Fuso Serahkan Truk Listrik eCanter Untuk Dukung Mobilitas Hijau
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
Penuhi kebutuhan kendaraan ramah lingkungan di sektor niaga, Volvo rilis truk listrik di IEE Series 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Selain kendaraan penumpang, sektor kendaraan besar, tambang atau niaga mulai dirambah kendaraan elektrifikasi seperti truk listrik.
Jika dibandingkan mobil penumpang memang belum masif, namun sudah mulai dilirik oleh beberapa perusahaan. Menanggapi hal tersebut Volvo rilis truk listrik pertamanya pada perhelatan IEE Series 2024 (Indonesia Energy and Engineering).
Model yang dihadirkan yakni Volvo FM Electric, namun belum diumumkan lebih rinci terkait harga ditawarkan untuk konsumen Tanah Air. FM Electric sudah dijual di beberapa negara global.
Truk listrik tersebut diklaim telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri transportasi. Sehingga dapat mengakomodir kebutuhan kendaraan tanpa emisi di Indonesia.
“Truk ini melambangkan dedikasi Volvo untuk memimpin langkah menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” kata Hanna Ljungqvist, Wakil Presiden dan Kepala Volvo Trucks India dan Indonesia di JIExpo Kemayoran, Rabu (11/9).
Di pasar global Volvo FM Electric meluncur pada 2019 dan berhasil terjual sebanyak sekitar 6.000 unit di Eropa dan Amerika Utara. Namun unit dengan spesifikasi sesuai buat pasar Indonesia baru siap tahun ini.
Volvo bakal fokus menjual satu model dan tipe dari FM Electric sebagai langkah permulaan. Truk tersebut disesuaikan kebutuhan konsumen yang perlu kendaraan buat menarik kontainer.
“Sementara ini hanya satu spesifikasi dan ukuran baterai. 450 kWh (baterai), untuk jarak tempuh bisa sekitar 300 km,” jelas Bambang Prijono, Direktur Utama PT Indotruck Utama & PT Eka Dharma Jaya Sakti dalam kesempatan sama.
Di masa mendatang Volvo juga tengah menyiapkan kendaraan niaga bertenaga listrik khusus sektor pertambangan. FM Electric ditawarkan saat ini fokus pada kebutuhan penggunaan di jalan raya.
Lebih lanjut Bambang mengungkapkan fitur utama dari truk listrik Volvo adalah operasional sepenuhnya pakai tenaga listrik sehingga mengurangi jejak karbon.
Kemudian efisien biaya karena tidak membutuhkan mesin diesel dan bahan bakar fosil serta tanpa kewajiban ganti oli. Komponen bergerak lebih sedikit jadi biaya perawatan perlu disiapkan jauh lebih hemat.
“Volvo punya komitmen tahun 2030 ke atas mereka produksi truknya 50 persen itu non-fosil,” tegas Bambang.
Dalam kesempatan tersebut Volvo Trucks dan Indomobil Group menandatangani perjanjian dengan PT Pancaran Darat Transport dan PT Artha Satya Karunia, perusahaan logistik yang bakal mulai proses adopsi truk listrik Volvo sebagai armada mereka.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
02 Agustus 2026, 14:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
21 Mei 2026, 07:00 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK