Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Kemenhub memanggil pimpinan perusahaan air minum serta operator truk imbas kecelakaan di GT Ciawi semalam
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan di GT (Gerbang Tol) Ciawi, Bogor pada Selasa (4/2) malam menyedot perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Kemenhub (Kementerian Perhubungan).
Sebab insiden melibatkan truk terus berulang di Indonesia. Bahkan dalam waktu yang cukup berdekatan.
“Menyikapi kejadian ini, kita tengah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk mengumpulkan data dan kronologi,” ungkap Ahmad Yani, PLT Direktur Jenderal Perhubungan Darat dalam keterangan resmi.
Yani menjelaskan bahwa mereka berupaya memastikan biang kerok dari kecelakaan di GT Ciawi pada malam tadi.
Hal tersebut penting dilakukan, agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. Lalu tak merenggut lebih banyak nyawa lagi.
“Ini untuk tindak lanjut pembinaan dengan mengundang semua pihak terkait upaya mengantisipasi kejadian berulang di masa mendatang,” dia melanjutkan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak Kemenhub turut memanggil pimpinan perusahaan air minum. Kemudian operator angkutan barang penyebab kecelakaan di GT Ciawi.
Lalu menginspeksi keselamatan sekaligus sosialisasi penerapan manajemen keselamatan pada setiap perusahaan pembawa air minum.
Terutama yang beroperasi di lintasan Sukabumi-Jakarta. Jadi dapat memberi rasa aman juga aman bagi para pengguna jalan.
“Kemudian kami juga akan terus melakukan pembinaan terhadap sopir melalui diklat. Terkhusus terkait tata cara mengemudi yang benar serta pengecekan rem sebelum melakukan perjalanan,” tegas yani.
Adapun berdasarkan data yang diperoleh dari Mitra Darat, kendaraan truk dengan nomor polisi B 9235 PYW memiliki status uji berkala sampai 11 Mei 2025.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi dipicu karena sebuah truk pengangkut galon mengalami rem blong.
Sebelum kejadian, kendaraan besar satu ini melaju dari arah Ciawi menuju ke Jakarta. Lalu bagian rem tidak berfungsi tepat di gerbang tol.
“Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem. Sehingga menabrak rangkaian mobil yang sedang melakukan transaksi,” kata Kompol Yudiono, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota.
Pihak kepolisian pun sempat menutup beberapa saat Gerbang Tol Ciawi. Hal itu dilakukan demi mengevakuasi para korban meninggal dunia serta luka-luka.
Terakhir membersihkan puing-puing kendaraan sampai bangunan gerbang tol yang hancur, akibat ditabrak truk bermuatan galon itu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
17 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 22:39 WIB
BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat