Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Cairan dengan larutan urea bernama AdBlue merupakan salah satu inovasi buat kurangi emisi kendaraan diesel
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kendaraan berbahan bakar diesel menjadi salah satu penyumbang emisi dan polusi udara. Diesel kerap dipakai di kendaran niaga.
Ada beberapa solusi mulai dicanangkan oleh para pemangku kepentingan. Misalnya merilis pengganti kendaraan diesel bertenaga listrik ataupun hidrogen.
Tetapi implementasinya masih cukup terbatas. Sebab untuk kendaraan niaga rute jarak jauh, perlu ada infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian kendaraan listrik ataupun hidrogen.
Tanpa ada ekosistem pendukung, kinerja kendaraan niaga ramah lingkungan justru dapat terhambat dan tidak optimal.
Oleh karena itu ada satu teknologi diperkenalkan guna membantu meminimalisir emisi kendaraan berbahan bakar diesel yaitu AdBlue atau Diesel Exhaust Fluid (DEF).
AdBlue merupakan cairan dengan larutan urea, digunakan pada kendaraan mesin diesel modern buat mengurangi emisi nitrogen oksida atau NOx.
Perlu diketahui bahwa gas rumah kaca dari kendaraan diesel berkontribusi terhadap pemanasan global serta perubahan iklim.
Penggunaan AdBlue bisa mengurangi dampak emisi itu serta membantu memenuhi standar Euro 4 yang mulai diterapkan di berbagai negara.
Cara kerjanya, cairan knalpot mesin diesel AdBlue disimpan di tangki terpisah dari tangki bensin.
Kemudian dikabutkan ke saluran gas buang melalui Selective Catalytic Reduction (SCR) di mana urea terurai menjadi ammonia atau NH3.
Urea yang terurai itu lalu bereaksi pada katalis SCR bersama NOx, mengubahnya menjadi nitrogen dan air.
Sebagai informasi, di Indonesia produk AdBlue diperkenalkan oleh Hasgara.
Hasgara merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi Asosiasi Industri Otomotif Jerman atau Verband Der Automobilindustrie (VDA) sebagai produsen AdBlue bersertifikasi.
Beberapa pabrikan sudah mulai menyediakan AdBlue di diler-diler resmi guna menunjang kebutuhan pengguna kendaraan berbahan diesel.
Harapannya penggunaan AdBlue bisa membantu secara signifikan pengurangan emisi gas buang, banyak dihasilkan kendaraan berbahan bakar diesel seperti truk buat kebutuhan logistik.
AdBlue juga mendukung penerapan Euro 4 yang telah ditetapkan di Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.
Pada kendaraan diesel, regulasi tersebut diberlakukan per 2022. Lalu target implementasi penuh solar Euro 4 dengan sulfur lebih kecil atau sama dengan 50 ppm diterapkan 2027.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit