Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Kerjasama dengan Safast, MAB akan memulai produksi ribuan kendaraan niaga ringan berbasis baterai atau BEV
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) melakukan kerjasama dengan PT Safast Electric Vehicle Indonesia (SFEV). Dalam perjanjiannya, MAB akan memproduksi 9.000 truk mini atau pikap EV (electric vehicle) untuk Safast.
Mulai Juni 2025 hingga tiga tahun ke depan, MAB harus menghadirkan pikap listrik secara bertahap. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh kedua pihak di ajang PEVS 2025
“MAB berusaha untuk tetap menjadi pionir dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini kami lakukan dalam rangka ikut berkontribusi dan mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi polusi udara,” ungkap Kelik Irwantono, Direktur Utama MAB di JIExpo Kemayoran, Jakarta (04/05).
Truk Mini MAB dikatakan cocok sebagai kendaraan pengangkut barang atau logistik. Hadirnya model tersebut, menambah pilihan unit yang ditawarkan MAB.
Sebelumnya MAB sudah memiliki bus listrik berukuran besar dan medium. Selain itu, mereka juga telah memasarkan truk serta motor listrik.
Bus listrik mereka dengan panjang 12 meter telah lolos sertifikasi uji tipe pada November 2019. Penjualan pertama dilakukan oleh PT Paiton Energy.
Lalu pemasaran bus listrik buatan MAB ke berbagai instansi seperti PT Riau Andalan Pulp and Paper, PT Kideco Jaya Agung, PT Bukit Asam Tbk, PT Kaltim Parna Industry, PT Pupuk Kaltim, PT Chandra Asri Petrochemical, PT Vale Indonesia, Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kota Bontang, Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Lalu belum lama ini Pemerintah provinsi DKI Jakarta resmi menggunakan truk sampah dari MAB.
Pikap EV MAB dikatakan akan masuk jalur produksi di pabrik yang terletak di Demak, Jawa Tengah. Adapun fasilitas tersebut menyedot dana investasi sekitar Rp 60 miliar.
Kolaborasi MAB dan Safast disebut-sebut sebagai upaya untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Safast atau SFEV sendiri merupakan mitra strategis dari GOTION dan PT Green Power Group. Fokus bisnis SFEV pada kendaraan komersial berbasis energi baru dan layanan nilai tambah baterai daya listrik.
Tidak hanya itu, SFEV juga memiliki layanan manajemen jarak tempuh baterai hingga pemanfaatan teknologi cerdas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta