Busworld SEA 2026 Siap Digelar, Panggung Bagi Karoseri Lokal

Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi

Busworld SEA 2026 Siap Digelar, Panggung Bagi Karoseri Lokal
Satrio Adhy

KatadataOTO – Ada banyak cara untuk menggairahkan pasar kendaraan komersial. Salah satunya dengan menggelar Busworld Southeast Asia (SEA) 2026.

Pameran B2B satu ini menjadi panggung bagi industri bus serta karoseri di Tanah Air, untuk memajang berbagai inovasi terbaru mereka di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Apalagi ajang tersebut bakal digelar bersamaan dengan INAPA dan EV & Charging Indonesia 2026. Sehingga diharapkan bisa menghadirkan industri otomotif dan transportasi yang lengkap di ASEAN.

“Jadi kali ini boleh dikatakan Busworld Southeast Asia 2026 ini adalah yang terbesar dibandingkan sebelum-sebelumnya,” ujar Baki Lee, Direktur GEM Indonesia di Jakarta, Rabu (15/04).

Busworld
Photo: KatadataOTO

Baki menjelaskan bahwa Busworld SEA 2026 diramaikan banyak pihak. Termasuk karoseri-karoseri dengan nama besar.

Semisal Adiputro, Laksana, New Armada, Tentrem maupun Piala Mas. Sehingga dapat memberikan banyak opsi bagi para pengusaha transportasi di Tanah Air.

“Dari segi luasnya dan dari jumlah pesertanya dan teman-teman karoseri lebih banyak, pasti akan jauh lebih seru,” tutur Baki.

Lebih jauh disebutkan, Busworld SEA 2026 ditargetkan diikuti lebih dari 1.500 peserta. Kemudian sekitar 60 ribu pengunjung dari 40 negara.

Sebagai informasi, Busworld SEA 2026 akan menampilkan sejumlah bus konvensional hingga listrik.

Selain itu juga memamerkan beragam inovasi keselamatan serta sistem manajemen armada. Sehingga dapat memanjakan para pengusaha di dalam negeri.

“Ada teknologi-teknologi dari Eropa, India maupun China yang sudah dipakai di Indonesia, dan akan diperkenalkan kepada yang lain juga,” tutur dia.

Di sisi lain, ajang Busworld SEA 2026 didukung oleh Jimmy Tenacious, Ketua Umum Askarindo (Asosiasi Karoseri Indonesia). Ia mengapresiasi pameran tersebut karena mampu meningkatkan daya saing industri di Tanah Air.

Apalagi ia menyoroti tingginya minat pembeli dari luar negeri. Sebab mereka mempunyai minat besar terhadap produk dalam negeri.

Busworld
Photo: KatadataOTO

“Saya sangat menghargai acara Busworld ini. Kita bisa lihat dari perkembangan penambahan jumlah karoseri yang ikut dan lahan yang disewa,” kata Jimmy.

Jimmy menilai bahwa industri karoseri Indonesia memiliki potensi besar. Terkhusus untuk menarik konsumen dari luar negeri.

Pasalnya dinilai mampu bersaing dengan produk-produk di pasar global. Menjadi sebuah nilai lebih bagi karya tangan anak bangsa.


Terkini

mobil
AUKSI

AUKSI Beri Pelanggan Benefit Lebih Memanfaatkan Momen Harpelnas

AUKSI memanfaatkan momentum hari pelanggan nasional untuk memberikan persembahan istimewa bagi peserta lelang

news
Ganjil Genap Jakarta

Puluhan Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 4 September 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengendalikan jumlah kendaraan pribadi

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan, 4 September 2026

Masih ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, melayani prosedur perpanjangan masa berlaku

news
SIM Keliling Bandung

Cek Jadwal SIM Keliling Bandung 4 September 2026, Ini Lokasinya

Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani pada pengendara sejak pagi, ada di BPR KS Wastu Kencana

mobil
Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Batam

Daihatsu Kumpul Sahabat Batam 2026 Tawarkan Pengalaman Interaktif

Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas

mobil
BYD

BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil

Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk

Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok

motor
Motor Listrik Honda

Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres

Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara