Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026
17 September 2026, 11:00 WIB
Teknologi PHEV bernama i-DM disematkan ke sederet lini kendaraan JETOUR untuk pasar global, salah satunya T2
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – JETOUR menegaskan arah baru strateginya di era elektrifikasi lewat fokus pengembangan lini produk Intelligent Dual Mode alias i-DM atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Untuk diketahui saat ini Jetour sudah mempunyai beberapa model berteknologi i-DM di pasar global. Sementara di Indonesia mereka baru menjual mobil bermesin bensin.
Namun sebagai bagian dari pengembangan merek global, Jetour menegaskan langkah strategi baru untuk konsumen termasuk di pasar Indonesia.
“Transformasi menuju kendaraan energi baru menjadi langkah penting bagi JETOUR dalam menjawab perubahan industri otomotif global,” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Senin (04/05).
JETOUR juga terus memperkuat strategi Travel+ yang mengutamakan inovasi teknologi, efisiensi dan pengalaman berkendara terintegrasi untuk seluruh penggunanya.
Saat ini, i-DM menjadi salah satu fokus utama JETOUR menuju era kendaraan energi terbarukan atau New Energy Vehicle (NEV).
i-DM kemudian disematkan pada sederet produk Sport Utility Vehicle (SUV) offroad andalan JETOUR.
“Melalui JETOUR T-Series i-DM, kami menghadirkan solusi PHEV yang efisien sekaligus adaptif di berbagai kondisi,” ungkap Ranggy.
Menurut Ranggy, konsumen Indonesia tidak hanya menggunakan kendaraan buat mobilitas harian namun juga mendukung gaya hidup eksploratif.
Selain i-DM, JETOUR turut menyematkan berbagai inovasi teknologi pintar pada kendaraan offroad seperti T2.
Pada JETOUR T2 i-DM, ada Fully Automatic Intelligent XWD lengkap dengan mode 7+X yang membuat kendaraan semakin fleksibel dan adaptif di berbagai medan jalan.
JETOUR T2 i-DM merupakan salah satu produk yang direncanakan masuk pasar Indonesia dalam waktu dekat, tepatnya semester kedua tahun ini.
Kehadiran JETOUR T2 i-DM bakal melengkapi kehadiran T2 bermesin bensin buat para konsumen di dalam negeri.
Lalu tersedia model lain yakni T1 i-DM yang punya baterai 26,7 kWh, dilengkapi fitur external discharge 2,2 kW sampai 6,6 kW. Sehingga mobil dapat difungsikan sebagai daya listrik portabel.
Sebagai informasi, perkembangan teknologi JETOUR mendapatkan respons positif dari konsumen.
Hal ini terbukti dengan pertumbuhan penjualan JETOUR yang tembus 2,26 juta unit per Maret 2026.
Sedangkan T-Series menyumbangkan penjualan lebih dari 630.000 unit dalam 31 bulan JETOUR juga memimpin segmen SUV boxy di berbagai negara termasuk Qatar, Uni Emirat Arab dan Mesir.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif