Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Dishub kembali menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan imbas proyek galian
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Proyek galian masih banyak ditemukan jelang akhir tahun. Terutama di jalan-jalan besar yang ada di wilayah Jakarta Selatan.
Salah satunya adalah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesanggrahan SOI Jakarta Selatang. Membuat kemacetan panjang kerap terjadi.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun mengambil langkah serius. Seperti menerapkan rekayasa lalu lintas.
Keputusan tersebut akan diterapkan di beberapa lokasi. Mulai di Jalan Ciputat Raya, T.B. Simatupang, R.A. Kartini dan Jalan Deplu Raya.
“Kegiatan rekayasa akan disesuaikan dengan kondisi pengerjaan lapangan yang tengah dilaksanakan,” ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam keterangan resmi, Senin (17/11).
Menurut Syafrin rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan di Jakarta Selatan sangat diperlukan. Sehingga tidak ada kemacetan panjang setiap pagi dan sore.
Syafrin menjelaskan kalau pekerjaan saluran Jacking, tahap 1 Pit STA 0+087 di Jalan Ir. H. Juanda Sisi Barat Sespolwan telah berjalan sejak 26 September.
Pengerjaan tersebut diperkirakan bakal rampung pada 31 Desember 2025 nanti. Sehingga Dishub DKI Jakarta melakukan penyesuaian geometrik median pemisah jalan, agar bisa mengoptimalkan lajur lalu lintas.
Sementara lokasi Pit STA 1+475 yang berada di Jalan T.B. Simatupang Sisi Utara (simpang fedex) setelah putaran Timur-Timur dilaksanakan sejak 17 Oktober lalu. Diperkirakan rampung 31 Desember mendatang.
Kemudian pekerjaan galian bertahap segmen 2A STA 2+000 sid STA 2+400, terletak di median jalan atau sisi tengah Jalan TB Simatupang.
Proyek tersebut sudah berjalan sejak 17 Oktober. Dishub DKI Jakarta memperkirakan rampung 15 Desember 2025.
"Di lokasi ini pekerjaan dilakukan sebagian secara bergantian pada malam hari, agar ketika pagi sudah dapat dilintasi kendaraan," lanjut Syafrin.
Sedangkan segmen 2B, STA 2+400 sid STA 2+800, pekerjaan telah dilaksanakan sejak 26 September dan diperkirakan rampung 30 November.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:28 WIB
20 Maret 2026, 09:00 WIB
12 Januari 2026, 11:00 WIB
09 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
09 Juli 2026, 22:00 WIB
SUV praktis, efisien dan memiliki teknologi tinggi seperti Deepal S07 banyak dicari keluarga modern di RI
09 Juli 2026, 21:00 WIB
PT AHM baru-baru ini menghadirkan pilihan warna baru untuk Honda Rebel 1100, harga mulai Rp 400 jutaan
09 Juli 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik VinFast VF 2 hadir meramaikan persaingan pasar EV mungil, harga mulai dari Rp 120 jutaan
09 Juli 2026, 19:20 WIB
Honda melengkapi lini elektrifikasinya dengan kehadiran WN7, motor listrik versi produksi dari EV Fun Concept
09 Juli 2026, 13:00 WIB
Ducati memastikan aktivitas tim balap MotoGP mereka tidak terganggu karena sudah mampu berdiri sendiri
09 Juli 2026, 11:00 WIB
Chery Sales Indonesia telah melakukan peyelidikan terkait peristiwa terbakarnya Tiggo Cross CSH di Bandung
09 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan Indonesia tengah fokus untuk memperkenalkan sejumlah keunggulan Deepal S05 kepada masyarakat luas
09 Juli 2026, 07:00 WIB
Geely Galaxy TT hadir dengan tampilan identik sedan performa tinggi Xiaomi SU7, ini bocoran spesifikasinya