UD Trucks Bakal Utus Sopir Terbaik ke Jepang Ikut EMC Global
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
Isuzu pindahkan fasilitas produksi di Thailand ke Indonesia khusus untuk merek UD Trucks mulai tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI menegaskan bahwa Isuzu pindahkan fasilitas produksi dari Thailand ke Indonesia. Namun pemindahan dilakukan untuk khusus untuk merek UD Trucks.
Pemindahan diklaim segera dilakukan dan produksinya akan berlangsung mulai 2024. Sementara untuk produksi kendaraan bermerek Isuzu tetap akan dilakukan seperti biasa
"Khusus untuk produk UD Trucks, Isuzu akan memindahkan fasilitas produksinya dari Thailand ke Indonesia. Tapi, itu saya pun kira sudah merupakan achievement yang luar biasa bagi kita di mana mereka berniat memindahkan salah satu produknya,” ungkap Agus (09/06).
Meski demikian ia mengakui bahwa Isuzu tidak akan membuka lahan baru. Pabrikan kendaraan asal Jepang tersebut hanya akan menambah line produksi di Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Karawang.
Penambahan line produksi untuk UD Trucks tentu akan berdampak positif khususnya bagi masyarakat. Pasalnya lapangan pekerjaan akan bertambah.
"Nilai investasinya dua juta dolar AS dan dia (Isuzu) tidak buka lahan baru, tetapi menambah line of production. Jadi, akan ada penyerapan tambahan tenaga kerja sekitar 100 sampai 150 khusus untuk jalur produksi yang baru untuk memproduksi UD Trucks," kata Agus.
Ia juga mengungkapkan target produksi tahun depan yang diyakini bisa tercapai.
"Awalnya, UD Trucks akan produksi di Indonesia tahun 2024 dengan volume 1.600 unit dan tiap tahunnya akan bertambah volume untuk produksinya dari UD Trucks," tegasnya.
Perlu diketahui bahwa Agus Gumiwang baru menyelesaikan kunjungan ke Jepang dan bertemu dengan sejumlah pimpinan perusahaan otomotif, termasuk Isuzu. Dalam kunjungannya disampaikan bahwa pabrikan tersebut akan memindahkan produksi UD Trucks yang selama ini dilakukan di Thailand.
Sementara itu pabrik Isuzu yang berlokasi di Karawang pun memiliki utilisasi cukup besar yaitu 85 persen. Mereka telah memproduksi 44.694 unit kendaraan di 2022 atau setara 15 persen dari total produksi di dunia.
Jumlah ekspor di 2022 pun cukup tinggi yaitu 8.254 unit untuk jenis kendaraan completely built up (CBU). Jumlah tersebut diharapkan bisa meningkat tahun ini seiring membaiknya kondisi pasar dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 10:00 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya
19 Agustus 2026, 21:00 WIB
IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor
19 Agustus 2026, 20:13 WIB
Diler baru Omoda & Jaecoo memiliki fasilitas untuk melayani konsumen di wilayah Tangerang dan sekitarnya
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK