Ganjil Genap Jakarta 8 September 2023 Tetap Berlaku

Setelah KTT ASEAN 2023 berakhir, Polda Metro Jaya tetap gelar ganjil genap Jakarta di sejumlah ruas jalan

Ganjil Genap Jakarta 8 September 2023 Tetap Berlaku
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 08 September 2023 | 06:20 WIB

TRENOTO – KTT ASEAN 2023 resmi berakhir kemarin namun pembatasan kendaraan berupa ganjil genap Jakarta masih dilakukan. Pasalnya langkah tersebut dinilai masih tetap paling efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas.

Selama ini kemacetan memang telah menjadi masalah yang tidak kunjung selesai. Oleh karena itu pembatasan seperti ganjil genap Jakarta harus dilakukan agar kepadatan bisa berkurang.

Hari ini, Jumat (08/09) adalah giliran mobil berpelat genap untuk melintas di sejumlah jalan protokol. Sementara kendaraan bernomor polisi ganjil harus menunggu hingga pembatasan berakhir atau mencari jalur alternatif.

Ganjil genap Jakarta
Photo : @TMCPoldaMetro

Agar lebih efektif, aturan ganjil genap Jakarta dilangsungkan dua kali yaitu saat pagi dan sore hari. Kedua waktu tersebut dinilai paling padat sehingga diperlukan perhatian khusus dari kepolisian.

Jadwal Ganjil Genap Jakarta

  • Pagi : Pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB
  • Sore : Pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB

Namun khusus kendaraan listrik maka aturan itu tidak berlaku. Pasalnya pemerintah DKI memberi kelonggaran guna mendukung rencana pertumbuhan mobil elektrifikasi.

Daftar Kendaraan Bebas Ganjil Genap Jakarta

  • Mobil listrik
  • Kendaraan TNI-Polri
  • Ambulans
  • Pemadam kebakaran
  • Mobil tenaga kesehatan termasuk dokter
  • Angkutan kota serta taksi

Agar masyarakat tetap patuh, petugas akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang rawan terhadap pelanggaran. Mereka juga dilengkapi beberapa fasilitas mulai dari ETLE Statis hingga Mobile untuk memudahkan pengawasan.

Bila tetap nekat maka sanksi berupa denda sebesar Rp500.000 sudah menanti. Aturan ini sesuai pasal 287 UU Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Bila itu semua dirasa memberatkan maka tak ada salahnya untuk menggunakan transportasi umum. Terlebih saat ini LRT sudah diresmikan sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal.

Ganjil genap Jakarta
Photo : TrenOto

Selain itu kepolisian menggelar contraflow di tol dalam kota berlaku mulai km 0+200 (Cawang) sampai km 7+200 (Semanggi) pukul 06.00 hingga jam 10.00 WIB.

Pemerintah DKI juga tengah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi untuk mendukung pembangunan MRT. Oleh karena itu diharapkan masyarakat melakukan penyesuaian jadwal perjalanan.


Terkini

mobil
BYD Haka Auto

Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV

Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air

mobil
Honda City Hatchback

Honda City Hatchback Resmi Tidak Lagi Diproduksi, Diduga Jadi Hybrid

Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen

news
BPKB elektronik

Warga Depok dan Bekasi Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB

Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka

news
SIM keliling Bandung

Catat Lokasi SIM Keliling Bandung 4 Maret 2026, Awas Salah Jadwal

Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Ada di 5 Tempat Hari Ini 4 Maret 2026

Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda

mobil
Honda Super One

Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta

Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini

mobil
Harga Mobil Listrik Maret 2026

Harga Mobil Listrik Maret 2026, Stabil Mulai Rp 100 Jutaan

Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan

mobil
Mobil Listrik

Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV

Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif