Pertamina dan Telkomsel Manjakan Ojol, Beri Kuota Internet Gratis
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina sudah menyiapkan langkah antisipasi kenaikan harga BBM setelah memanasnya perang Israel dan Iran
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perang antara Israel dan Iran masih belum juga mereda. Bahkan konflik kedua negara tersebut kian memanas.
Apalagi setelah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat memutuskan buat melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir milik Iran. Seperti di Fordo, Natanz hingga Isfahan.
Merespons serangan tersebut, Iran membuat keputusan baru. Mereka ingin menutup Selat Hormuz bagi seluruh pelayaran.
Tentu kebijakan itu menjadi kabar buruk untuk sejumlah negara. Pasalnya pasokan minyak mentah dunia bakal terhambat.
Otomatis harga bahan bakar minyak (BBM) bakal melambung di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.
Pertamina pun tidak ingin membiarkan hal itu sampai terjadi. Mereka mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.
“Pertamina telah mengantisipasi dengan mengamankan kapal kita,” ungkap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina di Antara, Senin (23/06).
Fadjar mengatakan bahwa penutupan Selat Hormuz oleh Iran bakal berdampak pada distribusi minyak mentah ke Tanah Air.
Sebab lokasi tersebut dilalui oleh 20 persen pelayaran minta mentah dunia. Sehingga mereka menyiapkan rute baru buat kapal pengangkut BBM Pertamina.
“Kami mengalihkan rute kapal ke jalur aman melalui Oman dan India,” lanjut Fadjar.
Meski begitu, ia tidak belum bisa memastikan apakah harga BBM Pertamina akan naik di awal bulan depan atau tidak.
Mengingat dengan dialihkan rute kapal pengangkut BBM, memaksa mereka buat mengeluarkan ongkos lebih besar.
“Terkait biaya operasional masih kami periksa. (Stok minyak mentah) sejauh ini masih aman,” tegas Fadjar.
Di sisi lain hal senada turut dikatakan oleh Muhammad Baron, Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS).
Ia menjelaskan bahwa mereka ingin mengutamakan keselamatan awak dan kapal PIS di tengah memanasnya perang antara Iran dan Israel.
“Terkait rencana penutupan (Selat Hormuz), kami akan menjalankan rencana rute alternatif untuk menjamin rantai pasokan,” kata Baron.
Baron menyampaikan bahwa perusahaan pelat merah satu ini bakal mengangkut minyak mentah sesuai dengan kebutuhan di dalam negeri.
Sehingga diharapkan bisa memenuhi permintaan BBM dari para pengendara di seluruh wilayah Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 22:39 WIB
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online