Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Peminat semakin banyak, Moeldoko berharap insentif mobil listrik bisa berlanjut setleah pergantian presiden
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Relaksasi pajak diberikan oleh pemerintah untuk sejumlah manufaktur kendaraan listrik di Indonesia yang memenuhi persyaratan seperti komitmen investasi atau pembangunan pabrik dalam negeri.
Sudah ada beberapa model menikmati seperti Hyundai Ioniq 5, Kona Electric, Wuling Air ev, Binguo EV sampai Cloud EV. Beberapa merek lain masih CBU (Completely Built Up) tetapi menikmati insentif mobil listrik karena komitmen investasi.
Seperti BYD (Build Your Dreams), saat ini menawarkan tiga model yaitu Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Pabrik mereka di kawasan Subang ditargetkan beroperasi 2026, tetapi belum diketahui jelas model mana yang bakal dirakit lokal.
Mengingat sebentar lagi masa jabatan Presiden Joko Widodo sudah habis, sempat muncul pertanyaan soal nasib insentif mobil listrik di masa mendatang.
“Mudah-mudahan lanjut, saya pikir tahun depan lebih banyak ya permintaannya,” kata Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sekaligus Kepala Staf Kepresidenan di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat belum lama ini.
Secara keseluruhan ia menilai minat terhadap EV (Electric Vehicle) terus membaik. Tidak terkecuali untuk motor listrik yang perkembangannya disebut positif selama satu bulan belakangan.
Sebelumnya diberitakan, pada 2024 Presiden Jokowi tercatat memberikan bantuan untuk 60.700 unit motor, termasuk tambahan 10.700 unit tahun ini.
Per 3 September 2024, data di laman SISAPIRa menunjukkan bahwa ada sebanyak 30.067 bantuan motor listrik tersalurkan, sementara 8.843 orang dalam proses verifikasi dan 20.960 orang lainnya baru mendaftarkan diri.
Totalnya kuota bantuan motor listrik tembus 59.870 unit, tersisa 987 lagi untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal itu jadi parameter tingginya minat konsumen terhadap kendaraan listrik.
“Justru kita ingin mendorong lagi agar pemerintah memberikan penambahan alokasi, kita harapkan meningkat ke 100 ribu,” tegas Moeldoko.
Kemudian jika bicara kendaraan roda empat ia percaya diri insentif mobil listrik masih akan dilanjutkan pada pemerintahan baru.
“Sementara masih berlanjut, (di pemerintahan baru) saya pikir tidak akan berubah ya,” kata dia singkat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif