Gaikindo Masih Berharap Target Penjualan Mobil 2025 Bisa Tercapai

Target penjualan mobil Gaikindo disebut masih belum berubah, angkanya adalah 850 ribu unit sampai tutup tahun

Gaikindo Masih Berharap Target Penjualan Mobil 2025 Bisa Tercapai

KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meyakini target penjualan mobil domestik di akhir tahun bisa mencapai target.

Perlu diketahui Gaikindo sempat menetapkan target awal angka penjualan mobil di tengah berbagai tantangan ekonomi adalah 850 ribu unit.

Per Oktober 2025, angka penjualan mobil baru di dalam negeri adalah 660 ribu unit. Artinya untuk mencapai target, penjualan masing-masing November dan Desember harus bisa tembus 95 ribu unit.

Padahal penjualan mobil bulanan sepanjang 2025 bisa dibilang cukup kesulitan bahkan untuk mencapai angka 60 ribuan unit.

GJAW 2025
Photo : istimewa

Meskipun begitu pihak Gaikindo optimistis penjualan mobil setidaknya dapat mendekati target awal yang ditetapkan.

“Paling tidak mengejar angka itu, dekat-dekat 800 ribu (unit),” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo saat ditemui di Tangerang beberapa waktu lalu.

Menurut dia saat ini perlu ada banyak usaha ekstra agar daya beli masyarakat dapat dipertahankan sampai momentum tutup tahun.

Ini memerlukan kerja sama dari berbagai pihak terkait. Mulai dari pemerintah sebagai pemangku kebijakan sampai Agen Pemegang Merek (APM) lewat program ataupun promo penawaran.

Putu melanjutkan, pameran Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 diharapkan dapat merealisasikan hal-hal tersebut.

“Mudah-mudahan ini difasilitasi (melalui pameran), benar-benar harga-harganya terjangkau, banyak program yang bisa digunakan untuk mendapatkan kendaraan di akhir tahun ini,” tegas Putu.

Hanya saja ia enggan menanggapi soal kemungkinan Gaikindo melakukan revisi target penjualan mobil. Sebelumnya, Jongkie Sugiarto selaku Ketua I Gaikindo sempat bicara soal peluang revisi.

Sekadar informasi, pameran otomotif GJAW 2025 jadi harapan Gaikindo untuk menggenjot penjualan mobil menjelang tutup tahun.

GJAW 2025
Photo : KatadataOTO

Diklaim berbeda dari kebanyakan pameran otomotif, GJAW 2025 fokus pada program penjualan yang dapat memudahkan konsumen saat beli kendaraan.

Pameran juga didukung kehadiran berbagai leasing atau pembiayaan dengan berbagai paket kredit atraktif. 

Kehadiran model baru juga mewarnai pameran ini. Merek asal Tiongkok, Changan debut perdana membawa dua produk andalan yakni Changan Deepal S07 dan Lumin, lalu ada Jeep hadir perdana di bawah naungan Indomobil Group.

Lalu yang tidak kalah membuat heboh adalah kemunculan Veloz Hybrid. MPV legendaris tersebut hadir semakin efisien.


Terkini

mobil
Changan

Ambisi Changan Menjadi Merek Otomotif Inovatif dan Tepercaya

Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia

mobil
BYD

Produksi Pabrik BYD Zhengzhou Nyaris 100 Persen Dikerjakan Robot

Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi

otosport
Julian Johan

Julian Johan Raih Hasil Positif di Rally Dakar 2026

Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026

mobil
Proses produksi Toyota

10 Produsen Mobil Terbesar 2025 di Indonesia, Toyota Mendominasi

Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pastikan Bawa SUV Baru Tahun Ini, Reinkarnasi Pajero

SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang

motor
Yamaha

Yamaha Berharap Kebijakan Opsen di 2026 Berpihak ke Konsumen

Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat