Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Membantu percepatan adopsi kendaraan listrik, PLN akan menambah 1.100 unit SPKLU baru sepanjang 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lini kendaraan listrik di Indonesia semakin beragam. Menanggapi hal tersebut, PT PLN (Persero) menunjukkan dukungannya lewat penambahan ekosistem, yakni SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Berdasarkan keterangan PLN, saat ini jumlah SPKLU di Indoneisa telah mencapai 2.667 unit namun diproyeksikan terus bertambah jelang tutup tahun.
“Dalam upaya akselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, PLN siap menargetkan sebanyak 1.100 SPKLU tambahan pada 2025 mendatang,” kata Ririn Rachmawardini, EVP Divisi Pengembangan Produk Niaga dalma siaran resminya dikutip Jumat (13/12).
Hal ini juga bermaksud mendukung pesatnya pertumbuhan kendaraan listrik di tanah air dan sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai NZE (Net Zero Emission) di 2060.
Bertambahnya jumlah SPKLU dapat membantu mengurangi potensi antrean kendaraan listrik yang ingin melakukan pengisian daya. Mengingat kehadiran EV (Electric Vehicle) sudah mulai banyak terkhusus di Jakarta.
Guna mewujudkan hal tersebut, PLN turut menggandeng empat perusahaan startup yakni Maka Motors, Dayagreen, Gree dan 360E.
“Kami yakin kolaborasi dengan PKN menjadi kunci strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan ini memberikan kami ruang untuk berfokus pada pengembangan teknologi efisien sesuai dan sesuai kebutuhan pasar lokal,: kata Raditya Wibowo, CEO Maka Motors.
Langkah lain yang bakal dilakukan adalah pembangunan instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) atap di Bali dalam skala besar, sehingga dapat mengefisiensi pemakaian listrik sampai 75 persen.
Teknologi green distributed power generation ini menghadirkan potensi dukungan kebutuhan energi di daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
“Kolaborasi dengan PLN membuka peluang besar menghadirkan solusi berbasis energi terbarukan yang dapat diimplementasikan di berbagai wilayah Indonesia,” ucap Irwan Sukma, Chief Operating Officer 360E.
Perlu diketahui, kekhawatiran infrastruktur masih menjadi masalah utama dalam adopsi kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU yang memadai dalam jumlah banyak dan merata dapat membantu calon konsumen lebih yakin beralih ke EV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025