Pasar Otomotif Lesu, Pengamat Ungkap Mobil Bekas Lebih Diminati

Penjualan mobil baru stagnan di angka 1 juta unit, unit bekas jauh lebih diminati karena beberapa faktor

Pasar Otomotif Lesu, Pengamat Ungkap Mobil Bekas Lebih Diminati

KatadataOTO – Pasar otomotif bisa dibilang masih lesu memasuki 2024. Sampai tahun lalu penjualan mobil baru juga masih stagnan di kisaran satu juta unit karena beberapa kendala seperti faktor perekonomian global.

Bahkan mengacu pada riset yang dilakukan oleh LPEM UI (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia), mobil bekas sangat diminati oleh masyarakat di Pulau Jawa.

Riyanto, Pengamat Otomotif LPEM UI mengungkapkan bahwa tingginya minat terhadap mobil bekas merupakan akibat dari harga unit baru semakin tidak terjangkau.

“Dari hasil survey, orang di pulau Jawa yang beli mobil di 2023, 63 persennya mobil bekas. Harga mobil baru naik, mobil bekas lebih rendah,” kata Riyanto di kantor Kemenperin, Rabu (10/7).

Mobil bekas
Photo : Trenoto

Buat mobil di segmen tertentu seperti MPV (Multi Purpose Vehicle) menurutnya ada depresiasi harga yang cukup besar mencapai 50 persen. Ditambah lagi saat ini pasar mobil bekas terbilang transparan serta semakin memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian.

“Kunjungan ke situs mobil bekas dari bulan ke bulan itu meningkat. Membandingkan harga (mobil baru dan bekas) lebih mudah,” ucap Riyanto.

Padahal menurut Riyanto, apabila masyarakat memiliki modal mencukupi memiliki keinginan untuk membeli mobil baru. Saat ini pasar mobil bekas didominasi konsumen dengan pengeluaran di bawah Rp 5 juta per bulan.

Melanjutkan hal tersebut, Putu Juli Ardika, Plt Dirjen ILMATE menyebutkan ini bukan pertama kali terjadi. Sehingga perlu ada langkah dilakukan agar angka penjualan mobil baru bisa naik.

Di samping program LCGC (Low Cost Green Car), kebijakan serupa juga bisa diterapkan pada kendaraan ramah lingkungan sekaligus menggencarkan elektrifikasi yang menjadi target pemerintah.

“Misal bagaimana insentif (mobil listrik) diperluas untuk Low Emission Vehicle (hybrid, PHEV). Kita itu kalau insentif BEV hampir sama dengan negara lain, tetapi yang lain masih jauh sekali,” ungkap Putu dalam kesempatan sama.

Sebagai perbandingan, Putu menjelaskan pajak buat kendaraan rendah emisi ada di angka tujuh sampai delapan persen. Sementara di Indonesia masih 23-33 persen.

mobil premium bekas
Photo : Trenoto

Ia menegaskan capaian positif terlihat pada jumlah ekspor, meskipun secara total angka penjualan mobil baru masih stagnan di 1 juta unit.

“Industri otomotif bertumbuh namun pasar dalam negeri tidak secepat ekspor. Kalau kita mampu ekspor, berarti industri kita punya daya saing,” tegas dia.


Terkini

mobil
GWM Haval Jolion Sudah Bisa Dipesan, DP Rp 10 Jutaan

GWM Haval Jolion Sudah Bisa Dipesan, DP Rp 10 Jutaan

Menurut Hari pihaknya sudah membuka keran pemesanan buat konsumen yang tertarik dengan GWM Haval Jolion

mobil
Neta V-II

Mengulas 9 Fitur Pintar Berteknologi ADAS Neta V-II ke Bandung

Neta V-II kini dibekali dengan 9 fitur pintar berteknologi ADAS yang memudahkan para penggunanya di Indonesia

news
Astra International Catat Kenaikan Penjualan Mobil di Juni 2024

Penjualan Mobil Astra Dominasi 60 Persen Pangsa Pasar Tanah Air

Kenaikan penjualan mobil Astra mulai terlihat pada Juni 2024, dengan pangsa pasar mendominasi di 60 persen

motor
Vespa Primavera Batik Mulai Dipasarkan untuk Benua Biru

Vespa Batik Berbasis Primavera Mulai Mendunia

Piaggio mulai memasarkan produk terbarunya yaitu Vespa Batik berbasis Primavera buat konsumen di Eropa

news
Kualitas Mobil Listrik China

Hasil Studi, Kualitas Mobil Listrik China Menurun Sejak 2023

Sebuah studi dari J.D. Power ungkap keluhan konsumen bahwa kualitas mobil listrik China menurun sejak 2023

mobil
Suzuki Ignis

Suzuki Ignis Disuntik Mati, Ini Alasannya

Suzuki Ignis disuntik mati demi memperkuat segmen elektrifikasi yang sekarang gencar didorong perusahaan

mobil
Penyebab pasar otomotif stagnan

UI Temukan Penyebab Pasar Otomotif Stagnan 10 Tahun

UI temukan penyebab pasar otomotif stagnan selama 10 tahun tanpa ada pertumbuhan yang signifikan bagi industri

otosport
Duo Marquez

Podium Ganda Duo Marquez di MotoGP Diharapkan Terus Berulang

Duo Marquez meraih hasil yang mengagumkan pada MotoGP Jerman 2024 karena keduanya naik podium bersama