jual sebagai salah satu kualitas utama
16 Maret 2026, 07:00 WIB
Sejumlah tenaga penjual mulai membuka keran pemesanan Wuling Eksion, diyakini segera debut tahun ini
16 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memfasilitasi para pemudik, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung jelang libur Lebaran 2026
16 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih dapat melayani perpanjangan masa berlaku SIM sebelum memasuki libur Lebaran
16 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 15 Maret 2026 tetap diawasi secara ketat meski sebagian masyarakat sudah mudik ke kampung halaman