Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Peminat semakin banyak, Moeldoko berharap insentif mobil listrik bisa berlanjut setleah pergantian presiden
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Relaksasi pajak diberikan oleh pemerintah untuk sejumlah manufaktur kendaraan listrik di Indonesia yang memenuhi persyaratan seperti komitmen investasi atau pembangunan pabrik dalam negeri.
Sudah ada beberapa model menikmati seperti Hyundai Ioniq 5, Kona Electric, Wuling Air ev, Binguo EV sampai Cloud EV. Beberapa merek lain masih CBU (Completely Built Up) tetapi menikmati insentif mobil listrik karena komitmen investasi.
Seperti BYD (Build Your Dreams), saat ini menawarkan tiga model yaitu Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Pabrik mereka di kawasan Subang ditargetkan beroperasi 2026, tetapi belum diketahui jelas model mana yang bakal dirakit lokal.
Mengingat sebentar lagi masa jabatan Presiden Joko Widodo sudah habis, sempat muncul pertanyaan soal nasib insentif mobil listrik di masa mendatang.
“Mudah-mudahan lanjut, saya pikir tahun depan lebih banyak ya permintaannya,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sekaligus Kepala Staf Kepresidenan di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat belum lama ini.
Secara keseluruhan ia menilai minat terhadap EV (Electric Vehicle) terus membaik. Tidak terkecuali untuk motor listrik yang perkembangannya disebut positif selama satu bulan belakangan.
Sebelumnya diberitakan, pada 2024 Presiden Jokowi tercatat memberikan bantuan untuk 60.700 unit motor, termasuk tambahan 10.700 unit tahun ini.
Per 3 September 2024, data di laman SISAPIRa menunjukkan bahwa ada sebanyak 30.067 bantuan motor listrik tersalurkan, sementara 8.843 orang dalam proses verifikasi dan 20.960 orang lainnya baru mendaftarkan diri.
Totalnya kuota bantuan motor listrik tembus 59.870 unit, tersisa 987 lagi untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal itu jadi parameter tingginya minat konsumen terhadap kendaraan listrik.
“Justru kita ingin mendorong lagi agar pemerintah memberikan penambahan alokasi, kita harapkan meningkat ke 100 ribu,” tegas Moeldoko.
Kemudian jika bicara kendaraan roda empat ia percaya diri insentif mobil listrik masih akan dilanjutkan pada pemerintahan baru.
“Sementara masih berlanjut, (di pemerintahan baru) saya pikir tidak akan berubah ya,” kata dia singkat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya