Mendagri Instruksikan Insentif EV Dilanjut di Semua Provinsi
24 April 2026, 15:00 WIB
Mitsubishi Fuso menilai, insentif dari pemerintah bisa membuat pasar kendaraan niaga kembali bergairah di 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak hanya mobil penumpang yang turun penjualannya di 2025. Namun kendaraan niaga turut mengalami hal serupa.
Situasi ini mendorong beberapa pihak untuk mendesak pemerintah, memberikan insentif bagi segmen komersial di 2026.
Seperti dilontarkan oleh Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku produsen Mitsubishi Fuso di Indonesia.
“Ya benar, positif (usulan insentif). Memang harus ada langkah-langkah strategis pemerintah bagaimana industri otomotif, khususnya komersial ini bisa recover,” ungkap Aji Jaya, Sales and Marketing Director KTB di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Menurut Aji, segmen kendaraan niaga perlu stimulus dari pemerintah. Mengingat penurunan penjualan tidak hanya terlihat di tahun ini saja.
Kondisi serupa bahkan sudah berlangsung sejak 2022. Kemudian berlanjut pada 2023, 2024 sampai ke 2025.
“Kalau tidak ada action apa-apa, ya mungkin bisa turun lagi (penjualan) ke depannya,” tegas Aji.
Oleh sebab itu, Mitsubishi Fuso mendorong pemerintah buat juga mengguyur insentif bagi pasar kendaraan komersial.
Hal ini penting agar di 2026 pasar kembali bergairah. Kemudian penjualan dapat menunjukkan kinerja positif.
Sebelumnya, memang usulan insentif turut dilontarkan oleh Kalista. Akan tetapi mereka meminta stimulus buat kendaraan listrik niaga.
“Mungkin perlu ada insentif seperti di kendaraan penumpang yang Pajak Pertambahan Nilai (PPN)-nya 10 persen atau motor (insentif) Rp 7 juta,” kata Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista dalam kesempatan berbeda.
Penggunaan kendaraan listrik untuk keperluan niaga disebut mampu membantu menekan emisi. Mengingat rute operasional di segmen tersebut cukup tinggi.
Menurut Albert di sejumlah negara lain seperti Singapura dan Malaysia, insentif diberikan buat Electric Vehicle (EV) lintas segmen. Sehingga adopsinya jadi lebih merata.
“Itu bisa menjadi salah satu cara untuk percepatan. Karena kalau orang atau perusahaan diberikan insentif pasti lebih cepat berubah,” pungkas dia.
Di sisi lain, Kalista turut mendorong pembangunan persebaran infrastruktur yang lebih merata. Sehingga konsumen fleet bisa semakin yakin dalam menggunakan kendaraan listrik untuk kebutuhan armada.
Sebagai informasi, Mitsubishi Fuso sejatinya juga memiliki kendaraan listrik niaga. Mereka telah memasarkan eCanter buat konsumen di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 April 2026, 15:00 WIB
14 April 2026, 13:00 WIB
13 April 2026, 16:55 WIB
13 April 2026, 09:00 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi