IMOS 2024 Incar Investor Baru Masuk Indonesia

Pameran otomotif IMOS 2024 diharapkan bisa jadi ajang untuk menarik investor berinvestasi di Indonesia

IMOS 2024 Incar Investor Baru Masuk Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Deretan pameran otomotif nasional digelar menawarkan produk kendaraan bermotor buat masyarakat. Selain banyak pilihan, perhelatan tersebut juga sediakan banyak program menarik.

Tidak terkecuali IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show) yang digelar jelang akhir Oktober. Di tengah melemahnya daya beli masyarakat, pihak penyelenggara yakin pameran bisa bantu dongkrak penjualan motor nasional.

AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) turut mengungkapkan IMOS 2024 bermaksud menunjukkan bahwa industri sepeda motor di Indonesia memiliki potensi besar.

IMOS 2024
Photo : Istimewa

“Buat para stakeholder, ini merupakan ajang promosi sekaligus mengundang investor buat masuk,” kata Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Sepeda motor sendiri masih jadi salah satu moda transportasi yang diminati masyarakat. Karena dari segi harga terbilang lebih terjangkau dan ada banyak pilihan di pasaran.

Sehingga bisa jadi ajang untuk menarik investor. Kemudian melihat hal tersebut, AISI menargetkan jumlah pengunjung IMOS 2024 bisa tembus 100.000 orang atau lebih.

“Tahun lalu 95.000 (pengunjung), kita berharap bisa lebih. Kalau omzet ya kita lihat nanti, cukup sulit menghitung karena lima bulan sudah deflasi,” ucap Sigit.

Bicara soal penjualan motor nasional, Sigit mengungkapkan pameran tidak bisa secara signifikan mendongkrak angkanya. Tetapi dapat jadi satu permulaan dan stimulan untuk calon konsumen.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan bahwa IMOS 2024 tidak hanya diramaikan model motor bermesin bensin atau konvensional, tetapi juga motor listrik.

Menurut dia hal tersebut merupakan dukungan terhadap Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) dalam mendukung penggunaan motor listrik di RI.

Ia menilai saat ini pertumbuhannya baik, terlihat dari penyerapan subsidi motor listrik yang dinikmati ribuan konsumen.

Deretan Motor yang Bisa Dicoba Selama IMOS 2023, Simak Caranya
Photo : TrenOto

“(Penjualan motor listrik) cukup naik dibandingkan tahun lalu ya diperkirakan sampai akhir tahun ini. Tetapi konfirmasi lagi ke Aismoli ya, sekitar 70.000 unit,” ungkap Sigit.

Sebagai informasi pameran IMOS 2024 akan digelar 30 Oktober sampai 3 November 2024. Pameran bertempat di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Berada di Hall 9 dan 10, penyelenggaraannya memakai area lebih luas dibandingkan tahun lalu yakni sampai 15.000 m2 guna mengakomodir kebutuhan peserta dan area Test Ride yang luas.


Terkini

mobil
Xpeng X9 EREV

Xpeng Akuisisi Mayoritas Saham Milik Erajaya

Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia

mobil
Merek Mobil Cina Terlaris

Merek Mobil Cina Terlaris April 2026, BYD Terdepan

BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling

news
Adira

Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo

Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru

mobil
Jetour T2

Jetour Catat Penjualan Positif di April 2026, T2 Jadi Andalan

Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2026

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Memperlebar Jarak

Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 18 Mei 2026 Cek Lokasinya

Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 18 Mei 2026, Cek Lokasi di Sini

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

mobil
Hyundai

Nasib Harga Mobil Hyundai saat Pasar Otomotif Bergejolak

Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif