MotoGP Mandalika Dipastikan Lanjut Meski Hosting Fee Belum Lunas

MGPA dan ITDC pastikan MotoGP Mandalika akan tetap dilangsungkan di Sirkuit Mandalika, 27-29 September 2024

MotoGP Mandalika Dipastikan Lanjut Meski Hosting Fee Belum Lunas
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Urusan Hosting Fee MotoGP Mandalika 2024 masih jadi perhatian saat ini. Pasalnya meski berlangsung dalam satu pekan biaya senilai Rp 231 miliar belum dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat).

Untuk diketahui beberapa waktu lalu Pemprov NTB diklaim tidak dapat menyanggupi biaya yang harus diserahkan ke Dorna Sports karena tak ada alokasi anggaran dan mengharapkan ada bantuan dari pemerintah pusat.

Bahkan beberapa pihak menduga MotoGP Mandalika berpeluang batal. Menanggapi hal tersebut, MGPA (Mandalika Grand Prix Association) menegaskan MotoGP Mandalika bakal tetap dilangsungkan karena sudah ada perjanjian.

“Tidak ada urusannya dengan Hosting Fee, lantas dibilang batal. Ini kan menjadi keresahan masyarakat, orang jadi ragu mau beli tiket,” ucap Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (17/9).

MotoGP Mandalika
Photo : X @VR46RacingTeam

Ia menegaskan MotoGP Mandalika yang berlangsung pada 27-29 September 2024 berjalan sesuai rencana awal. Tetapi jadi ada penyesuaian tenggat waktu pembayaran Hosting Fee ke Dorna Sports sebagai pemegang hak komersial eksklusif.

Hanya saja ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal waktu pembayaran yang harus diikuti buat pelunasan Hosting Fee, apakah itu sebelum atau sesudah MotoGP Mandalika berlangsung.

“Kami sudah mendapatkan surat konfirmasi dari Dorna Sports bahwa acara ini tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Priandhi.

Sebagai informasi perhelatan ini bakal berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Balapan dipastikan berlangsung jelang akhir September meski ada masalah Hosting Fee.

Kata ITDC soal Hosting Fee MotoGP Mandalika yang Belum Beres
Photo : Ducati

Sebelumnya pihak ITDC (InJourney Tourism Development Corporation) juga mengonfirmasi telah berdiskusi dengan berbagai pihak terkait uang Hosting Fee sebesar Rp 231 miliar itu.

“Saya rasa cukup jelas arahan yang diberikan oleh Mendagri artinya pemerintah di sini sama-sama berkolaborasi. Karena kegiatan ini bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga NTB sebagai tuan rumah,” ucap Troy Warokka, Chairman Indonesia GP 2024 & Director Commercial ITDC di Gedung Sarinah beberapa waktu lalu.

Troy juga menegaskan bahwa pihak Dorna Sports telah memberikan keleluasaan dan keringanan tenggat waktu pembayaran.


Terkini

mobil
Daihatsu

Peminat Mobil Daihatsu Bertumbuh 9,1 Persen saat Pasar Lesu

Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026

mobil
Hyundai

Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen

Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

review
Toyota Lan Cruiser

Toyota Land Cruiser 300 HEV, Test di Medan Mini Dakar

KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 September 2026 Kembali Dimulai

Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 September

SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia