Wholesales Motor Baru September 2026 Kian Subur, Naik 9,7 Persen
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Yamaha mengaku permintaan sparepart semakin meningkat imbas berkurangnya permintaan motor baru di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar motor baru di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Pada April 2025 kondisinya bahkan semakin memburuk.
Menurut data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) pada bulan lalu hanya ada 406.690 unit yang diantarkan dari pabrik ke diler atau wholesales.
Jumlah di atas turun cukup jauh bila dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya. Mengingat di Maret 2025 sempat menyentuh 541.684 unit.
Bahkan menurut catatan, performa wholesales motor baru pada April menjadi yang paling rendah sepanjang 2025.
Tentu kondisi ini cukup disayangkan banyak pihak. Namun di lain sisi, penurunan wholesales motor baru ternyata membawa berkah.
Seperti yang dirasakan pada segmen penjualan sparepart. Disebut ada kenaikan permintaan suku cadang kendaraan roda dua.
“Dampak terhadap konsumen yang akhirnya mereka melakukan penundaan pembelian kendaraan atau hal-hal bersifat konsumtif,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst & Marketing Part Operation Division YIMM (Yamaha Indonesia Motor Mfg) saat ditemui di Bandung, Jawa Barat.
Anton menjelaskan bahwa kondisi tersebut membuat masyarakat lebih memilih merawat kendaraan roda dua sudah dimiliki.
Sehingga permintaan sparepart milik Yamaha meningkat. Jadi sebuah berkah bagi produsen di tengah keadaan yang sulit.
“Jadi ibarat kata gini, daripada saya membeli kendaraan baru, mungkin kendaraan lama yang saya rawat,” lanjut Anton.
Dengan begitu meski permintaan motor baru menurun, akan tetapi penjualan suku cadang Yamaha justru mengalami kenaikan.
Menjadi sebuah angin segar saat industri otomotif sedang menghadapi badai cukup besar di awal 2025.
“Akhirnya konsumen mempunyai keinginan untuk merawat motor itu jadi lebih tinggi. Berdampak pada bisnis after sales, servis maupun sparepart,” tegas Anton.
Sayang Anton enggan menjelaskan berapa angka peningkatan permintaan sparepart yang dialami oleh Yamaha selama empat bulan awal 2025.
“Akan tetapi kelihatan memang di bisnis after sales saat ini bertumbuh,” Anton menambahkan.
Sekadar informasi, sejumlah faktor menjadi rintangan penjualan motor baru di Tanah Air. Mulai dari penerapan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor).
Kemudian kondisi ekonomi Indonesia maupun global yang belum juga membaik dari waktu ke waktu.
Selanjutnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang melemah, turut menjadi biang kerok penjualan motor baru kian merosot.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
24 September 2026, 11:00 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9