Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Membeli mobil bekas untuk pertama kalinya dibutuhkan pendamping agar tidak mengalami kerugian finansial
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Membeli mobil bekas membutuhkan ketelitian agar tidak tertipu oknum pedagang nakal. Pengambilan keputusan harus dilakukan secara bijak.
Terlebih bagi pembeli mobil pertama karena dipenuhi antusiasme tinggi. Sehingga tidak sedikit konsumen menyesal karena salah memilih unit.
Karena mobil bekas yang tampak mulus tidak serta merta langsung enak dipakai. Bisa saja terdapat potensi kerusakan di sektor mesin, kaki-kaki atau sistem kelistrikan.
Guna meminimalisir kerugian, memanfaatkan montir andalan menjadi salah satu solusi terbaik. Namun adapula pilihan menyewa jasa inpeksi kendaraan.
“Kami sering menemui pembeli mobil pertama yang menyesal setelah transaksi, karena kondisi mobil tidak sesuai ekspektasi,” ucap Ardyanto Alam, CEO Garasi id dalam siaran pers dikutip (02/11).
Menurutnya inspeksi menyeluruh dianggap penting terlebih untuk konsumen belum berpengalaman.
Garasi id sendiri menghadirkan layanan inspeksi mobil bekas. Adapun cakupan mereka dikatakan lebih dari 170 titik pengecekan menyeluruh.
Sehingga bisa memastikan mobil incaran konsumen bebas dari masalah tersembunyi dan laik jalan.
Kemudian layanan pengecekan mobil secara detil mencakup pada mesin juga transmisi, sistem rem, suspensi, kaki-kaki, kelistrikan, fitur interior, sistem keselamatan, indikasi mobil bekas tabrak atau banjir, fungsi dasar AC, wiper dan sistem bahan bakar.
Pemeriksaan unit bertransmisi manual maupun otomatis juga berbeda. Pada transmisi matic, teknisi fokus mendeteksi perpindahan gigi dan slip.
Sedangkan pada transmisi manual meliputi kondisi kopling dan perpidahan gigi secara manual.
“Kami pastikan pengecekan dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Bahkan untuk mobil LCGC atau mobil sewa murah, standarnya tetap lengkap,” jelas Ardy.
Lebih lanjut ia mengatakan jika semua orang berhak mengetahui kondisi mobil yang akan dibeli.
Hasil inspeksi akan diberikan dalam bentuk laporan digital lengkap 1x24 jam. Dengan disertau dokumentasi foto, penjelasan teknis mudah dimengerti hingga rekomendasi perbaikan.
“Kami ingin memberi rasa aman kepada pembeli, terutama yang belum pernah beli mobil sebelumnya. Dengan laporan jelas, mereka bisa negosiasi lebih percaya diri,” tutur Ardy.
Biaya inspeksi ditawarkan mulai dari Rp 299 ribu untuk mobil kecil seperti LCGC. Menggunakan jasa inspeksi mampu menghemat jasa perbaikan mobil hingga puluhan juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
03 Mei 2026, 17:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya