Harus Ada Sekolah Khusus Sopir Truk Demi Tekan Angka Kecelakaan

Dengan menghadirkan sekolah khusus sopir truk, dapat melahirkan para pengemudi yang lebih berkompeten lagi

Harus Ada Sekolah Khusus Sopir Truk Demi Tekan Angka Kecelakaan
  • Oleh Satrio Adhy

  • Senin, 08 September 2025 | 09:00 WIB

KatadataOTOKecelakaan yang diakibatkan oleh truk terus berulang. Biasanya disebabkan oleh banyak faktor, misal kesalahan pengemudi.

Seperti contoh para sopir truk belum berkompeten dalam mengemudi. Mereka kurang memahami apa yang harus dilakukan ketika kondisi darurat.

Semisal ketika melewati jalan menurun dan membawa barang bawaan yang cukup berat. Lalu terjadi rem blong karena salah penanganan.

Sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun. Bisa melibatkan banyak kendaraan di lokasi kejadian.

Kecelakaan Truk Terulang di GT Ciawi, Diduga Sopir Lalai
Photo : Jasa Marga

Tak jerang insiden tersebut mengakibatkan sejumlah orang luka-luka. Bahkan ada yang menjadi korban jiwa.

Oleh sebab itu kondisi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir cukup memprihatinkan. Banyak pihak menilai pemerintah kurang sigap.

Terutama dalam meminimalisir kecelakaan akibat truk-truk besar. Hal ini penting agar tidak merugikan banyak pihak.

Pemerintah pun didorong untuk melakukan tindakan preventif. Seperti dengan membuat sekolah mengemudi khusus sopir truk.

“(Dengan) mewajibkan peningkatan skill pengemudi berupa training, assessment dan lain-lain. Lalu di lapangan melakukan pengawasan yang ketat,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Sony menilai langkah ini penting dilakukan pemerintah. Berguna untuk meningkatkan kemampuan para sopir truk.

Agar memahami situasi yang sedang dihadapi ketika di jalan raya. Lalu membaca berbagai kemungkinan-kemungkinan bahaya.

Contohnya menjaga jarak dengan kendaraan di depan, tidak melakukan overspeed sampai overload.

Dengan begitu sekolah khusus sopir truk dapat mencetak pengemudi yang andal. Memiliki kemampuan dibutuhkan ketika di jalan.

Otomatis dapat meminimalisir kecelakaan yang bakal merenggut korban jiwa. Selain itu tidak menimbulkan kerugian juga.

Sementara itu hal senada turut dikatakan oleh Gemilang Tarigan, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).

Ia menilai kalau sekolah khusus sopir truk sangat dibutuhkan sekarang. Pasalnya banyak pengemudi yang kurang piawai.

“Ini memang krusial, di samping kita kekurangan pengemudi. Ini kan tidak ada pendidikan mengenai mengemudi, makanya perlu sekolah,” tutur Gemilang.

Apalagi Gemilang mengungkapkan kalau profesi pengemudi merupakan pilihan terakhir untuk mencari nafkah.

Harus Ada Sekolah Khusus Sopir Truk Demi Tekan Angka Kecelakaan
Photo : Freepik

Jadi banyak orang yang akhirnya memaksakan untuk menjalani sebagai sopir truk, padahal kemampuan mereka masih jauh dari kata berkompeten.

“Makanya perlu campur tangan pemerintah tentang hal ini (untuk menghadirkan sekolah khusus sopir truk),” Gemilang menambahkan.

Gemilang pun berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri bisa mempertimbangkan usulan ini. Jadi dapat menekan angka kecelakaan akibat truk.


Terkini

mobil
Suzuki

Mobil Listrik Pertama Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di Indonesia

Suzuki e Vitara menyasar konsumen yang mengincar eksklusivitas akan sebuah produk mobil listrik inovatif

mobil
Ford

Ford Umumkan Pencapaian Apik di IIMS 2026, Ranger Jadi Andalan

Ford mengklaim berhasil meraih hasil positif dalam hal penjualan mobil baru di 2025, disebut alami pertumbuhan

mobil
Suzuki Xbee

Mengintip Spesifikasi Suzuki Xbee yang Berpeluang Masuk Pasar RI

Suzuki XBee menjadi tamu spesial di IIMS 2026 dan berpeluang untuk dipasarkan di pasar otomotif Indonesia

motor
Honda

Diskon Motor-motor Honda di IIMS 2026, Skutik Tembus Rp 2 Jutaan

Selama IIMS 2026 ada diskon motor Honda yang bisa dimanfaatkan pengunjung, lalu tersedia bonus tambahan

mobil
VinFast MPV 7

VinFast MPV 7 Hadir di IIMS 2026, Siap Tantang BYD M6

VinFast MPV 7 sudah bisa dipesan di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan menarik termasuk kapasitas baterai yang besar

mobil
Jaecoo J5 EV

Produksi Jaecoo J5 EV Dipercepat Setelah Terpesan 12.000 Unit

Mobil listrik Jaecoo J5 EV menuai respons positif dari konsumen, pihak pabrikan mulai kejar produksi

mobil
Maxus

Maxus Pamerkan Mifa 7 dan 9 di IIMS 2026, Siap Produksi Lokal

MPV listrik Maxus Mifa 7 dan Mifa 9 bakal segera diproduksi lokal pakai fasilitas milik Indomobil Group

mobil
Honda Brio Satya S CVT

Honda Brio Satya S CVT Diklaim Dapat Respon Positif

Kehadiran Honda Brio Satya S CVT diklaim berhasil menarik minat banyak pelanggan setelah diluncurkan bulan lalu