Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik Libur Nataru
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 1 dan 2 januari 2024
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Puncak arus balik kendaraan saat libur Natal dan tahun baru 2024 diperkirakan terjadi pada 1 hingga 2 Januari. Oleh karena itu diharapkan masyarakat menghindari tanggal tersebut agar tidak terjebak kepadatan.
Pemerintah sendiri sudah berupaya menjaga agar arus kendaraan tetap bisa berjalan normal. Salah satunya melakukan rekayasa lalu lintas terutama di jalan tol Trans Jawa.
“Kalau sebelum tahun baru mungkin tidak terlalu banyak karena memang banyak yang masih mudik. Tapi nanti tanggal 1 sampai 2 Januari 2024 akan terjadi puncak kepadatan," kata Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (25/12).
Dilansir dari Antara, ia meminta kepada para operator untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas. Pasalnya masih ada beberapa titik kemacetan seperti di tol Cikupa.
“Saya harap operator Astra berkoordinasi dengan Polri untuk mendapatkan suatu upaya baru atau apakah perlu ada contraflow,” ungkap Budi Karya.
Meski demikian ia mengakui bahwa beberapa titik yang awalnya diperkirakan padat ternyata justru lebih cair. Sehingga arus kendaraan bisa berjalan lancar.
PT Jasa Marga mencatat sedikitnya ada 197.034 mobil yang sudah kembali ke wilayah Jabotabek pada hari Senin (25/12). Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif dari empat gerbang tol Utama, yaitu Cikupa (dari Merak), Ciawi (dari Puncak), Cikampek Utama (dari Trans Jawa) dan Kalihurip Utama (dari Bandung).
Jumlah ini meningkat 43.76 persen bila dibandingkan kondisi normal yang biasanya mencapai 137.054 kendaraan. Bila dibandingkan dengan periode Natal 2022 maka terjadi peningkatan juga sebanyak 10.03 persen (normal 179.068 mobil).
Distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek kebanyakan dari timur yaitu Trans Jawa dan Bandung. Sda 98.050 mobil atau 49.76 persen yang masuk dari arah tersebut.
Sementara dari arah selatan sedikitnya ada 49.566 kendaraan atau 25.16 persen dan 49.418 kendaraan (25.08 persen) dari arah Barat.
Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas maka larangan angkutan barang untuk melintas masih diberlakukan. Sejumlah rekayasa juga sudah disiapkan termasuk contraflow ke arah Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
23 Desember 2025, 19:00 WIB
22 Desember 2025, 18:29 WIB
22 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas