Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Peminat semakin banyak, Moeldoko berharap insentif mobil listrik bisa berlanjut setleah pergantian presiden
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Relaksasi pajak diberikan oleh pemerintah untuk sejumlah manufaktur kendaraan listrik di Indonesia yang memenuhi persyaratan seperti komitmen investasi atau pembangunan pabrik dalam negeri.
Sudah ada beberapa model menikmati seperti Hyundai Ioniq 5, Kona Electric, Wuling Air ev, Binguo EV sampai Cloud EV. Beberapa merek lain masih CBU (Completely Built Up) tetapi menikmati insentif mobil listrik karena komitmen investasi.
Seperti BYD (Build Your Dreams), saat ini menawarkan tiga model yaitu Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Pabrik mereka di kawasan Subang ditargetkan beroperasi 2026, tetapi belum diketahui jelas model mana yang bakal dirakit lokal.
Mengingat sebentar lagi masa jabatan Presiden Joko Widodo sudah habis, sempat muncul pertanyaan soal nasib insentif mobil listrik di masa mendatang.
“Mudah-mudahan lanjut, saya pikir tahun depan lebih banyak ya permintaannya,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sekaligus Kepala Staf Kepresidenan di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat belum lama ini.
Secara keseluruhan ia menilai minat terhadap EV (Electric Vehicle) terus membaik. Tidak terkecuali untuk motor listrik yang perkembangannya disebut positif selama satu bulan belakangan.
Sebelumnya diberitakan, pada 2024 Presiden Jokowi tercatat memberikan bantuan untuk 60.700 unit motor, termasuk tambahan 10.700 unit tahun ini.
Per 3 September 2024, data di laman SISAPIRa menunjukkan bahwa ada sebanyak 30.067 bantuan motor listrik tersalurkan, sementara 8.843 orang dalam proses verifikasi dan 20.960 orang lainnya baru mendaftarkan diri.
Totalnya kuota bantuan motor listrik tembus 59.870 unit, tersisa 987 lagi untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal itu jadi parameter tingginya minat konsumen terhadap kendaraan listrik.
“Justru kita ingin mendorong lagi agar pemerintah memberikan penambahan alokasi, kita harapkan meningkat ke 100 ribu,” tegas Moeldoko.
Kemudian jika bicara kendaraan roda empat ia percaya diri insentif mobil listrik masih akan dilanjutkan pada pemerintahan baru.
“Sementara masih berlanjut, (di pemerintahan baru) saya pikir tidak akan berubah ya,” kata dia singkat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya