Alasan Nama Kawasaki Absen di Modenas Brusky 125
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Prototipe drone Kawasaki K-Racer X2 bakal digunakan untuk kebutuhan logistik di medan ekstrem Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kawasaki Heavy Industries baru-baru ini sukses melakukan uji coba penerbangan prototipe drone raksasa K-Racer X2. Pesawat tanpa awak itu bisa mengangkut muatan sampai 100 kg.
Penerbangan perdana buat prototipe tersebut merupakan hasil kerja sama Kawasaki dan Ina City, bertajuk Project to Built a Material Transport Platform Using Inmanned VTOL (Vertical take-off and landing) Vehicles.
Diuji di Ina Ski Resort Nagano, Jepang ada beberapa alasan drone Kawasaki tersebut diklaim bisa jadi solusi logistik buat masyarakat setempat.
Seperti menurunnya populasi penduduk di kawasan pegunungan Jepang, belum lagi infrastruktur jalan yang tidak terawat.
Kawasaki K-Racer X2 menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan solusi transportasi drone untuk mengantar kebutuhan logistik di tempat terpencil seperti area ski resort.
Sebelumnya Kawasaki juga sudah punya K-Racer X1. Prototipe X2 ini pakai basis sang pendahulu tapi dirancang lebih kuat untuk penerbangan lebih tinggi.
Muatan bisa ditanggung mencapai 100 kg dan ketinggian maksimum 3.000 meter. Dalam ketinggian lebih rendah K-Racer X2 bahkan bisa membawa muatan 200 kg atau mirip dengan bobot Ninja ZX-6R.
Pengembangan dilakukan dengan meningkatkan ukuran motor penggerak, meski masih mirip yang digunakan pada Kawasaki Ninja.
Kendaraan bermotor VTOL memang memiliki keunggulan tersendiri apalagi buat keperluan logistik. Penyesuaian infrastruktur lebih mudah dan muatan bisa banyak.
Hingga saat ini semakin banyak program logistik menggunakan drone yang digunakan di berbagai wilayah. Kawasaki K-Racer X2 siap menjadi salah satunya.
Terbarunya adalah kerja sama antara perusahaan Jepang dan rumah sakit di Mongolia, menciptakan rute pengantaran logistik tertinggi di dunia bertempat di Ulaanbataar.
Sekadar informasi K-Racer didesain langsung oleh Kawasaki Heavy Industries. Mengambil bentuk helikopter namun dioperasikan tanpa awak di kabin.
Pada 2020 versi awal Kawasaki K-Racer sudah diuji di Taiki-cho Multi-purpose Aviation Park, Hokkaido, Jepang.
Target Kawasaki saat itu adalah menciptakan drone kecepatan tinggi yang tidak mungkin dilakukan oleh helikopter konvensional.
Hasil pengetesan saat itu membuktikan bahwa penerbangan bisa tetap stabil meski dikendalikan dari jarak jauh atau beroperasi otonomus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Juni 2026, 18:27 WIB
12 Juni 2026, 17:56 WIB
11 Juni 2026, 21:52 WIB
08 Juni 2026, 20:00 WIB
27 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar