Astra UD Trucks Ciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan di Boja Farm
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Isuzu pindahkan fasilitas produksi di Thailand ke Indonesia khusus untuk merek UD Trucks mulai tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI menegaskan bahwa Isuzu pindahkan fasilitas produksi dari Thailand ke Indonesia. Namun pemindahan dilakukan untuk khusus untuk merek UD Trucks.
Pemindahan diklaim segera dilakukan dan produksinya akan berlangsung mulai 2024. Sementara untuk produksi kendaraan bermerek Isuzu tetap akan dilakukan seperti biasa
"Khusus untuk produk UD Trucks, Isuzu akan memindahkan fasilitas produksinya dari Thailand ke Indonesia. Tapi, itu saya pun kira sudah merupakan achievement yang luar biasa bagi kita di mana mereka berniat memindahkan salah satu produknya,” ungkap Agus (09/06).
Meski demikian ia mengakui bahwa Isuzu tidak akan membuka lahan baru. Pabrikan kendaraan asal Jepang tersebut hanya akan menambah line produksi di Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Karawang.
Penambahan line produksi untuk UD Trucks tentu akan berdampak positif khususnya bagi masyarakat. Pasalnya lapangan pekerjaan akan bertambah.
"Nilai investasinya dua juta dolar AS dan dia (Isuzu) tidak buka lahan baru, tetapi menambah line of production. Jadi, akan ada penyerapan tambahan tenaga kerja sekitar 100 sampai 150 khusus untuk jalur produksi yang baru untuk memproduksi UD Trucks," kata Agus.
Ia juga mengungkapkan target produksi tahun depan yang diyakini bisa tercapai.
"Awalnya, UD Trucks akan produksi di Indonesia tahun 2024 dengan volume 1.600 unit dan tiap tahunnya akan bertambah volume untuk produksinya dari UD Trucks," tegasnya.
Perlu diketahui bahwa Agus Gumiwang baru menyelesaikan kunjungan ke Jepang dan bertemu dengan sejumlah pimpinan perusahaan otomotif, termasuk Isuzu. Dalam kunjungannya disampaikan bahwa pabrikan tersebut akan memindahkan produksi UD Trucks yang selama ini dilakukan di Thailand.
Sementara itu pabrik Isuzu yang berlokasi di Karawang pun memiliki utilisasi cukup besar yaitu 85 persen. Mereka telah memproduksi 44.694 unit kendaraan di 2022 atau setara 15 persen dari total produksi di dunia.
Jumlah ekspor di 2022 pun cukup tinggi yaitu 8.254 unit untuk jenis kendaraan completely built up (CBU). Jumlah tersebut diharapkan bisa meningkat tahun ini seiring membaiknya kondisi pasar dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Mei 2026, 13:00 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Terkini
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.
03 Juli 2026, 13:41 WIB
Berikut adalah spesifikasi Toyota Hilux BEV, era baru pikap elektrifikasi Toyota untuk pasar Indonesia
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Hyundai Ioniq 3 bakal jadi salah satu produk kejutan dari PT HMID untuk konsumen melalui ajang GIIAS 2026
03 Juli 2026, 06:16 WIB
para pengguna mobil harus memperhatikan pelat nomornya jika ingin melintas karena ada ganjil genap Jakarta
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta menjelang akhir pekan hari ini, Jumat 3 Juli 2026