Akibat Maksa, Mobil Rental Terjebak di Gang Kecil

Potret mobil rental terjebak di gang kecil, imbas wisatawan maksa berkendara walaupun jalan tidak memungkinkan

Akibat Maksa, Mobil Rental Terjebak di Gang Kecil

TRENOTO – Saat berkendara khususnya di tempat wisata yang masih asing, memang diperlukan kemampuan berkendara yang baik dan tentunya lebih ekstra hati-hati.

Sepenuhnya mengandalkan Google Maps juga bukan hal yang baik. Pada akhirnya pengemudi baiknya tetap lebih fokus pada kondisi jalan dan bertanya penduduk setempat terkait rute yang ingin ditempuh.

Terjadi di salah satu jalan di Santorini, Yunani sempat viral potret mobil rental terjebak di gang kecil. Usut punya usut, Nissan Micra tersebut dikendarai oleh wisatawan yang ingin berkeliling area sekitar.

Photo : Istimewa

Insiden tersebut jadi menuai perhatian karena hal itu sebenarnya bisa terhindarkan jika pengemudi bisa mengira-ngira ukuran jalan. Jika dilihat sekilas jalanan kecil tersebut memang tidak mungkin untuk dilewati kendaraan roda empat, bahkan yang terkecil sekalipun.

Baca juga: Cara Mudah Cek Tarif Tol pakai Google Maps

Berdasarkan keterangan media setempat, hal itu terjadi pada saat libur Paskah di Mesaria. Karena merupakan hari libur, pihak berwenang mengeluarkan keterangan bahwa mobil tersebut mungkin tidak bisa langsung dipindahkan.

Wisatawan penyewa Micra putih itu disebut telah melaporkan kejadiannya kepada pihak rental. TIdak ada informasi lebih lanjut apakah ia mendapatkan sanksi ataupun denda.

Terjadi Lebih Dari Sekali

Pada kota-kota kecil di kawasan Eropa, jalannya memang tidak dibangun untuk mengakomodir kendaraan roda empat. Banyak gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh orang saja.

Sebagai bayangan mobil yang terjebak itu di Indonesia dikenal dengan nama Nissan March. Generasi keempat meluncur setelah facelift 2013, dimensinya bisa dibilang cukup kecil namun tetap tidak muat melewati jalan kecil.

Namun hal ini bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa tahun lalu ada kejadian serupa di tempat yang sama, namun seharusnya bisa jadi perhatian buat wisatawan saat ingin berkendara.

Photo : Istimewa

Pentingnya Memperhatikan Kondisi Jalan

Kejadian mobil ‘nyangkut’ mungkin memang jarang terdengar di sini. Tapi insiden ketika mobil salah rute, masuk dan terjebak di hutan hingga motor melaju masuk ke tol kerap terjadi akibat pengemudi sepenuhnya mengandalkan Google Maps.

Meskipun aplikasi peta tersebut bisa membantu memberikan rute alternatif terbaik, pengemudi tetap harus lebih memperhatikan kondisi jalan dan bertanya kepada warga setempat apabila diarahkan ke tempat yang kurang meyakinkan.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV