Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Ada banyak peminat kendaraan roda dua, asosiasi Periklindo berharap kuota subsidi motor listrik ditambah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah baru-baru ini memberikan kuota tambahan untuk subsidi motor listrik sebanyak 10.700 unit. Hal itu diberikan sebagai respons dari tingginya peminat motor listrik di Tanah Air.
Perlu diketahui secara total ada 60.700 unit bantuan tersalurkan sepanjang 2024, namun jumlah tampaknya masih kurang. Pada awal September 2024 diketahui laman SISAPIRa mengungkapkan bahwa total subsidi diberikan buat 59.870 unit.
Sehingga apabila tidak ada tambahan insentif tersisa sekitar 987 kuota bantuan motor listrik yang bisa dinikmati calon konsumen. Bahkan diprediksi habis September 2024.
Guna mendukung adopsi kendaraan listrik, asosiasi Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) ingin ada tambahan kuota subsidi motor listrik sehingga bisa mengikuti permintaan konsumen.
“Motor listrik ada perkembangan yang positif sampai satu bulan ini, terakhir sudah 44 ribu ya dari alokasi 50 ribu,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo sekaligus Kepala Staf Kepresidenan di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Kemudian meski sebentar lagi pergantian presiden, ia meyakini kebijakan terkait kendaraan ramah lingkungan termasuk pemberian subsidi motor listrik dapat berlanjut di pemerintahan Prabowo Subianto.
“Justru kita ingin mendorong lagi agar pemerintah memberikan penambahan alokasi, kita harapkan meningkat 100 ribu (unit),” tegas Moeldoko.
Sebagai informasi saat ini ada 56 model mendapatkan subsidi motor listrik di Indonesia. Per Januari 2024 ada 19 merek motor listrik tergabung.
Kemudian di awal tahun data SRUT (Sistem Sertifikasi Registrasi Uji Tipe) Kemenhub terdaftar 74.998 unit motor listrik di Tanah Air.
Apabila masyarakat berminat bisa membeli motor listrik dengan harga cukup terjangkau mulai dari Rp 5 jutaan saja seperti Greentech Unity. Kemudian ada Smoot Tempur Rp 11,5 juta atau Smoot Zuzu Rp 12,9 juta.
Jika berminat sama desain yang menyerupai motor konvensional bisa pertimbangkan Gesits G1, banderolnya adalah sekitar Rp 21,9 jutaan.
Lalu ada Alva menawarkan beberapa opsi model dan tipe, termurah Alva One Rp 29,4 jutaan serta Alva Cervo 1 Battery mulai Rp 30,7 jutaan.
Ditambah lagi PT AHM (Astra Honda Motor) juga tak mau ketinggalan meramaikan era elektrifikasi, hadirkan Honda EM1 e: dengan banderol Rp 33 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama