Keran Pemesanan DFSK E5 Plus Dibuka, Cukup Rp 5 ribu
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Pada awal tahun rencana Chery bawa PHEV ke RI sudah diungkap, bakal pakai basis dari lini SUV seri Tiggo
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) belum banyak digunakan di Indonesia. Modelnya pun terbatas, seperti yang ditawarkan PT TAM (Toyota Astra Motor) yakni RAV4 PHEV.
Mobil hybrid jenis plug-in ini diklaim memiliki banyak keunggulan, salah satunya efisiensi bahan bakar. Kemudian bisa diisi daya layaknya BEV (Battery Electric Vehicle) dan pakai bensin seperti mobil konvensional.
Dari segi harga memang masih mahal, bahkan jauh di atas beberapa mobil listrik di Indonesia. Sebagai gambaran, Toyota RAV4 PHEV dijual Rp 1,15 miliar OTR (On The Road) Jakarta.
Meski begitu, PT CSI (Chery Sales Indonesia) tetap berencana memboyong model hybrid. Mereka berharap bisa ada kebijakan tertentu dari pemerintah untuk mempermudah memasarkan PHEV.
Saat ini kebijakan baru mendukung BEV murni saja. Ada keringanan buat produsen jika melakukan perakitan lokal atau impor namun dengan komitmen mendirikan pabrik di Tanah Air.
“Chery sudah ada generasi ketiga platform PHEV, Tiggo 8 di China, setir kiri. Kita ada rencana coba bawa versi setir kanan (ke Indonesia) di 2025,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI di Jakarta Selatan, Selasa (8/10).
Ia menegaskan PHEV merupakan satu dari sekian solusi transportasi yang bisa membantu mengurangi emisi karbon serta menambah variasi pilihan untuk konsumen.
“Tetapi kita tunggu Policy pemerintah. (Menunggu) ada pasarnya, harga cocok, konsumen bisa terima,” tegas Zeng Shuo.
Sebelumnya diberitakan mengawali 2024 pihak Chery mengungkapkan sistem PHEV milik pabrikan asal Tiongkok itu memiliki kualitas tinggi dan berada di atas kompetitor.
Rencana Chery bawa PHEV ke Indonesia juga didukung dengan naiknya minat masyarakat secara global terhadap hybrid jenis itu.
“Setelah IIMS 2024 kita akan share lebih banyak informasi soal PHEV, tetapi pasti akan kami bawa ke sini,” ungkap Qu Jizong, Executive Vice President PT CSI beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, salah satu model PHEV dari seri Tiggo di China adalah Tiggo 8 Pro PHEV. Desainnya masih klasik mempertahankan identitas Chery dengan Diamond Front Grille.
Mobil menggunakan mesin berkapasitas 1.500 cc Turbo dan dua motor elektrik. Konfigurasi ini membuat Tiggo 8 Pro PHEV bisa melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,5 detik.
Jika cuma mengandalkan baterai, Chery Tiggo 8 Pro PHEV dapat menunjang perjalanan sampai 75 km. Secara keseluruhan, dalam kondisi baterai dan tangki bensin penuh mobil bisa menjelajah 1.000 km (pengetesan NEDC).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 17:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
06 Juni 2026, 19:00 WIB
04 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI