Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Kepolisian disarankan meninjau kembali penerapan contraflow saat arus mudik karena sering terjadi kecelakaan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Contraflow masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan. Terutama saat musim mudik Lebaran 2025.
Rekayasa lalu lintas tersebut kerap diterapkan oleh Korlantas (Korps Lalu Lintas) Polri di sejumlah titik di jalan tol.
Akan tetapi, dalam praktiknya contraflow sering menimbulkan kecelakaan. Hal itu karena banyak masyarakat yang tidak terbiasa.
Berangkat dari temuan itu, pihak kepolisian disarankan untuk meninjau ulang ketika ingin menerapkan contraflow di jalan bebas hambatan.
“Harus diperhatikan adalah potensi bahaya contraflow yang lebih tinggi dari one way,” ucap Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) kepada KatadataOTO, Selasa (08/04).
Menurut Sony, risiko terjadinya kecelakaan saat penerapan contraflow cukup besar jika dibandingkan dengan one way.
Sehingga ia lebih menyarankan pihak kepolisian, untuk mengganti rekayasa lalu lintas tersebut dengan sistem satu arah atau one way di jalan bebas hambatan.
“Sebaiknya diganti dengan one way, karena risiko tabrakan adu kambing lebih kecil. Kemudian jelas kendaraan rusak arahnya berhenti ke sisi kanan,” Sony menambahkan.
Dengan ditinjau ulang penerapan contraflow tersebut, maka diharapkan angka kecelakan di jalan tol bisa berkurang.
Sebagai informasi, sebelumnya banyak beredar video kecelakaan para pemudik ketika berada di jalur contraflow Tol Japek (Jakarta Cikampek).
Seperti contoh dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @mbahkromotrans pada Minggu (06/04). Terlihat sebuah mobil sedang melaju di jalur contraflow Tol Cikampek KM 69.
Namun tidak berselang lama ada sebuah kendaraan roda empat berkelir silver dari sisi kanan tiba-tiba berbelok ke kiri. Lalu masuk ke jalur mobil pertama.
Kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan lagi. Kedua kendaraan dikabarkan ringsek dan harus diderek oleh pihak berwenang.
Sementara tahun lalu kecelakaan hebat juga terjadi di jalur contraflow. Saat itu Daihatsu Gran Max yang membawa para pemudik tiba-tiba berpindah jalur ke arah berlawanan ketika berada di KM 58.
Hal tersebut terjadi, disinyalir karena pengemudi Daihatsu Gran Max mengalami kelelahan saat perjalanan mudik.
Sial Bus Primajasa yang datang dari arah berlawanan tidak bisa menghindar. Sehingga terjadi kecelakaan fatal sampai Gran Max terbakar.
Mengakibatkan belasan orang meninggal dunia akibat insiden saat penerapan contraflow pada libur Lebaran 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan