TAF Gandeng OJK Gelar Literasi Keuangan di GIIAS 2026
08 Agustus 2026, 13:00 WIB
Pemerintah disarankan memperluas pertanggungan Jasa Raharja daripada menerapkan asuransi kendaraan TPL
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Wacana Asuransi kendaraan TPL (Third Party Liability) terus digaungkan. Rencananya program ini bakal diterapkan mulai awal 2025.
Hal tersebut menimbulkan pro dan kontra dari beberapa kalangan. Sebab dinilai bisa membebani masyarakat yang ingin membeli kendaraan.
Oleh sebab itu pemerintah disarankan memaksimalkan kebijakan sudah ada. Seperti asuransi Jasa Raharja yang diwajibkan bagi pemilik motor serta mobil.
“Jika niatnya benar ingin menyejahterakan masyarakat bisa dengan memperluas jangkauan pertanggungan asuransi Jasa Raharja. Menjadi alternatif lebih baik daripada menerapkan TPL baru,” ungkap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO.
Pengamat tersebut menilai kalau asuransi Jasa Raharja sudah lama dikenal oleh masyarakat. Selain itu memiliki jaringan yang luas.
Ia menuturkan kalau perluasan pertanggungan bisa mencakup kerugian materil pihak ketiga. Sehingga memberikan perlindungan lebih komprehensif bagi korban kecelakaan lalu lintas.
“Alternatif perluasan Jasa Raharja juga perlu dikaji sebagai solusi lebih efisien dan efektif dibandingkan membuat institusi baru yang cenderung menambah rantai birokrasi pemerintah,” Yannes menambahkan.
Sebagai informasi, asuransi Jasa Raharja sudah diatur dalam Undang-Undang No 33 Tahun 1964. Di dalamnya dijelaskan mengenai Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
Kemudian Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas.
Di sisi lain OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mengatakan kalau asuransi kendaraan TPL akan memberikan sejumlah keuntungan. Seperti perlindungan finansial bagi masyarakat karena risiko kecelakaan lalu lintas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 13:00 WIB
28 Mei 2026, 12:08 WIB
12 Desember 2025, 17:00 WIB
31 Agustus 2025, 13:00 WIB
29 Agustus 2025, 08:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz