Astra UD Trucks Berkongsi Strategis Dengan Pertamina Patra Niaga
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Isuzu pindahkan fasilitas produksi di Thailand ke Indonesia khusus untuk merek UD Trucks mulai tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI menegaskan bahwa Isuzu pindahkan fasilitas produksi dari Thailand ke Indonesia. Namun pemindahan dilakukan untuk khusus untuk merek UD Trucks.
Pemindahan diklaim segera dilakukan dan produksinya akan berlangsung mulai 2024. Sementara untuk produksi kendaraan bermerek Isuzu tetap akan dilakukan seperti biasa
"Khusus untuk produk UD Trucks, Isuzu akan memindahkan fasilitas produksinya dari Thailand ke Indonesia. Tapi, itu saya pun kira sudah merupakan achievement yang luar biasa bagi kita di mana mereka berniat memindahkan salah satu produknya,” ungkap Agus (09/06).
Meski demikian ia mengakui bahwa Isuzu tidak akan membuka lahan baru. Pabrikan kendaraan asal Jepang tersebut hanya akan menambah line produksi di Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Karawang.
Penambahan line produksi untuk UD Trucks tentu akan berdampak positif khususnya bagi masyarakat. Pasalnya lapangan pekerjaan akan bertambah.
"Nilai investasinya dua juta dolar AS dan dia (Isuzu) tidak buka lahan baru, tetapi menambah line of production. Jadi, akan ada penyerapan tambahan tenaga kerja sekitar 100 sampai 150 khusus untuk jalur produksi yang baru untuk memproduksi UD Trucks," kata Agus.
Ia juga mengungkapkan target produksi tahun depan yang diyakini bisa tercapai.
"Awalnya, UD Trucks akan produksi di Indonesia tahun 2024 dengan volume 1.600 unit dan tiap tahunnya akan bertambah volume untuk produksinya dari UD Trucks," tegasnya.
Perlu diketahui bahwa Agus Gumiwang baru menyelesaikan kunjungan ke Jepang dan bertemu dengan sejumlah pimpinan perusahaan otomotif, termasuk Isuzu. Dalam kunjungannya disampaikan bahwa pabrikan tersebut akan memindahkan produksi UD Trucks yang selama ini dilakukan di Thailand.
Sementara itu pabrik Isuzu yang berlokasi di Karawang pun memiliki utilisasi cukup besar yaitu 85 persen. Mereka telah memproduksi 44.694 unit kendaraan di 2022 atau setara 15 persen dari total produksi di dunia.
Jumlah ekspor di 2022 pun cukup tinggi yaitu 8.254 unit untuk jenis kendaraan completely built up (CBU). Jumlah tersebut diharapkan bisa meningkat tahun ini seiring membaiknya kondisi pasar dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 18:00 WIB
16 Desember 2025, 12:00 WIB
10 Desember 2025, 16:00 WIB
13 November 2025, 18:00 WIB
05 November 2025, 14:27 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya