Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
Fasilitas ini belum tersebar banyak dan merata layaknya SPBU, Gaikindo sebut SPKLU hanya untuk darurat
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Ekosistem pendukung kendaraan listrik termasuk SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dan Swap Battery Station harus terus dikembangkan untuk menambah ketenangan calon konsumen.
Saat ini fasilitas tersebut memang masih terbatas karena beberapa alasan. Gaikindo sebut bahwa fasilitas SPKLU hanya untuk darurat.
Tentu konsepnya berbeda dengan SPBU untuk mobil mesin konvensional. Perlu diingat pengisian daya sendiri memakan waktu lebih dari durasi normal pengisian bensin, bisa di atas 15 menit.
Ini yang membedakan SPKLU dan SPBU. Tidak hanya itu pengguna kendaraan listrik juga bisa terlebih dulu melakukan pengisian daya di rumah sebelum berkendara.
Meski begitu, Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo menegaskan fasilitas tersebut tetap perlu disebar merata agar konsumen tenang dan bisa mengurangi range anxiety para pengguna.
“Kalau untuk city car penggunaan dari rumah, kantor ke mall sebetulnya bisa isi (daya baterai) saat di rumah. Perlu data lebih akurat bahwa SPKLU itu diperlukan untuk emergency,” ucap Kukuh saat Forum Diskusi Denpasar 12 pada Rabu (6/9).
Menurut dia kebanyakan kendaraan yang pemakaian untuk mobilitas dari rumah ke kantor bisa dilakukan charging di rumah. Daya baterai akan cukup dipakai dalam jarak tersebut.
Ke depannya PLN juga akan turut berkolaborasi dengan beragam pihak terkait membantu penyediaan fasilitas SPKLU baik di tempat umum maupun di rumah para pemilik mobil listrik.
Kukuh melanjutkan seluruh pihak terkait harus mulai memikirkan persiapan fasilitas SPKLU tidak hanya di kota besar namun merata di beragam wilayah.
Mengingat masyarakat Indonesia juga kerap berkendara jarak jauh, penting buat mereka untuk mengetahui informasi lokasi charging station terdekat.
“Nampaknya sudah mulai pengembangan seperti Google Maps mulai menambah lokasi charging station, menarik. Kalau mengenai pengembangan industri ini kita di mobil perlu pendalaman dan percepatan di komponen-komponen tersebut,” ujar dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik