Masalah Hosting Fee, Pemerintah Diharapkan Punya Dana Darurat

Hosting Fee MotoGP Mandalika belum beres, pemerintah diharapkan memiliki dana darurat sebagai solusi praktis

Masalah Hosting Fee, Pemerintah Diharapkan Punya Dana Darurat

KatadataOTO – Hosting Fee MotoGP Mandalika merupakan biaya yang perlu dibayarkan kepada pemegang lisensi yakni Dorna Sports. Sayangnya hingga saat ini dana Rp 231 miliar itu belum juga dilunasi.

Salah satu alasannya adalah keterbatasan dana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mengingat dana sudah dialokasikan untuk sejumlah kegiatan lain termasuk Pilkada 2024.

Tidak hanya itu besaran Hosting Fee sekarang memang lebih besar dibandingkan pada saat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 dan 2023 di kisaran Rp 170 jutaan. Sehingga Pemprov NTB mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat.

Untuk itu MGPA (Mandalika Grand Prix Association) menegaskan biaya yang harus dibayar ke Dorna Sports perlu kerja sama semua pihak. Saat ini penyelenggara diketahui memberikan keringanan tenggat waktu.

MotoGP Mandalika
Photo : X @VR46RacingTeam

Baik MGPA maupun ITDC (InJourney Tourism Development Corporation) berharap di masa mendatang Hosting Fee bisa pakai dana dari IQTF atau Indonesia Quick Response Tourism Fund.

“Seperti dana abadi, pemerintah berikan sejumlah uang nilai tertentu. Bunganya dipakai untuk membiayai kegiatan-kegiatan membawa nama baik negara,” kata Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada KatadataOTO, Selasa (17/9).

Ia mencontohkan ada beberapa kegiatan dapat menggunakan dana dari IQTF tersebut, seperti Aqua Bike di Danau Toba, Sumatera Utara. Sejumlah program itu menurut Priandhi sudah disetujui pemerintah.

Bicara Hosting Fee yang belum dilunasi saat ini, Priandhi menegaskan sudah berkomunikasi langsung dengan Dorna Sports dan balapan bakal tetap digelar terlepas dari lunas atau tidaknya biaya tersebut.

Sirkuit Mandalika Ditutup Sampai MotoGP Digelar
Photo : KatadataOTO

Belum diketahui tenggat waktu baru yang diberikan Dorna Sports kepada Indonesia terkait Hosting Fee. MotoGP Mandalika dihelat di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada 27-29 September 2024.

Priandhi berharap semua pihak bisa bekerja sama dalam menyelesaikan Hosting Fee MotoGP Mandalika. Tidak hanya Pemprov NTB tetapi termasuk Pemerintah Daerah Lombok Tengah.

“Berdasarkan surat dari Menteri Dalam Negeri kepada Pemprov NTB, Hosting Fee harus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” tegas Priandhi.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada