Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Sebuah kecelakaan terjadi melibatkan satu bus RS Bina Sehat Jember, mengakibatkan delapan orang meninggal
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan maut kembali terjadi di Indonesia. Kali ini melibatkan satu unit bus pariwisata yang mengangkut rombongan wisatawan dari RS Bina Sehat Jember.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Minggu (14/09) siang.
Kejadian berawal ketika bus melaju dari arah Bromo menuju ke Jember. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan besar ini mengalami rem blong.
Sopir bus bernama Albahri mengungkapkan kalau dirinya sudah merasakan ada masalah pada sistem pengereman sejak berada di wilayah Jatia, Desa Boto.
Albahri mengatakan bahwa angin pada sistem pengereman bus sudah habis. Sehingga ia tidak mampu menghentikan laju kendaraan.
Akan tetapi bus melaju tak terkendali dalam kecepatan tinggi. Membuat kecelakaan tidak bisa terhindarkan.
Bus RS Bina Sehat Jember itu sempat menghantam pembatas jalan. Lalu menabrak sebuah sepeda motor milik kurir yang sedang melintas.
Sebagian penumpang dilaporkan sampai terlempar keluar dari badan bus. Mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan puluhan lain luka-luka.
Kecelakaan bus RS Bina Sehat Jember lantas menyedot perhatian banyak orang. Sebab ada yang meragukan keterangan dari sang sopir.
“Saya tidak tahu ini bus tipe apa, kalau dia menggunakan (sistem) full air brake maka statement si supir menyebut anginnya habis saya ragu,” buka Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) kepada KatadataOTO, Senin (15/09).
Jusri menjelaskan kalau bus mengandalkan sistem pengereman full air brake, maka ban akan mengunci ketika kehabisan angin.
Ia menilai kalau sang sopir kurang mengenal dengan benar bus yang dikendarai. Jadi memberikan keterangan seperti itu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran