Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 9 Oktober 2026, Simak Dendanya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 26 Agustus 2024 kembali diterapkan untuk mengurangi kemacetan meski ada aksi demo
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Partai Buruh berencana melakukan aksi demo hingga 27 Agustus 2024. Hal ini untuk memastikan aturan Pilkada yang sudah ditetapkan tidak lagi berubah demi kepentingan pihak tertentu.
Meski demikian kepolisian memastikan tetap melaksanakan pembatasan berupa ganjil genap Jakarta. Kebijakan itu diambil guna memastikan kelancaran arus lalu lintas khususnya di jam sibuk.
Hari ini Senin (26/08) merupakan giliran mobil berpelat genap untuk melintas bebas di puluhan ruas jalan protokol. Sedangkan kendaraan bernomor ganjil harus menunggu hingga pembatasan selesai.
Guna memberi kemudahan maka pembatasan tidak dilakukan selama 24 jam. Pemerintah hanya akan menerapkannya saat jam sibuk yaitu pada pagi dan sore hari.
Sudah disediakan pula beberapa jalur alternatif untuk dilalui masyarakat yang tetap ingin menggunakan mobil. Namun rutenya memang memutar sehingga waktu tempuhnya lebih lama dibanding lewat jalan utama.
Beberapa kendaraan sebenarnya diberi keistimewaan sehingga tidak terpengaruh oleh ganjil genap Jakarta. Salah satunya adalah mobil listrik yang saat ini tengah didorong perkembangannya oleh pemerintah pusat.
Selain menempatkan petugas, kepolisian juga memanfaatkan teknologi untuk mengawasi lalu lintas. Mulai dari ETLE Statis hingga Mobile akan dikerahkan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
Seluruh pelanggaran nantinya dijerat sanksi berupa denda sebesar Rp 500.000. Aturan ini sesuai pasal 287 UU Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Supaya ganjil genap Jakarta semakin efektif maka kepolisian menggelar contraflow di tol dalam kota berlaku mulai km 0+200 (Cawang) sampai juga km 7+200 (Semanggi) pukul 06.00 hingga jam 10.00 WIB.
Pemerintah DKI juga tengah melaksanakan rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi sebagai dukungan pembangunan MRT. Oleh karena itu diharapkan masyarakat melakukan penyesuaian jadwal perjalanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
07 Oktober 2026, 06:09 WIB
06 Oktober 2026, 06:00 WIB
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Terkini
04 November 2026, 13:00 WIB
Aturan TKDN 60 persen yang digadang-gadang akan diterapkan pada 2027 mendapat perhatian serius dari MG
04 November 2026, 11:00 WIB
Daihatsu catat kenaikan penjualan Januari-Oktober 2026, tumbuh delapan persen dari periode sama di 2025
04 November 2026, 09:00 WIB
Chery Volt Dragon ikut jejak BYD Flash Charging, tawarkan SPKLU ultra cepat buat pengguna lini elektrifikasi
04 November 2026, 07:00 WIB
Kendaraan niaga listrik Forland resmi mengaspal di Indonesia sebagai opsi baru para pengusaha di dalam negeri
03 November 2026, 21:00 WIB
Yamaha RW350 dan 700 baru saja diluncurkan dalam ajang EICMA 2026 dan mulai dijual pada musim semi 2027
03 November 2026, 20:20 WIB
Berlibur menggunakan mobil listrik bisa menjadi opsi terbaik, sebab diklaim mampu menekan pengeluaran
03 November 2026, 17:00 WIB
Merek Tiongkok lain berpeluang ikut menghadirkan pengisian daya ultra cepat mirip BYD Flash Charging di RI
03 November 2026, 15:00 WIB
Strategi hadapi tantangan penjualan, Lexus bakal merakit model SUV listrik di Tiongkok mulai tahun depan