Kelanjutan Insentif Mobil Listrik Setelah Pergantian Presiden

Peminat semakin banyak, Moeldoko berharap insentif mobil listrik bisa berlanjut setleah pergantian presiden

Kelanjutan Insentif Mobil Listrik Setelah Pergantian Presiden

KatadataOTO – Relaksasi pajak diberikan oleh pemerintah untuk sejumlah manufaktur kendaraan listrik di Indonesia yang memenuhi persyaratan seperti komitmen investasi atau pembangunan pabrik dalam negeri.

Sudah ada beberapa model menikmati seperti Hyundai Ioniq 5, Kona Electric, Wuling Air ev, Binguo EV sampai Cloud EV. Beberapa merek lain masih CBU (Completely Built Up) tetapi menikmati insentif mobil listrik karena komitmen investasi.

Seperti BYD (Build Your Dreams), saat ini menawarkan tiga model yaitu Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Pabrik mereka di kawasan Subang ditargetkan beroperasi 2026, tetapi belum diketahui jelas model mana yang bakal dirakit lokal.

Mengingat sebentar lagi masa jabatan Presiden Joko Widodo sudah habis, sempat muncul pertanyaan soal nasib insentif mobil listrik di masa mendatang.

BYD Haka Auto
Photo : KatadataOTO

“Mudah-mudahan lanjut, saya pikir tahun depan lebih banyak ya permintaannya,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sekaligus Kepala Staf Kepresidenan di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat belum lama ini.

Secara keseluruhan ia menilai minat terhadap EV (Electric Vehicle) terus membaik. Tidak terkecuali untuk motor listrik yang perkembangannya disebut positif selama satu bulan belakangan.

Sebelumnya diberitakan, pada 2024 Presiden Jokowi tercatat memberikan bantuan untuk 60.700 unit motor, termasuk tambahan 10.700 unit tahun ini.

Per 3 September 2024, data di laman SISAPIRa menunjukkan bahwa ada sebanyak 30.067 bantuan motor listrik tersalurkan, sementara 8.843 orang dalam proses verifikasi dan 20.960 orang lainnya baru mendaftarkan diri.

Totalnya kuota bantuan motor listrik tembus 59.870 unit, tersisa 987 lagi untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal itu jadi parameter tingginya minat konsumen terhadap kendaraan listrik.

Wuling Air ev
Photo : Istimewa

“Justru kita ingin mendorong lagi agar pemerintah memberikan penambahan alokasi, kita harapkan meningkat ke 100 ribu,” tegas Moeldoko.

Kemudian jika bicara kendaraan roda empat ia percaya diri insentif mobil listrik masih akan dilanjutkan pada pemerintahan baru.

“Sementara masih berlanjut, (di pemerintahan baru) saya pikir tidak akan berubah ya,” kata dia singkat.


Terkini

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi