Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Setelah KTT ASEAN 2023 berakhir, Polda Metro Jaya tetap gelar ganjil genap Jakarta di sejumlah ruas jalan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – KTT ASEAN 2023 resmi berakhir kemarin namun pembatasan kendaraan berupa ganjil genap Jakarta masih dilakukan. Pasalnya langkah tersebut dinilai masih tetap paling efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas.
Selama ini kemacetan memang telah menjadi masalah yang tidak kunjung selesai. Oleh karena itu pembatasan seperti ganjil genap Jakarta harus dilakukan agar kepadatan bisa berkurang.
Hari ini, Jumat (08/09) adalah giliran mobil berpelat genap untuk melintas di sejumlah jalan protokol. Sementara kendaraan bernomor polisi ganjil harus menunggu hingga pembatasan berakhir atau mencari jalur alternatif.
Agar lebih efektif, aturan ganjil genap Jakarta dilangsungkan dua kali yaitu saat pagi dan sore hari. Kedua waktu tersebut dinilai paling padat sehingga diperlukan perhatian khusus dari kepolisian.
Namun khusus kendaraan listrik maka aturan itu tidak berlaku. Pasalnya pemerintah DKI memberi kelonggaran guna mendukung rencana pertumbuhan mobil elektrifikasi.
Agar masyarakat tetap patuh, petugas akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang rawan terhadap pelanggaran. Mereka juga dilengkapi beberapa fasilitas mulai dari ETLE Statis hingga Mobile untuk memudahkan pengawasan.
Bila tetap nekat maka sanksi berupa denda sebesar Rp500.000 sudah menanti. Aturan ini sesuai pasal 287 UU Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Bila itu semua dirasa memberatkan maka tak ada salahnya untuk menggunakan transportasi umum. Terlebih saat ini LRT sudah diresmikan sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal.
Selain itu kepolisian menggelar contraflow di tol dalam kota berlaku mulai km 0+200 (Cawang) sampai km 7+200 (Semanggi) pukul 06.00 hingga jam 10.00 WIB.
Pemerintah DKI juga tengah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi untuk mendukung pembangunan MRT. Oleh karena itu diharapkan masyarakat melakukan penyesuaian jadwal perjalanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 06:00 WIB
02 Maret 2026, 06:00 WIB
27 Februari 2026, 14:00 WIB
27 Februari 2026, 06:00 WIB
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air
04 Maret 2026, 10:00 WIB
Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif