Lepas Ekspansi ke Banyak Negara, Fokus Industri NEV
06 Mei 2026, 14:34 WIB
Teknologi PHEV bernama i-DM disematkan ke sederet lini kendaraan JETOUR untuk pasar global, salah satunya T2
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – JETOUR menegaskan arah baru strateginya di era elektrifikasi lewat fokus pengembangan lini produk Intelligent Dual Mode alias i-DM atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Untuk diketahui saat ini Jetour sudah mempunyai beberapa model berteknologi i-DM di pasar global. Sementara di Indonesia mereka baru menjual mobil bermesin bensin.
Namun sebagai bagian dari pengembangan merek global, Jetour menegaskan langkah strategi baru untuk konsumen termasuk di pasar Indonesia.
“Transformasi menuju kendaraan energi baru menjadi langkah penting bagi JETOUR dalam menjawab perubahan industri otomotif global,” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Senin (04/05).
JETOUR juga terus memperkuat strategi Travel+ yang mengutamakan inovasi teknologi, efisiensi dan pengalaman berkendara terintegrasi untuk seluruh penggunanya.
Saat ini, i-DM menjadi salah satu fokus utama JETOUR menuju era kendaraan energi terbarukan atau New Energy Vehicle (NEV).
i-DM kemudian disematkan pada sederet produk Sport Utility Vehicle (SUV) offroad andalan JETOUR.
“Melalui JETOUR T-Series i-DM, kami menghadirkan solusi PHEV yang efisien sekaligus adaptif di berbagai kondisi,” ungkap Ranggy.
Menurut Ranggy, konsumen Indonesia tidak hanya menggunakan kendaraan buat mobilitas harian namun juga mendukung gaya hidup eksploratif.
Selain i-DM, JETOUR turut menyematkan berbagai inovasi teknologi pintar pada kendaraan offroad seperti T2.
Pada JETOUR T2 i-DM, ada Fully Automatic Intelligent XWD lengkap dengan mode 7+X yang membuat kendaraan semakin fleksibel dan adaptif di berbagai medan jalan.
JETOUR T2 i-DM merupakan salah satu produk yang direncanakan masuk pasar Indonesia dalam waktu dekat, tepatnya semester kedua tahun ini.
Kehadiran JETOUR T2 i-DM bakal melengkapi kehadiran T2 bermesin bensin buat para konsumen di dalam negeri.
Lalu tersedia model lain yakni T1 i-DM yang punya baterai 26,7 kWh, dilengkapi fitur external discharge 2,2 kW sampai 6,6 kW. Sehingga mobil dapat difungsikan sebagai daya listrik portabel.
Sebagai informasi, perkembangan teknologi JETOUR mendapatkan respons positif dari konsumen.
Hal ini terbukti dengan pertumbuhan penjualan JETOUR yang tembus 2,26 juta unit per Maret 2026.
Sedangkan T-Series menyumbangkan penjualan lebih dari 630.000 unit dalam 31 bulan JETOUR juga memimpin segmen SUV boxy di berbagai negara termasuk Qatar, Uni Emirat Arab dan Mesir.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 14:34 WIB
03 Mei 2026, 14:16 WIB
02 Mei 2026, 17:04 WIB
29 April 2026, 17:00 WIB
29 April 2026, 15:49 WIB
Terkini
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Simak kebijakan baru yang mengatur pembebasan pajak dan aturan ganjil genap mobil listrik di Jakarta
06 Mei 2026, 14:34 WIB
Lepas kian serius menggarap pasar mobil listrik maupun PHEV dengan menjalani beberapa strategi ke depan
06 Mei 2026, 11:35 WIB
Bosch berkomitmen terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan industri otomotif khususnya di era elektrifikasi
06 Mei 2026, 09:50 WIB
Mobil listrik MG S5 EV dipasarkan dalam dua varian buat konsumen di Indonesia, mulai dari Ignite dan Magnify
06 Mei 2026, 06:21 WIB
Rekayasa lalu lintas bernama ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan kepolisian dalam mengatur jalanan
06 Mei 2026, 06:08 WIB
SIM keliling Bandung kembali dibuka di dua tempat hari ini mulai pukul 09.00 WIB, jangan sampai terlewat
06 Mei 2026, 06:07 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa di lima tempat berbeda, simak informasinya
05 Mei 2026, 20:37 WIB
Diler ke-34 Ford resmi dibuka di kawasan MT Haryono, menawarkan fasilitas 3S untuk para pelanggannya