Gaikindo Pastikan GJAW Digelar Lagi di 2026, Lokasi Lebih Besar

Gaikindo berniat untuk menggelar GJAW 2026 sebagai wadah para pencinta otomotif berbelanja berbagai produk

Gaikindo Pastikan GJAW Digelar Lagi di 2026, Lokasi Lebih Besar

KatadataOTOGJAW 2025 menjadi pameran penutup pada tahun ini. Ajang tersebut diklaim mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Pameran kali ini dianggap penting sebagai pendorong peningkatan transaksi otomotif jelang akhir tahun. Sehingga dapat menstimulus masyarakat berbelanja mobil baru.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pun, berniat kembali menggelar GJAW pada 2026.

Hal itu karena mereka mendapat berbagai masukan positif. Baik dari pengunjung maupun para pabrikan.

GJAW 2025
Photo: KatadataOTO

“Dengan semangat positif, Gaikindo menginformasikan bahwa Permata Bank GJAW akan kembali diselenggarakan pada penghujung tahun depan,” ungkap Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Pelaksana GJAW 2025 beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Anton memastikan Gaikindo akan terus berinovasi. Seperti menghadirkan berbagai perubahan untuk GJAW 2026.

Penting dilakukan demi memanjakan para pencinta otomotif nasional. Sehingga dapat menarik minat mereka buat berbelanja.

“Gaikindo akan terus berinovasi dan memperbaiki setiap aspek penyelenggaraan pameran agar dapat memberikan pengalaman yang lebih baik, bagi semua pihak yang terlibat,” pungkas Anton.

Bahkan Gaikindo berpeluang memperluas area pameran. Jadi dapat menampung lebih banyak produk kendaraan.

Dengan begitu kian beragam opsi kendaraan roda empat, untuk masyarakat beli di penghujung tahun depan.

“Tahun depan kita liat animonya juga. Target mungkin pasti lebih besar daripada yang sekarang,” lanjut dia.

Anton juga memberi sinyal bahwa pameran GJAW 2026 masih diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang.

“Kita harapkan bisa (menggunakan) 10 hall, ditambah dengan Nusantara juga. Tetapi tergantung dari animo masyarakat maupun peserta,” kata Anton.

Capaian Manis di 2025

Sebagai informasi, Anton sebelumnya mengklaim kalau jumlah pengunjung GJAW 2025 lebih tinggi dibandingkan pada 2024.

Sayang Anton tidak menyebut secara rinci, berapa jumlah masyarakat yang hadir langsung selama GJAW 2025 berlangsung.

“Saat ini pengumpulan data transaksi dari seluruh peserta masih berlangsung. Namun kami telah menerima banyak feedback positif mengenai pencapaian transaksi yang sangat baik,” ujar dia.

Toyota Veloz Hybrid
Photo: KatadataOTO

Sekadar mengingatkan, pada GJAW 2024 mencatatkan 145.788 pengunjung selama 10 hari penyelenggaraan.

Tentu pencapaian pada 2025, tidak lepas dari kehadiran berbagai mobil baru. Semisal Toyota Veloz Hybrid, Changan Lumin sampai Deepal S07.

Tidak ketinggalan masih ada Jetour T2 turut dipasarkan. Disusul Chery J6T, Lepas L8, Geely EX2 maupun Suzuki Grand Vitara Minor Change.


Terkini

otosport
Aprilia

Aprilia Diyakini Menjadi Ancaman Serius Bagi Ducati di MotoGP 2026

Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP

mobil
Honda City Hatchback

City Hatchback Tak Lagi Disuplai ke Diler, Honda Buka Suara

Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong

mobil
BYD

BYD Punya Sub Merek Baru, Tawarkan Mobil buat Armada Taksi

BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi

mobil
Mobil Cina

BYD Jadi Merek Mobil Cina Terlaris di 2025, Jual 44 Ribu Unit

BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu

mobil
PHEV Chery

Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu

Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi

otopedia
Honda Super One

Mengenal COE yang Buat Harga Honda Super One Melambung Tinggi

Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari