Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini
30 Januari 2026, 15:00 WIB
Pada awal tahun rencana Chery bawa PHEV ke RI sudah diungkap, bakal pakai basis dari lini SUV seri Tiggo
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) belum banyak digunakan di Indonesia. Modelnya pun terbatas, seperti yang ditawarkan PT TAM (Toyota Astra Motor) yakni RAV4 PHEV.
Mobil hybrid jenis plug-in ini diklaim memiliki banyak keunggulan, salah satunya efisiensi bahan bakar. Kemudian bisa diisi daya layaknya BEV (Battery Electric Vehicle) dan pakai bensin seperti mobil konvensional.
Dari segi harga memang masih mahal, bahkan jauh di atas beberapa mobil listrik di Indonesia. Sebagai gambaran, Toyota RAV4 PHEV dijual Rp 1,15 miliar OTR (On The Road) Jakarta.
Meski begitu, PT CSI (Chery Sales Indonesia) tetap berencana memboyong model hybrid. Mereka berharap bisa ada kebijakan tertentu dari pemerintah untuk mempermudah memasarkan PHEV.
Saat ini kebijakan baru mendukung BEV murni saja. Ada keringanan buat produsen jika melakukan perakitan lokal atau impor namun dengan komitmen mendirikan pabrik di Tanah Air.
“Chery sudah ada generasi ketiga platform PHEV, Tiggo 8 di China, setir kiri. Kita ada rencana coba bawa versi setir kanan (ke Indonesia) di 2025,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI di Jakarta Selatan, Selasa (8/10).
Ia menegaskan PHEV merupakan satu dari sekian solusi transportasi yang bisa membantu mengurangi emisi karbon serta menambah variasi pilihan untuk konsumen.
“Tetapi kita tunggu Policy pemerintah. (Menunggu) ada pasarnya, harga cocok, konsumen bisa terima,” tegas Zeng Shuo.
Sebelumnya diberitakan mengawali 2024 pihak Chery mengungkapkan sistem PHEV milik pabrikan asal Tiongkok itu memiliki kualitas tinggi dan berada di atas kompetitor.
Rencana Chery bawa PHEV ke Indonesia juga didukung dengan naiknya minat masyarakat secara global terhadap hybrid jenis itu.
“Setelah IIMS 2024 kita akan share lebih banyak informasi soal PHEV, tetapi pasti akan kami bawa ke sini,” ungkap Qu Jizong, Executive Vice President PT CSI beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, salah satu model PHEV dari seri Tiggo di China adalah Tiggo 8 Pro PHEV. Desainnya masih klasik mempertahankan identitas Chery dengan Diamond Front Grille.
Mobil menggunakan mesin berkapasitas 1.500 cc Turbo dan dua motor elektrik. Konfigurasi ini membuat Tiggo 8 Pro PHEV bisa melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,5 detik.
Jika cuma mengandalkan baterai, Chery Tiggo 8 Pro PHEV dapat menunjang perjalanan sampai 75 km. Secara keseluruhan, dalam kondisi baterai dan tangki bensin penuh mobil bisa menjelajah 1.000 km (pengetesan NEDC).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 15:00 WIB
29 Januari 2026, 19:08 WIB
29 Januari 2026, 07:00 WIB
28 Januari 2026, 15:00 WIB
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
30 Januari 2026, 15:00 WIB
Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda
30 Januari 2026, 14:06 WIB
Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang
30 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu
30 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki eVitara dikabarkan bakal meluncur di Indonesia International Motor Show 2026 dengan status impor CBU
30 Januari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo Indonesia resmikan komunitas J5 Evo yang akan jadi wadah para pemilik kendaraan listrik terbaru mereka
30 Januari 2026, 10:00 WIB
Xpeng P7 jadi opsi baru sedan bertenaga listrik untuk konsumen Indonesia, berikut rangkuman spesifikasinya
30 Januari 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi New Pajero Sport banyak dipilih masyarakat untuk menjadi teman sejati di setiap perjalanan