Gandeng Perusahaan Lokal, MAB Siap Garap Pasar Indonesia Timur
24 Juni 2025, 17:00 WIB
Kehadiran kendaraan berat dan niaga bertenaga listrik mulai ramai, IEE Series 2024 dihadiri 2.400 perusahaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah Energy Week beberapa waktu lalu, IEE Series 2024 dilanjutkan Engineering Week yang mencakup tujuh sektor utama industri di Indonesia mulai dari pertambangan, minyak dan gas sampai konstruksi.
Untuk diketahui perhelatan ini diramaikan lebih dari 2.800 perusahaan dari 44 negara. Berbagai truk dan kendaraan berat dihadirkan di area indoor maupun outdoor JIExpo Kemayoran, Jakarta dari 11-14 September 2024.
Ada banyak inisiatif dilakukan dalam kegiatan ini termasuk pengurangan emisi karbon dan pembagian pengetahun atau edukasi kepada pengunjung soal topik berkelanjutan.
“Banyak produk Electric Based tentunya, sektor industri juga lebih banyak walaupun tahun ini kita bagi menjadi dua minggu. Kita ada sektor kebencanaan kita tampilkan di sini,” kata Lia Indriasari, Country Manager PT Pamerindo Indonesia menanggapi pertanyaan KatadataOTO di JIExpo Kemayoran, Rabu (11/9).
Kolaborasi bersama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menurut Lia terjadi karena sektor industri tidak lepas dari kemungkinan terkendala berbagai hal.
“Engineering Week sendiri sektor terkait di dalamnya relevan sekali dengan Disaster Management. Ada sektor Mining, Construction, Oil and Gas mereka sangat rawan terhadap bencana, mereka butuh mitigasi ketika terjadi bencana,” ucap Lia.
Pameran IEE Series 2024 sekaligus menjadi wadah buat para pelaku industri untuk menemukan produk sesuai kebutuhan mereka. Sebagai referensi, Lia mengungkapkan bahwa total transaksi tahun lalu berhasil tembus Rp 2,2 triliun dari 154 perusahaan yang melapor.
Sebelumnya ia mengatakan pihak penyelenggara tidak pernah melakukan pencatatan jumlah transaksi. Perlu diingat skemanya berbeda dengan pameran mobil penumpang pada umumnya.
“Untuk pameran Business to Business (B2B), biasanya bisnis baru akan terjadi beberapa bulan setelah pameran. Karena mereka banyak tangkap Leads-nya dulu, Follow Up baru bisnis terjadi dua sampai tiga bulan setelah itu,” ungkap Lia.
Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan penyelenggara tak menetapkan target spesifik seperti di pameran kendaraan lain. Tetapi tentu ia berharap ada banyak transaksi terjadi sebagai dampak dari pameran.
Selain itu ia juga tidak menampik banyaknya kehadiran kendaraan berat asal Tiongkok. Secara spesifik di pasar Heavy Equipment, merek China terbilang kompetitif.
“Karena mereka menawarkan lini produk yang sangat luas dengan harga sangat terjangkau dan teknologi cukup mutakhir, walaupun tidak menutup juga bahwa produk dari negara lain juga sangat mumpuni,” jelas Lia.
Sebagai informasi pameran yang berlangsung sampai 14 September 2024 ini menyediakan Shuttle Bus EV gratis buat keberangkatan dan kepulangan, titiknya adalah Senayan City dan Pondok Indah Mall menuju JIExpo Kemayoran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2025, 17:00 WIB
17 September 2024, 21:00 WIB
12 September 2024, 13:00 WIB
12 September 2024, 10:00 WIB
11 September 2024, 22:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta