Pemesanan Jeep Edisi Anniversary 85 Tahun Mulai di IIMS 2026
09 Februari 2026, 20:00 WIB
Akibat panduan menyesatkan Google Maps dituntut, ini ragam bahaya berkendara jika terlalu andalkan navigasi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Google Maps dituntut pasca aplikasi navigasi tersebut diduga memandu seorang pengemudi mobil di Amerika Serikat melaju ke jembatan terbengkalai hingga tewas.
Pengemudi itu bernama Philip Paxson. Saat kejadian ia tengah berkendara di wilayah yang tidak familiar dan dilaporkan mengandalkan Google Maps untuk memandu perjalanan.
Jika dilihat pada foto lokasi kejadian jembatan tersebut memang sudah putus dan tidak bisa digunakan, alias rusak jauh sebelum dilewati Philip.
Namun hasil laporan juga menyebut bahwa Philip berkendara dengan kondisi cuaca agak hujan dan sudah menjelang gelap.
Lebih fatal lagi tidak ada rambu ataupun penanda untuk mengindikasikan kepada pengemudi bahwa ada jembatan atau jalan rusak. Lokasi itu juga terlihat tidak dirawat baik oleh pihak kepolisian maupun pengembang.
Untuk diketahui kasus ini sebenarnya terjadi pada 30 September 2022. Disebutkan bahwa mobil Jeep Gladiator dipakai Philip terjun dari ketinggian sekitar 20 kaki.
Menanggapi hal itu pihak keluarga melakukan penuntutan terhadap Google Maps dan pelaku bisnis lain atas tuduhan kelalaian.
Ternyata sebelum kejadian terungkap jembatan itu sudah rusak sejak 10 tahun lalu dan tidak bisa digunakan. Masyarakat setempat sudah berusaha menghubungi Google Maps untuk menghindari penggunaan jalan tapi tidak mendapat respon.
“Kami bersimpati terhadap keluarga Paxson. Misi kami adalah untuk menyediakan rute akurat pada aplikasi Maps dan kami sedang meninjau gugatan ini,” ucap José Castañeda, juru bicara Google kepada Associated Press dikutip Senin (25/9).
Sejatinya Google Maps merupakan aplikasi navigasi untuk membantu mengarahkan dan tidak bisa 100 persen diandalkan memandu perjalanan. Karena bukan pertama kali pengemudi kendaraan bermotor dipandu ke rute salah karena aplikasi Maps.
Di Indonesia sendiri kasusnya beragam mulai masuk jalan buntu hingga jalan hutan yang tidak bisa dilalui mobil. Ada juga berbagai kejadian pengendara motor masuk ke jalan tol karena hal serupa.
Agar tidak salah pengemudi harus tetap memperhatikan kondisi jalan dan hindari rute tidak memungkinkan. Prioritaskan juga untuk lebih dulu bertanya pada warga setempat terkhusus bila tidak familiar dengan lokasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 20:00 WIB
23 November 2025, 18:00 WIB
31 Oktober 2025, 13:00 WIB
16 Oktober 2025, 17:00 WIB
26 Agustus 2025, 17:00 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah