Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu pindahkan fasilitas produksi di Thailand ke Indonesia khusus untuk merek UD Trucks mulai tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI menegaskan bahwa Isuzu pindahkan fasilitas produksi dari Thailand ke Indonesia. Namun pemindahan dilakukan untuk khusus untuk merek UD Trucks.
Pemindahan diklaim segera dilakukan dan produksinya akan berlangsung mulai 2024. Sementara untuk produksi kendaraan bermerek Isuzu tetap akan dilakukan seperti biasa
"Khusus untuk produk UD Trucks, Isuzu akan memindahkan fasilitas produksinya dari Thailand ke Indonesia. Tapi, itu saya pun kira sudah merupakan achievement yang luar biasa bagi kita di mana mereka berniat memindahkan salah satu produknya,” ungkap Agus (09/06).
Meski demikian ia mengakui bahwa Isuzu tidak akan membuka lahan baru. Pabrikan kendaraan asal Jepang tersebut hanya akan menambah line produksi di Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Karawang.
Penambahan line produksi untuk UD Trucks tentu akan berdampak positif khususnya bagi masyarakat. Pasalnya lapangan pekerjaan akan bertambah.
"Nilai investasinya dua juta dolar AS dan dia (Isuzu) tidak buka lahan baru, tetapi menambah line of production. Jadi, akan ada penyerapan tambahan tenaga kerja sekitar 100 sampai 150 khusus untuk jalur produksi yang baru untuk memproduksi UD Trucks," kata Agus.
Ia juga mengungkapkan target produksi tahun depan yang diyakini bisa tercapai.
"Awalnya, UD Trucks akan produksi di Indonesia tahun 2024 dengan volume 1.600 unit dan tiap tahunnya akan bertambah volume untuk produksinya dari UD Trucks," tegasnya.
Perlu diketahui bahwa Agus Gumiwang baru menyelesaikan kunjungan ke Jepang dan bertemu dengan sejumlah pimpinan perusahaan otomotif, termasuk Isuzu. Dalam kunjungannya disampaikan bahwa pabrikan tersebut akan memindahkan produksi UD Trucks yang selama ini dilakukan di Thailand.
Sementara itu pabrik Isuzu yang berlokasi di Karawang pun memiliki utilisasi cukup besar yaitu 85 persen. Mereka telah memproduksi 44.694 unit kendaraan di 2022 atau setara 15 persen dari total produksi di dunia.
Jumlah ekspor di 2022 pun cukup tinggi yaitu 8.254 unit untuk jenis kendaraan completely built up (CBU). Jumlah tersebut diharapkan bisa meningkat tahun ini seiring membaiknya kondisi pasar dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 16:06 WIB
21 Februari 2026, 21:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
28 Januari 2026, 18:00 WIB
16 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini