Baru Debut, Nama Motor Listrik Honda UC3 Terdaftar di Indonesia
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Aismoli berharap insentif motor listrik bisa segera dicairkan, bahkan dapat dijalankan dalam jangka panjang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memberikan kabar terbaru, soal nasib insentif motor listrik di 2025.
Skema bantuan satu ini disebut-sebut sudah rampung disusun. Tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).
Nantinya Kemenko Perekonomoian yang akan mengumumkan nilai maupun waktu pelaksanaan insentif motor listrik.
Kabar tersebut langsung disabut banyak pihak. Satu di antaranya adalah Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli).
Aismoli berharap Menko Perekonomian segera menyetujui insentif motor listrik. Sehingga dapat cepat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Diharapkan jika prosesnya di 2025 pembayaran bisa di 2026. Artinya program ini jangan dibatasi," ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli saat dihubungi KatadataOTO, Kamis (04/09).
Budi menilai jika insentif motor listrik dapat dimanfaatkan hingga tahun depan, maka bisa terserap sempurna.
Mengingat 2025 tinggal menyisakan tiga bulan lagi. Sehingga waktu tersedia sangat mepet sekali.
Bahkan Ketua Umum Aismoli tersebut meminta insentif motor listrik tidak hanya diberikan selama satu tahun saja. Melainkan bisa dijalankan selama tiga sampai lima tahun ke depan.
"Kalau misalkan tahun ini sudah selesai, tahun depan nunggu kebijakan lagi repot nantikan," Budi melanjutkan.
Meski begitu Aismoli berharap pemerintah bisa serius membahas insentif motor listrik untuk tahun ini.
Sebab masyarakat maupun para pelaku industri sudah menunggu. Jadi jangan sampai ditunda-tunda lagi.
"Semisal di awal mungkin anggaran insentif belum ada pastikan Kemenko Perekonomian akan melakukan koordinasi. Ada anggaran apa yang mungkin belum bisa terlaksa untuk diarahkan guna mendukuing ini (Insentif motor listrik)," tegas Budi.
Sekadar mengingatkan Agus Gumiwang, Menperin mengungkapkan kalau mereka tinggal menunggu restu dari Menko Perekonomian guna menyalurkan insentif motor listrik.
Agus juga menyampaikan kalai skema insentif motor listrik bisa digunakan untuk tahun ini atau 2026.
Sedangkan buat anggaran yang disiapkan, Menperin menyebut itu merupakan kewenangan dari Kemenko Perekonomian.
"Skemanya sama, tetapi (untuk) anggarannya bukan kita," kata Agus di Antara beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui, pada tahun lalu pemerintah mengalokasikan anggaran sampai Rp 1,75 triliun.
Jumlah di atas digunakan buat memberikan insentif dalam pembelian 200 ribu motor listrik baru. Berbentuk berupa diskon sebesar Rp 7 juta per unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 07:00 WIB
17 Januari 2026, 13:00 WIB
12 Januari 2026, 10:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
26 Januari 2026, 18:47 WIB
Forwot baru saja menggelar touring serta diskusi dengan mengusung tema Indonesia's Automotive Outlook 2026
26 Januari 2026, 17:01 WIB
Isu terbakarnya mobil listrik saat melakukan pengisian daya di rumah, menjadi isu penting bagi sebagian pihak
26 Januari 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Connect pada Destinator hadir untuk memanjakan para pengguna dalam setiap perjalanan sehari-hari
26 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD tingkatkan target ekspor mereka dari Cina pada 2026 sebesar 25 persen dibanding pencapaian tahun lalu
26 Januari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran Yamaha Tmax model 2026 menjadi opsi baru bagi para pencinta otomotif, sebab banyak ubahan diberikan
26 Januari 2026, 13:32 WIB
Lepas Trimegah Bekasi hadir untuk melayani konsumen yang ingin mendapatkan mobilitas premium dan berkelas
26 Januari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo gelar Price Lock Insurance agar pelanggandapat kepastian harga saat wacana penghapusan insentif EV
26 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery resmi menyerahkan 5.000 unit Tiggo Series CHS ke pelanggan di Tanah Air yang sudah memesan sejak tahun lalu