Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
Kebijakan dari pemerintah seperti insentif jadi perhatian utama pabrik otomotif China sebelum investasi di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Banyak pabrik China mulai masuk dan berinvestasi di Indonesia karena melihat peluang pasar yang besar. Salah satu hal jadi pertimbangan untuk pabrikan adalah kebijakan pemerintah.
Saat ini regulasi berlaku berupa relaksasi pajak untuk mobil listrik murni alias BEV (Battery Electric Vehicle). Sedangkan kendaraan ramah lingkungan lain seperti hybrid dan Plug-In Hybrid belum mendapatkan keringanan.
Kelanjutan insentif mobil listrik juga jadi pertanyaan mengingat pergantian pemerintahan terjadi tidak lama lagi. Manufaktur asal China banyak menanamkan modal, sehingga mereka berharap subsidi masih tetap dilanjutkan guna mendukung elektrifikasi.
Seperti disampaikan oleh pihak BYD (Build Your Dreams). Raksasa otomotif dari Tiongkok itu sekarang memasarkan empat model yakni Dolphin, Atto 3, Seal dan M6.
Hanya saja masih berstatus CBU (Completely Built Up/impor utuh) dan memanfaatkan subsidi karena telah berkomitmen bakal membangun pabrik.
Ketika ditanya tanggapan terkait peluang insentif mobil listrik dihentikan di pemerintahan baru, perwakilan BYD berharap hal itu tidak terjadi.
“Salah satu yang saya lihat, kunci keberhasilan negara adalah konsistensi kebijakan,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Bekasi, Jawa Barat belum lama ini.
Apalagi jika melihat adopsi kendaraan listrik yang dinilai membaik selama ini. Ia mendukung jika pemberian insentif mobil listrik tetap berlanjut.
“Keinginan kami adalah terus konsolidasi untuk pengembangan kebijakan lebih baik,” tegas dia.
Di lain sisi, PT CSI (Chery Sales Indonesia) juga berniat untuk terus mendukung transisi penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Mereka berencana memperkenalkan mobil hybrid namun masih menunggu kebijakan pemerintah.
“Kita ada rencana coba bawa (Tiggo 8 PHEV) setir kanan di 2024, tetapi juga tergantung Policy dari pemerintah,” kata Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI di Jakarta Selatan, Selasa (8/10).
Model dipilih adalah SUV (Sport Utility Vehicle) karena melihat kebutuhan masyarakat saat ini yang dinilai membutuhkan kendaraan fungsional dengan kapasitas besar dan cocok untuk penggunaan keluarga.
Wacana pemberian insentif untuk mobil hybrid sejauh ini memang tidak dilanjutkan karena pemerintah fokus pada BEV. Namun masih banyak pabrikan menunggu insentif buat mobil hybrid karena berpeluang menarik konsumen beralih dari kendaraan konvensional.
Ditambah lagi mobil hybrid terbilang serupa mobil mesin bensin. Karena pemilik tidak perlu melakukan Charging, tetapi cukup mengisi bahan bakar bensin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 16:17 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik