Tak Cuma Beli, Chery Pertimbangkan Skenario Lain Buat Miliki Pabrik
02 Desember 2025, 13:00 WIB
Proving Ground di Bekasi diharapkan mendorong produsen melakukan produksi dan pengujian sebelum ekspor
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Proving Ground BPLJSKB (Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor) telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung April 2025.
Nantinya ini diklaim menjadi Proving Ground terbesar di Asia Tenggara. Kementerian Perhubungan berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan produksi kendaraan dalam negeri serta ekspornya.
Untuk diketahui, Proving Ground adalah fasilitas pengujian kendaraan di luar ruangan, mengikuti standar internasional dan sudah mengadopsi UNECE (United Nations) Regulations.
Belum lama ini Budi Karya Sumadi, mantan Menteri Perhubungan telah melakukan peninjauan ke area tersebut. Menurut dia prosesnya terbilang lebih cepat dari perencanaan di awal.
“Untuk kesiapan Lab Emisi saya minta selesai November dan uji Noise selesai di Januari 2025,” kata Budi dalam keterangan resmi Kementerian Perhubungan, dikutip Rabu (23/3).
Karena sudah mengikuti standar internasional yang masuk dalam ASEAN MRA (Mutual Recognition Agreement), kendaraan diuji coba di fasilitas tersebut diterima di berbagai negara ASEAN tanpa perlu dites kembali.
Keberadaan Proving Ground BPLJSKB juga bermaksud jadi stimulan bagi para produsen kendaraan bermotor untuk menggenjot produksi dan melakukan pengujian di dalam negeri sebelum melakukan ekspor.
“Ekspektasi pemerintah atas fasilitas ini tinggi sekali. Kita ingin meningkatkan ekspor mobil tentu harus disertai dengan serangkaian usaha,” tegas dia.
Perlu diketahui, Proving Ground di Bekasi dibangun dari Maret 2023. Target awalnya fasilitas itu bisa mulai beroperasi April 2025.
Nantinya sampai April 2040 Proving Ground ini bakal beroperasi dengan sistem konsesi antara Kemenhub bersama PT IIAPG (Indonesia International Automotive Proving Ground) sebelum akhirnya diserahkan sepenuhnya ke Kemenhub.
Peresmian Proving Ground bakal dilakukan oleh Dudy Purwagandhi, kini menjabat sebagai Menteri Perhubungan RI periode 2024-2029 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Inisiasi dan program baik yang telah berjalan tentu akan kami lanjutkan, kolaborasikan dan sempurnakan untuk tercapainya delapan misi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Menhub saat serah terima jabatan belum lama ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Desember 2025, 13:00 WIB
11 November 2025, 07:00 WIB
09 Oktober 2025, 15:00 WIB
08 Oktober 2025, 12:00 WIB
01 Oktober 2025, 20:00 WIB
Terkini
02 Desember 2025, 14:00 WIB
Insentif mobil listrik impor berakhir tahun ini, VinFast fokus rakit lokal di 2026 dan berencana ekspor
02 Desember 2025, 13:00 WIB
Chery telah mempertimbangkan beberapa skenario untuk bisa memiliki pabrik di Indonesia agar produksi bisa optimal
02 Desember 2025, 12:00 WIB
Versi diesel Toyota Kijang Innova Reborn mendapatkan pembaruan, varian bensinnya absen dari laman resmi
02 Desember 2025, 11:00 WIB
Berpeluang membuat harga mobil makin kompetitif, Mercedes-Benz tunggu kepastian IEU-CEPA di Indonesia
02 Desember 2025, 10:00 WIB
Kemenperin menilai pemberian insentif untuk industri otomotif di 2026 sangat penting untuk menggairahkan pasar
02 Desember 2025, 09:00 WIB
Gaikindo menunggu keputusan terbaik dari pemerintah mengenai pemberian insentif untuk periode 2026 mendatang
02 Desember 2025, 08:00 WIB
Kepolisian mengalihkan sejumlah ruas jalan di Ibu Kota untuk kelanaran aksi Reuni 212 yanag diselenggarakan hari ini
02 Desember 2025, 07:00 WIB
Penjualan mobil merek Toyota di Nusa Tenggara Barat dikatakan menguasai market share sebesar 33,2 persen