Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kemenhub memanggil pimpinan perusahaan air minum serta operator truk imbas kecelakaan di GT Ciawi semalam
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan di GT (Gerbang Tol) Ciawi, Bogor pada Selasa (4/2) malam menyedot perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Kemenhub (Kementerian Perhubungan).
Sebab insiden melibatkan truk terus berulang di Indonesia. Bahkan dalam waktu yang cukup berdekatan.
“Menyikapi kejadian ini, kita tengah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk mengumpulkan data dan kronologi,” ungkap Ahmad Yani, PLT Direktur Jenderal Perhubungan Darat dalam keterangan resmi.
Yani menjelaskan bahwa mereka berupaya memastikan biang kerok dari kecelakaan di GT Ciawi pada malam tadi.
Hal tersebut penting dilakukan, agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. Lalu tak merenggut lebih banyak nyawa lagi.
“Ini untuk tindak lanjut pembinaan dengan mengundang semua pihak terkait upaya mengantisipasi kejadian berulang di masa mendatang,” dia melanjutkan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak Kemenhub turut memanggil pimpinan perusahaan air minum. Kemudian operator angkutan barang penyebab kecelakaan di GT Ciawi.
Lalu menginspeksi keselamatan sekaligus sosialisasi penerapan manajemen keselamatan pada setiap perusahaan pembawa air minum.
Terutama yang beroperasi di lintasan Sukabumi-Jakarta. Jadi dapat memberi rasa aman juga aman bagi para pengguna jalan.
“Kemudian kami juga akan terus melakukan pembinaan terhadap sopir melalui diklat. Terkhusus terkait tata cara mengemudi yang benar serta pengecekan rem sebelum melakukan perjalanan,” tegas yani.
Adapun berdasarkan data yang diperoleh dari Mitra Darat, kendaraan truk dengan nomor polisi B 9235 PYW memiliki status uji berkala sampai 11 Mei 2025.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi dipicu karena sebuah truk pengangkut galon mengalami rem blong.
Sebelum kejadian, kendaraan besar satu ini melaju dari arah Ciawi menuju ke Jakarta. Lalu bagian rem tidak berfungsi tepat di gerbang tol.
“Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem. Sehingga menabrak rangkaian mobil yang sedang melakukan transaksi,” kata Kompol Yudiono, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota.
Pihak kepolisian pun sempat menutup beberapa saat Gerbang Tol Ciawi. Hal itu dilakukan demi mengevakuasi para korban meninggal dunia serta luka-luka.
Terakhir membersihkan puing-puing kendaraan sampai bangunan gerbang tol yang hancur, akibat ditabrak truk bermuatan galon itu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
17 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin