Jetour Investigasi T2 yang Terbakar Akibat Kecelakaan dengan BMW
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Dengan menghadirkan sekolah khusus sopir truk, dapat melahirkan para pengemudi yang lebih berkompeten lagi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan yang diakibatkan oleh truk terus berulang. Biasanya disebabkan oleh banyak faktor, misal kesalahan pengemudi.
Seperti contoh para sopir truk belum berkompeten dalam mengemudi. Mereka kurang memahami apa yang harus dilakukan ketika kondisi darurat.
Semisal ketika melewati jalan menurun dan membawa barang bawaan yang cukup berat. Lalu terjadi rem blong karena salah penanganan.
Sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun. Bisa melibatkan banyak kendaraan di lokasi kejadian.
Tak jerang insiden tersebut mengakibatkan sejumlah orang luka-luka. Bahkan ada yang menjadi korban jiwa.
Oleh sebab itu kondisi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir cukup memprihatinkan. Banyak pihak menilai pemerintah kurang sigap.
Terutama dalam meminimalisir kecelakaan akibat truk-truk besar. Hal ini penting agar tidak merugikan banyak pihak.
Pemerintah pun didorong untuk melakukan tindakan preventif. Seperti dengan membuat sekolah mengemudi khusus sopir truk.
“(Dengan) mewajibkan peningkatan skill pengemudi berupa training, assessment dan lain-lain. Lalu di lapangan melakukan pengawasan yang ketat,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sony menilai langkah ini penting dilakukan pemerintah. Berguna untuk meningkatkan kemampuan para sopir truk.
Agar memahami situasi yang sedang dihadapi ketika di jalan raya. Lalu membaca berbagai kemungkinan-kemungkinan bahaya.
Contohnya menjaga jarak dengan kendaraan di depan, tidak melakukan overspeed sampai overload.
Dengan begitu sekolah khusus sopir truk dapat mencetak pengemudi yang andal. Memiliki kemampuan dibutuhkan ketika di jalan.
Otomatis dapat meminimalisir kecelakaan yang bakal merenggut korban jiwa. Selain itu tidak menimbulkan kerugian juga.
Sementara itu hal senada turut dikatakan oleh Gemilang Tarigan, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).
Ia menilai kalau sekolah khusus sopir truk sangat dibutuhkan sekarang. Pasalnya banyak pengemudi yang kurang piawai.
“Ini memang krusial, di samping kita kekurangan pengemudi. Ini kan tidak ada pendidikan mengenai mengemudi, makanya perlu sekolah,” tutur Gemilang.
Apalagi Gemilang mengungkapkan kalau profesi pengemudi merupakan pilihan terakhir untuk mencari nafkah.
Jadi banyak orang yang akhirnya memaksakan untuk menjalani sebagai sopir truk, padahal kemampuan mereka masih jauh dari kata berkompeten.
“Makanya perlu campur tangan pemerintah tentang hal ini (untuk menghadirkan sekolah khusus sopir truk),” Gemilang menambahkan.
Gemilang pun berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri bisa mempertimbangkan usulan ini. Jadi dapat menekan angka kecelakaan akibat truk.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
22 Januari 2026, 12:00 WIB
22 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 19:20 WIB
Suzuki e Vitara menyasar konsumen yang mengincar eksklusivitas akan sebuah produk mobil listrik inovatif
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Ford mengklaim berhasil meraih hasil positif dalam hal penjualan mobil baru di 2025, disebut alami pertumbuhan
09 Februari 2026, 16:35 WIB
Suzuki XBee menjadi tamu spesial di IIMS 2026 dan berpeluang untuk dipasarkan di pasar otomotif Indonesia
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Selama IIMS 2026 ada diskon motor Honda yang bisa dimanfaatkan pengunjung, lalu tersedia bonus tambahan
09 Februari 2026, 14:00 WIB
VinFast MPV 7 sudah bisa dipesan di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan menarik termasuk kapasitas baterai yang besar
09 Februari 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV menuai respons positif dari konsumen, pihak pabrikan mulai kejar produksi
09 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV listrik Maxus Mifa 7 dan Mifa 9 bakal segera diproduksi lokal pakai fasilitas milik Indomobil Group
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Kehadiran Honda Brio Satya S CVT diklaim berhasil menarik minat banyak pelanggan setelah diluncurkan bulan lalu