Korlantas Ungkap Rekayasa Lalu Lintas Jalur Mudik Lebaran 2026
28 Januari 2026, 13:00 WIB
Korlantas gelar Sertifikasi Training Of Trainer untuk para instruktur agar keselamatan berkendara meningkat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas atau Kakorlantas gelar Sertifikasi Training Of Trainer (TOT) Pendidikan dan Pelatihan Mengemudi seluruh Indonesia serta Asesmen Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) Level 4 Instruktur/Trainer Korlantas Polri.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan berkendara yang selama ini sudah menjadi perhatuan dunia. Pasalnya jumlah korban kecelakaan kini lebih banyak dari pada korban perang.
“Keselamatan jalan itu tidak bisa lagi kita katakan sebagai sesuatu yang kecil. Karena dari sana bisa berpengaruh pada banyak hal ekonomi sosial dan lain sebagainya,” ujar Irjen Pol Firman Shantyabudi saat membuka pelatihan.
Berdasarkan data yang disampaikan Korlantas Polri, sepanjang 2022 telah terjadi sedikitnya 137.000 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut ada 27.000 orang meninggal dunia dengan waktu kejadian paling banyak terjadi pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.
Dengan memperhatikan keselamatan jalan maka semua menjadi perhatian serta harus dilaksanakan secara bersama-sama. Mulai dari jalannya harus baik, sistemnya juga optimal, pengemudi cakap, kendaraan sehat hingga pasca pertolongan kecelakaan itu juga harus dilaksanakan secara efektif.
“Saya katakan tadi anak didik yang akan menjadi tanggung jawab para instruktur ini bisa betul-betul tertanam bahwa berlalu lintas itu bukan hanya sekedar bisa mengemudi. Ada faktor lain dan lebih besar,” ungkap Kakorlantas Polri.
Pengendara bertanggung jawab, toleransi, hak, kewajiban, pengetahuan keterampilan dan kesehatan ini menjadi satu paket serta tidak bisa dipisahkan. Semua harus berada di jalan bersama-sama untuk keselamatan.
“Tumpahkanlah semua ilmu dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh para peserta didiknya. Tujuannya adalah untuk mencetak pengemudi berkeselamatan, memiliki attitude, sopan santun di jalan dan toleransi tanggung jawab,” tambah Irjen Pol Firman Shantyabudi.
Kegiatan Sertifikasi sudah berjalan sejak tahun 2020 yang dicanangkan tentang dekade keselamatan melalui penyelenggaraan pelatihan dengan total peserta 250 pada gelombang sebelumnya. Sayangnya kali ini jumlahnya sedikit mengalami penurunan menjadi hanya 200 orang dari seluruh Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Desember 2025, 15:00 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
05 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E