Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026
30 Juli 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Fuso menilai, insentif dari pemerintah bisa membuat pasar kendaraan niaga kembali bergairah di 2026
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak hanya mobil penumpang yang turun penjualannya di 2025. Namun kendaraan niaga turut mengalami hal serupa.
Situasi ini mendorong beberapa pihak untuk mendesak pemerintah, memberikan insentif bagi segmen komersial di 2026.
Seperti dilontarkan oleh Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku produsen Mitsubishi Fuso di Indonesia.
“Ya benar, positif (usulan insentif). Memang harus ada langkah-langkah strategis pemerintah bagaimana industri otomotif, khususnya komersial ini bisa recover,” ungkap Aji Jaya, Sales and Marketing Director KTB di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Menurut Aji, segmen kendaraan niaga perlu stimulus dari pemerintah. Mengingat penurunan penjualan tidak hanya terlihat di tahun ini saja.
Kondisi serupa bahkan sudah berlangsung sejak 2022. Kemudian berlanjut pada 2023, 2024 sampai ke 2025.
“Kalau tidak ada action apa-apa, ya mungkin bisa turun lagi (penjualan) ke depannya,” tegas Aji.
Oleh sebab itu, Mitsubishi Fuso mendorong pemerintah buat juga mengguyur insentif bagi pasar kendaraan komersial.
Hal ini penting agar di 2026 pasar kembali bergairah. Kemudian penjualan dapat menunjukkan kinerja positif.
Sebelumnya, memang usulan insentif turut dilontarkan oleh Kalista. Akan tetapi mereka meminta stimulus buat kendaraan listrik niaga.
“Mungkin perlu ada insentif seperti di kendaraan penumpang yang Pajak Pertambahan Nilai (PPN)-nya 10 persen atau motor (insentif) Rp 7 juta,” kata Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista dalam kesempatan berbeda.
Penggunaan kendaraan listrik untuk keperluan niaga disebut mampu membantu menekan emisi. Mengingat rute operasional di segmen tersebut cukup tinggi.
Menurut Albert di sejumlah negara lain seperti Singapura dan Malaysia, insentif diberikan buat Electric Vehicle (EV) lintas segmen. Sehingga adopsinya jadi lebih merata.
“Itu bisa menjadi salah satu cara untuk percepatan. Karena kalau orang atau perusahaan diberikan insentif pasti lebih cepat berubah,” pungkas dia.
Di sisi lain, Kalista turut mendorong pembangunan persebaran infrastruktur yang lebih merata. Sehingga konsumen fleet bisa semakin yakin dalam menggunakan kendaraan listrik untuk kebutuhan armada.
Sebagai informasi, Mitsubishi Fuso sejatinya juga memiliki kendaraan listrik niaga. Mereka telah memasarkan eCanter buat konsumen di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juli 2026, 13:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
08 Juli 2026, 17:07 WIB
30 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
30 Juli 2026, 16:00 WIB
VinFast turut ambil bagian di GIIAS 2026, mereka menawarkan program Drive Worry Free untuk pengguna EV
30 Juli 2026, 15:00 WIB
Honda Super-ONE melantai di GIIAS 2026, namun pengumuman harga resmi baru akan dilakukan minggu depan
30 Juli 2026, 14:00 WIB
Dua mobil baru Mercedes-Benz meluncur dalam ajang GIIAS 2026, harga yang ditawarkan mulai Rp 1,5 miliaran
30 Juli 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Fuso terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan para konsumen pada segmen kendaraan niaga di GIIAS
30 Juli 2026, 12:00 WIB
SUV kompak MG ZS Hybrid plus mulai dipasarkan dengan memanfaatkan ajang pameran otomotif tahunan GIIAS 2026
30 Juli 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 i-DM Resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026 untuk jadi opsi anyar kendaraan ramah lingkungan
30 Juli 2026, 10:00 WIB
Mobil bensin pertama Geely Coolray akhirnya mulai dipasarkan di Indonesia dengan status impor Malaysia
30 Juli 2026, 09:00 WIB
Lexus turut meramaikan persaingan di segmen elektrifikasi, seperti dengan menyegarkan model ES di GIIAS 2026